Bursa Siang: Pemodal Wait And See Market Regional Relatif Stagnan, IHSG Bangkit

Bursa Siang: Pemodal Wait And See Market Regional Relatif Stagnan, IHSG Bangkit

Posted by Written on 23 October 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bangkit dari zona pelemahan pada akhir perdagangan sesi 1 hari Jumat (23/10). IHSG merayap naik +0,20 persen (+10 poin) ke posisi 5.102.

Indeks LQ45 +0,19% ke 787.

Indeks IDX30 -0,35% ke 426.

Indeks IDX80 -0,08% ke 113.

Jakarta Islamic Indes (JII) -0,23% ke 548.

Indeks Kompas100 -0,01% ke 1.019.

Indeks Sri Kehati -0,14% ke 315.

Indeks SMInfra18 -0,53% ke 240.

Saham Teraktif: : BRISBBTNTLKMANTMASRIAGROBEST

Saham Top Gainers LQ45: BBTNBSDESCMAPWONERAASMRAMDKA

Saham Top Losers LQ45: BBCAPTBAKLBFACESANTMSMGRPTPP

Nilai transaksi Rp4,71 triliun. Volume perdagangan sebanyak 70,42 juta lot saham. Investor asing net sell Rp49,93 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah 0,16 persen ke level Rp14.684 terhadap USD (11.30 AM).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak stagnan mengikuti gerak bursa global yang hampir tidak bergerak di sesi siang pada perdagangan hari Jumat (23/10). Para investor memperketat posisi kurang dua pekan sebelum pelaksanaan pilpres di USA serta wait and see terobosan dalam negosiasi stimulus fiskal USA.

Debat terakhir antara Presiden AS Donald Trump dan penantangnya dari Partai Demokrat Joe Biden pada hari Kamis menghadirkan beberapa kejutan bagi para pengamat pemilu. Tetapi para investor memperkuat kehati-hatian menjelang voting pilpres 3 November.

"Saya tidak berpikir ada sesuatu yang baru di dalamnya, itu sebabnya pasar tidak banyak bergerak. Fokusnya masih pada timing dari stimulus fiskal dan seberapa besar itu," kata Moh Siong Sim, Analis pasar valas di Bank of Singapura seperti dikutip Reuters.

Market saham China bergerak mixed. Indeks Shanghai Composite sebagian down. Sementara Indeks Shenzhen Component naik 0,12 persen. Sementara Indeks Hang Seng di pasar saham Hong Kong juga bergerak melemah 0,35 persen.

Di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 sebagian menguat. Sementara Indeks Topix melemah sebesar 0,24 persen.
Adapun Indeks Kospi di pasar Korsel bertengger di area negatif. Kospi melorot 0,29 persen. Di bursa saham Australia Indeks S&P/ASX200 berkurang 0,36 persen.
Sementara indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) terbenam 0,27 persen.
Indeks dolar AS menguat ke posisi 93,034 dari level sebelumnya di 92,8.
Kurs yen turun tipis di posisi 104,76 dibanding sesi sebelumnya di posisi 104,5.
Nilai tukar dolar Australia menguat di $0,7123 dari sesi sebelumnya pada posisi $0,705.

Minyak
Harga minyak berjuang untuk menguat saat sesi pagi pada perdagangan hari Jumat (23/10) di pasar komoditas Asia seusai Presiden Rusia Vladimir Putin mengisyaratkan pihaknya telah bersiap memperpanjang pemangkasan rekor suplai dalam menghadapi pandemi covid-19.
Minyak WTI turun 2 sen ke harga USD40,62 per barel. Minyak Brent melemah 1 sen ke harga USD42,45 per barel. (pkl 00.40 GMT).

(cnbc/reuters/idx/mk)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author