Bursa Siang: Sambut Data Inflasi Nasional IHSG ke Zona Merah

Bursa Siang: Sambut Data Inflasi Nasional IHSG ke Zona Merah

Posted by Written on 02 November 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terkoreksi pada akhir perdagangan sesi 1 hari Senin (2/11) setelah melorot sepanjang sesi I. IHSG berkurang -0,30 persen (-16 poin) ke posisi 5.112.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan pada Oktober 2020 terjadi inflasi sebesar 0,07 persen. Adapun tingkat inflasi tahun kalender (Januari-Oktober) 2020 sebesar 0,95 persen dan tingkat inflasi tahunan (Oktober 2020 terhadap Oktober 2019) sebesar 1,44 persen.

Indeks LQ45 -0,41% ke 787.

Indeks IDX30 -0,38% ke 427.

Indeks IDX80 -0,48% ke 113.

Jakarta Islamic Indes (JII) -1,05% ke 539.

Indeks Kompas100 -0,41% ke 1.017.

Indeks Sri Kehati -0,41% ke 316.

Indeks SMInfra18 -1,59% ke 236.

Saham Teraktif: TLKMWIIMBBNIANTMSAMEBMRIPURA

Saham Top Gainers LQ45: INCOERAAANTMBMRIITMGICBPMDKA

Saham Top Losers LQ45: PTBAGGRMBTPSINKPASIIJPFABSDE

Nilai transaksi Rp5,39 triliun. Volume perdagangan sebanyak 64,03 juta lot saham. Investor asing net sell Rp451,49 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah 0,32 persen ke level Rp14.672 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia berhasil rebound di sesi siang pada perdagangan hari Senin (2/11), terhenti dari posisi terendah sebulan terakhir seiring data akvitas pabrik China yang menguat tersignifikan dalam 1 dekade terakhir. Sementara itu harga minyak tergelincir karena banyak negara Eropa menerapkan lockdown akibat lonjakan kasus virus corona.

Market saham China bergerak juga ke zona hijau. Indeks Shanghai Composite naik 0,3 persen. Sementara Indeks Shenzhen Component menguat 1,12 persen. Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong ikut terkerek, naik 0,9 persen.

Indeks PMI (sektor manufaktur) di China periode Oktober ke level 53,6 lebih tinggi dari perkiraan para analis sebesar 53,0.
Di bursa saham Australia Indeks S&P/ASX200 menanjak 0,46 persen. Pelemahan di bursa Australia terjelek se-regional.
Indeks Nikkei 225 di bursa saham Jepang merayap naik 1,56 persen. Sementara Indeks Topix melaju sebesar 2,12 persen. Adapun Indeks Kospi di pasar Korsel bertengger di area positif. Kospi naik 1,19 persen.
Sementara indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) menguat 0,4 persen.
Indeks dolar AS menguat ke posisi 94,077 dari level sebelumnya di 93.
Kurs yen melemah di posisi 104,71 dibanding sesi sebelumnya di posisi 104,4.
Nilai tukar dolar Australia turun ke $0,7021 dari sesi sebelumnya pada posisi $0,708.

Minyak
Harga minyak turun signifikan saat sesi pagi pada perdagangan hari Senin (2/11) di pasar komoditas Asia. Penurunan harga secara tajam ini seiring kekhawatiran kebijakan lockdown di Eropa akan melemahkan demand BBM. Sementara itu pada trader bersiap menghadapi turbulensi selama pekan pilpres di USA.
Minyak WTI drop USD1,24 ke harga USD34,55 per barel. Minyak Brent melemah USD1,16 ke harga USD36,78 per barel. (pkl 02.29 GMT).

(cnbc/reuters/idx/mk)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author