Bursa Siang: IHSG ke Zona Merah, Market Regional Tertekan Proyeksi IMF

Bursa Siang: IHSG ke Zona Merah, Market Regional Tertekan Proyeksi IMF

Posted by Written on 22 October 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berhenti di zona merah pada akhir perdagangan sesi 1 hari Kamis (22/10). IHSG tergerus -0,32 persen (-17 poin) ke posisi 5.080.

Indeks LQ45 -0,30% ke 784.

Indeks IDX30 -0,37% ke 425.

Indeks IDX80 -0,34% ke 113.

Jakarta Islamic Indes (JII) -0,04% ke 548.

Indeks Kompas100 -0,37% ke 1.015.

Indeks Sri Kehati -0,41% ke 314.

Indeks SMInfra18 -0,10% ke 241.

Saham Teraktif: ANTMSAMEASRIWSKTTOWRBBKPBBRI
 
Saham Top Gainers LQ45: SMRACTRABTPSBSDEPWONEXCLINTP

Saham Top Losers LQ45: BBNIMDKAHMSPWIKATOWRJSMRMNCN

Nilai transaksi Rp4,15 triliun. Volume perdagangan sebanyak 79,32 juta lot saham. Investor asing net sell Rp144,26 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah 0,27 persen ke level Rp14.672 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia tumbang saat sesi siang pada perdagangan hari Kamis (22/10) seiring kabar yang muncul IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Asia Pasifik. IMF menyatakan ekonomi Asia Pasifik akan terkontraksi -2,2 persen pada tahun 2020.

"Prospek terbaru pertumbuhan ekonomi regional menunjukkan bahwa pemulihan dimulai pada kuartal ketiga tetapi mesin pertumbuhan tidak semuanya bekerja dengan kekuatan yang sama di berbagai negara, yang mengarah pada pemulihan multispeed," kata Jonathan D. Ostry, Direktur Pelaksana IMF Departemen Asia Pasifik seperti dikutip CNBC.

Market saham China bergerak melemah. Indeks Shanghai Composite down 0,83 persen. Indeks Shenzhen Component melemah 0,941 persen. Sementara Indeks Hang Seng di pasar saham Hong Kong bergerak melemah 0,22 persen.

Di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 bergerak ke zona merah, turun 0,74 persen dan Indeks Topix juga melemah sebesar 1,1 persen. Saham ANA Holding drop 5 persen menyusul laporan bahwa maskapai penerbangan tersebut rugi miliaran dolar AS pada tahun fiskal sampai Maret. Japan Airlines juga melemah harga sahamnya sebesar 2,8 persen.
Adapun Indeks Kospi di pasar Korsel bertengger di area negatif. Kospi melorot 0,94 persen. Di bursa saham Australia Indeks S&P/ASX200 berkurang 0,3 persen.
Sementara indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) terbenam 0,57 persen.
Indeks dolar AS menguat ke posisi 92,792 dari level sebelumnya di 93,2.
Kurs yen menguat di posisi 104,70 dibanding sesi sebelumnya di posisi 105.
Nilai tukar dolar Australia melorot di $0,7087 dari sesi sebelumnya pada posisi $0,7119.

Minyak
Harga minyak kembali parkir di zona merah saat sesi pagi pada perdagangan hari Kamis (22/10) di pasar komoditas Asia, menambah penurunan signifikan tadi malam. Tekanan terhadap harga ini terjadi seusai persediaan BBM USA menumpuk menunjukkan prospek demand yang memburuk seiring lonjakan kasus infeksi baru virus corona di USA dan Eropa.
Minyak WTI turun 26 sen ke harga USD39,77 per barel. Minyak Brent melemah 22 sen ke harga USD41,51 per barel. (pkl 03.28 GMT).

(cnbc/reuters/idx/mk)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author