Bursa Siang: Ekspektasi Hasil Pilpres USA Angkat Market Regional, IHSG Lanjut Menguat

Bursa Siang: Ekspektasi Hasil Pilpres USA Angkat Market Regional, IHSG Lanjut Menguat

Posted by Written on 06 November 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) lanjut menguat pada akhir perdagangan sesi 1 hari Jumat (6/11). IHSG melaju naik +0,54 persen (+28 poin) ke posisi 5.288.

Indeks LQ45 +0,92% ke 823.

Indeks IDX30 +0,91% ke 447.

Indeks IDX80 +0,95% ke 117.

Jakarta Islamic Indes (JII) +1,00% ke 564.

Indeks Kompas100 +0,70% ke 1.058.

Indeks Sri Kehati +0,64% ke 331.

Indeks SMInfra18 +0,84% ke 248.

Saham Teraktif: BHITTLKMBBRIFIREBRISBBTNBBCA

Saham Top Gainers LQ45: BBTNTKIMINKPBTPSASIIAKRABSDE

Saham Top Losers LQ45: BBCAUNTRICBPBMRI

Nilai transaksi Rp4,83 triliun. Volume perdagangan sebanyak 67,86 juta lot saham. Investor asing net buy Rp200,05 miliar.

Nilai tukar rupiah bangkit naik 0,89 persen ke level Rp14.252 terhadap USD (11.30 PM).


Bursa Asia

Rally market saham Asia bertahan hingga di sesi siang pada perdagangan hari Jumat (6/11). Sementara gerak dolar AS tetap lesu dan yield surat utang USA turun seiring antisipasi investor bahwa legislatif USA akan terpecah sehingga status quo tetap bertahan dalam kebijakan ekonomi.

Investor memperkirakan Joe Biden dari Partai Demokrat menang pilpres USA mengalahkan Trump. Partai Republik mempertahankan Senat memungkinkan mereka memblokir agenda Demokrat.

"Dengan prospek stimulus fiskal yang terbatas dan kemungkinan macet, kebijakan moneter kemungkinan akan berat. Alhasil mendorong aset berisiko serta menekan dolar AS," kata Hiroshi Watanabe, Analis Sony Financial Holdings seperti dikutip Reuters.

Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong terkoreksi 0,18 persen. Market saham China juga terkoreksi. Indeks Shanghai Composite drop 0,71 persen. Sementara Indeks Shenzhen Component melemah 1,224 persen.

Di bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 menguat 0,88 persen dan Indeks Topix melesat 0,51 persen. Di pasar saham Korsel, Indeks Kospi sebagian bergerak menguat.
Sedangkan di pasar saham Australia, Indeks S&P/ASX200 menguat 0,6 persen. Sementara indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) menguat tipis 0,07 persen.
Indeks dolar AS melorot ke posisi 92,615 dari level sebelumnya di 93.
Kurs yen naik di posisi 103,45 dibanding sesi sebelumnya di posisi 104,4.
Nilai tukar dolar Australia tertekan ke $0,7248 dari sesi sebelumnya pada posisi $0,7284.

Minyak
Harga minyak jatuh hampir 2 persen saat sesi pagi pada perdagangan hari Jumat (6/11) di pasar komoditas Asia seiring lockdown baru di Eropa untuk menahan pandemi corona lebih meluas. Hal ini meningkatkan pertanyaan prospek demand terhadap minyak. Sementara market tetap gelisah menyikapi penghitungan suara yang berlarut-larut dalam pilpres di USA.
Minyak WTI turun 73 sen ke harga USD38,06 per barel. Minyak Brent melemah 72 sen ke harga USD40,21 per barel. (pkl 02.32 GMT).

(cnbc/reuters/idx/mk)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author