Bursa Pagi: Asia Dibuka Melaju Lanjutkan Sentimen Global, IHSG Bullish Menuju Jenuh Beli

Bursa Pagi: Asia Dibuka Melaju Lanjutkan Sentimen Global, IHSG Bullish Menuju Jenuh Beli

Posted by Written on 10 November 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Selasa (10/11) dibuka lebih tinggi, mengikuti lonjakan tajam indeks acuan pada penutupan bursa saham utama Eropa dan Wall Street. Sentimen pasar melambung, didorong oleh hasil uji coba tahap III vaksin Covid-19 Pfizer-BioNtech dengan efektivitas lebih dari 90%, melebihi ekspektasi (75%) dan jauh di atas standar minimal efektivitas (50-60%).

Indeks MSCI Asia-Pasifik ex-Jepang menguat 0,13%, jelang rilis data indeks harga konsumen dan produsen China periode Oktober pagi ini.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan lonjakan indeks ASX 200, Australia sebesar 1,49%. Kenaikan indek berlanjut menjadi 1,64% (103,20 poin) ke level 6.402,00 pada pukul 8:15 WIB.

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka mendatar di kisaran level 2447, dan berlanjut menguat 0,24% menjadi 2.452,98.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak melaju 1,27% (315,45 poin) ke posisi 25.155,29, setelah dibuka melompat 1,46% dan Topix melejit 1,84%.

Melanjutkan tren kenaikan global, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melompat 1,76% (457,87 poin) ke level 26.474,04 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China dibuka naik 0,41% menjadi 3.387,62.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren positif kenaikan indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah berhasi keluar dari tekanan  profit taking  pada pertengahan sesi perdagangan kemarin, dan ditutup menguat 0,38% menjadi 5.356. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange pagi tadi ditutup melesat 3,67% menjadi USD21,19.

Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih berpeluang melanjutkan tren  bullish, meskipun tetap dibayangi risiko koreksi. Sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi  bullish continuation,  bergerak mendekati area jenuh beli dengan risiko pelemahan jangka pendek.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, data efektivitas calon vaksin Covid-19 dari Pfizer dan BioNTech yang mencapai 90%,jauh di atas calon vaksin lainnya sehingga diharapkan akan mampu mengakhiri pandemi,diprediksi akan menjadi sentimen positif. Sementara itu naiknya beberapa harga komoditas juga akan menjadi tambahan katalis positif di pasar.

IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan  support  di level 5,315 dan  resistance  di level 5,395.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: DMAS (Buy). Support: Rp218 Resist: Rp238, INCO (Buy). Support: Rp4,350 Resist: Rp4,750, 

    WSBP (Buy). Support: Rp159 Resist: Rp171, BBCA (Buy). Support: Rp30,875 Resist: Rp32,100.

  • ETF: XIIF (Buy). Support: Rp485, Resist: Rp499, XIPI (Buy). Support: Rp150, Resist: Rp155, 

    XISC (Buy). Support: Rp556, Resist: Rp586.


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street dini hari tadi ditutup dengan kenaikan tajam, investor menyambut pengumuman hasil uji coba pabrikan obat, Pfizer dan BioNTech, yang menunjukkan vaksin Covid-19 mereka lebih dari 90% efektif, lebih baik dari prediksi. Saham maskapai penerbangan, restoran, dan perhotelan melonjak, mencatatkan reli tertinggi setelah pengumuman Pfizer. Namun harga saham Big Tech berguguran menenggelamkan indeks Nasdaq ke zona negatif.  NBC News  memproyeksikan Joe Biden memenangkan pilpres 2020 atas presiden petahana Donald Trump. Wall Street berharap kemenangan Biden akan mengurangi kemungkinan sengketa pemilu yang berlarut-larut.

Pengumuman hasil uji vaksin dipandang sebagai tanda bahwa industri farmasi mungkin segera memiliki cara untuk mengendalikan penyakit yang telah menghancurkan ekonomi tahun ini. Saham operator kapal pesiar Carnival Corp melambung 39,3%, Southwest Airlines melejit 9,7% dan Walt Disney Company melesat 11,9%. 

Saham perbankan juga menguat di tengah harapan lebih cepatnya aktivitas ekonomi kembali normal. JPMorgan Chase, Bank of America, dan Citigroup melambung 13,5%, 14,2%, dan 11,5%. Sedangkan Zoom Video longsor 17,4%, Amazon anjlok 5,1%, dan Netflix terperosok 8,6%. Teladoc Health rontok 13,7%.

  • Dow Jones melesat 2,95% (834,57 poin) ke level 29.157,97.

  • S&P 500 melonjak 1,17% (41,13 poin) ke posisi3.550,50.

  • Nasdaq Composite anjlok 1,53% (-181,45 poin) menjadi 11.713,78.
Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup melesat, menyusul proyeksi kemenangan Joe Biden dan berita hasil uji coba vaksin Pfizer yang positif. Biden mengakhiri kontestasi setelah proyeksi kemenangannya di Pennsylvania serta Nevada, empat hari setelah pemilu dan di tengah penghitungan yang ketat di beberapa negara bagian. Pfizer dan BioNTech, mengatakan vaksin virus korona mereka lebih dari 90% efektif mencegah Covid-19 pada mereka yang tidak memiliki bukti infeksi sebelumnya.

Indeks STOXX 600 melambung 3,98% menjadi 380,99, dipimpin lompatan harga saham perbankan lebih dari 12%. Sektor minyak, asuransi, media dan perjalanan juga naik tinggi. Saham produsen mesin pesawat Rolls-Royce melambung hampir 44%. Operator kapal pesiar Carnival melesat hampir 38% memimpin reli saham perjalanan.

  • DAX 30 Jerman melesat 4,94% (615,95 poin) ke level 13.095,97.

  • FTSE 100 Inggris melejit 4,67% (276,27 poin) ke posisi 6.186,29.

  • CAC 40 Prancis melambung 7,57% (375,44 poin) menjadi 5.336,32.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir menguat. Pedagang melepas yen dan membeli mata uang berisiko dan dolar AS, karena meningkatnya keyakinan pasar terhadap ekonomi dan perdagangan dunia seiring kemajuan dalam vaksin Covid-19 dan prospek penetapan Joe Biden sebagai presiden AS. Kepemimpinan Biden diprediksi dapat menopang perdagangan internasional melalui kebijakan yang stabil dan prospek vaksin virus korona yang sukses dipandang sebagai pendorong terbesar.

Yen, yang menjadi  safe-haven  favorit, mencatatkan penurunan terbesar terhadap dolar AS sejak Maret. Euro menguat terhadap dolar. Data ekspor Jerman pada September lalu naik melebihi ekspektasi, menimbulkan harapan bahwa negara itu akan mampu keluar dari kemungkinan resesi berganda pada kuartal IV. Mata uang "berisiko", seperti dolar Australia dan krone Norwegia, naik lebih tinggi. Indeks Dolar (Indeks DXY) naik 0,57% menjadi 92,695.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.18190.0006+0.05%6:28 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.3163-0.0003-0.02%6:28 PM
Yen (USD-JPY)105.26-0.12-0.11%6:27 PM
Yuan (USD-CNY)6.62950.0170+0.26%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,065.00-145.00-1.02%2:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 9/11/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi melaju kencang. Harga minyak ditutup melesat sekitar 8%, setelah Pfizer mengumumkan hasil uji coba yang menjanjikan untuk vaksin Covid-19, memberi pedagang harapan bahwa pandemi dapat diatasi tahun depan.

Harga minyak juga didukung pernyataan Arab Saudi - dan produsen minyak lainnya di OPEC + - untuk dapat menyesuaikan pakta pemotongan pasokan dan mungkin memangkas lebih banyak pasokan dari pasar jika permintaan merosot pada musim dingin karena infeksi meningkat dan sebelum vaksin tersedia secara luas. 

OPEC + saat ini memotong pasokan 7,7 juta bph, dan mempertimbangkan untuk mengurangi pemotongan tersebut menjadi 5,7 juta bph mulai Januari.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent melesat USD2,95 (7,48%) ke level USD42,40 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI melejit USD3,15 (8,48%) ke posisi USD40,29 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup anjlok sekitar 5%, terpukul oleh berita hasil uji coba vaksin Covid-19 oleh Pfizer-BioNTech yang berhasil mendorong investor untuk melepas aset  safe-haven  untuk berburu aset berisiko. Pasar ekuitas melonjak setelah Pfizer-BioNTech mengatakan vaksin Covid-19 eksperimentalnya lebih dari 90% efektif, da berharap untuk mendapatkan otorisasi penggunaan darurat dari AS akhir bulan ini.

Kejayaan emas terancam jika semua aspek berjalan normal setelah vaksin Covi-19 ditemukan. Namun analis mengatakan, euforia vaksin Covid-19 masih terlalu dini. Perekonomian masih membutuhkan banyak dukungan, sementara baru 50 juta dosis (vaksin) yang akan tersedia sehingga desakan untuk stimulus akan terus meningkat. Harga logam mulia lainnya juga mengalami tekanan jual. Perak anjlok 7,3% menjadi USD23,73 per ounce, platinum jatuh 2,9% menjadi USD863,02 per ounce dan paladium melemah 0,7% menjadi USD2.474,51 per ounce.

  • Harga emas di pasar spot anjlok 4,8% menjadi USD1.857,61 per ounce.

  • Harga emas berjangka rontok 5% menjadi USD1.854,40 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

 #YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author