Bursa Pagi: Global-Regional Melemah, IHSG Melaju ke Area Overvalued

Bursa Pagi: Global-Regional Melemah, IHSG Melaju ke Area Overvalued

Posted by Written on 15 October 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (15/10), dibuka bervariasi, berusaha melawan tren penurunan indeks acuan pada penutupan sesi perdagangan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street. Indeks MSCI Asia ex-Jepang sedikit melemah 0,07%.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan laju kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,8%. Indeks berlanjut melaju 0,79% (49,10 poin) ke posisi 6.228,30 pada pukul 8:25 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang berkurang 0,36% (-89,95 poin) menjadi 23.540,95, setelah dibuka turun 0,34%, dan Topix melemah 0,29%

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melorot 0,71%, dan berlanjut merosot 0,82% ke level 2.360,96. Investor menunggu debut Big Hit Entertainment, label bintang K-pop BTS. Saham perusahaan YG Entertainment , JYP Entertainment dan SM Entertainment rontok 7.17%, 6.12% dan 4.39%.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang cenderung turun, setelah berakhir melawan tekanan penurunan pada sesi perdagangan kemarin dengan melaju 0,85% ke level 5.176. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melompat 1,20% ke level USD18,57.

Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG har ini akan terus berupaya mempertahankan posisinya di zona hijau, melanjutkan tren penguatan dengan kenaikan terbatas. Sejumlah indikator pergerakan IHSG memperlihatkan adanya sinyal positif dengan potensi penguatan lanjutan, menjenuh ke area overvalued.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, melemahnya indeks di bursa Wall Street seiring memudarnya harapan akan disahkannya stimulus fiskal lanjutan sebelum pilpres, dan bervasiasinya laporan kinerja keuangan emiten, diprediksi akan menjadi sentimen negatif.

Sementara itu menguatnya mayoritas harga komoditas dan aksi merger BRI Syariah dan pembentukan Indonesia Battery Holding berpeluang menjadi sentimen positif. Investor juga akan mencermati data neraca perdagangan bulan September yang kembali diproyeksikan mengalami surplus USD2.1 miliar.

IHSG diprediksi akan bergerak menguat cenderung menguat dengan  support  di level 5,130 dan  resistance  di level 5,210. 

Beberapa ekuitas yng direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: AKRA (Buy). Support: Rp2,650, Resist: Rp2,770, ASII (Buy). Support: Rp4,700 Resist: Rp4,930, 

    ISAT (Buy). Support: Rp2,050 Resist: Rp2,130, PTBA (Buy). Support: Rp2,020 Resist: Rp2,080.

  • ETF: XISC (Buy). Support: Rp521, Resist: Rp543, XIML (Buy). Support: Rp221, Resist: Rp227, 

    XISI (Buy). Support: Rp260, Resist: Rp266.


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi kembali membukukan penurunan, setelah komentar Menkeu AS Steven Mnuchin yang memupuskan ekspektasi kesepakatan stimulus virus korona sebelum pemilu AS, 3 November. Ia mengatakan Partai Demokrat dan Republik masih terpisah jauh dalam sejumlah masalah tertentu, membuat kemajuan di beberapa bidang. Kesenjangan antara House Demokrat dan Gedung Putih menyempit menjadi sekitar USD400 miliar. Meski berbeda dalam pendanaan pemerintah negara bagian dan lokal, bantuan perawatan kesehatan dan alokasi kredit pajak tetap ada.

Saham Amazon anjlok lebih dari 2%, Facebook dan Netflix merosot 1,6% dan 2,3% dan Microsoft turun 0,9%. United Health melaporkan kinerja yang lebih baik dari perkiraan, tetapi sahamnya melorot 2,9%. Bank of America juga melaporkan kinerja lebih bail dari ekspektasi, namun sahamnya terperosok 5,3%, dan Wells Fargo anjlok 6% karena laba kuartal ketiga meleset dari ekspektasi. Pasar menunggu rilis data klaim pengangguran mingguan dan data ekspor impor, Kamis ini.

  • Dow Jones Industrial Average turun 0,58% (-165,81 poin) menjadi 28.514.

  • S&P 500 melorot 0,66% (-23,26 poin) ke posisi 3.488,67.

  • Nasdaq Composite 0,8% (-95,17 poin) ke level 11.768,73.
Bursa saham utama Eropa tadi malam berakhir sedikit melemah, karena kekhawatiran virus korona. Penghentian sementara beberapa uji coba obat Eli Lilly dan vaksin Johnson&Johnson untuk memerangi Covid-19, di AS karena masalah keamanan, membebani pasar global.Investor juga mempertimbangkan prospek ekonomi global setelah IMF merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun ini. Perekonomian global diproyeksikan berkontraksi sebesar 4,4% pada 2020, revisi naik dari ekspektasi -4,9% yang dibuat pada Juni (yang dengan sendirinya direvisi menjadi -5,2% karena metodologi baru yang digunakan oleh IMF).

Indeks STOXX 600 turun tipis 0,09% menjadi 370,62. Saham sektor kesehatan terpangkas 0,6%, sementara sektor utilitas naik lebih dari 0,8%. Saham Atlantia melesat lebih dari 9% setelah surat kabar Italia, melaporkan bank BUMN , CDP bermitra dengan Blackstone dan Macquarie menyiapkan tawaran akuisisi unit jalan tol perusahaan infrastruktur itu. Saham Proximus anjlok hampir 4% setelah Barclays memangkas rating perusahaan telekomunikasi Belgia itu menjadi "underweight".

  • DAX 30 Jerman naik tipis 0,07% (9,07 poin) di posisi 13.028,06.

  • FTSE 100 Inggris turun 0,58% (-34,65 poin) ke level 5.935,06.

  • CAC 40 Prancis berkurang 0,12% (-5,95 poin) menjadi 4.941,66.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup melemah.  Greenback  sempat menjauh dari posisi terendah sebelumnya, setelah Menkeu AS Mnuchin mengatakan masih "berjauhan" dengan Ketua DPR Nancy Pelosi dalam beberapa detail paket bantuan, dan kesepakatan stimulus akan sulit dicapai sebelum pemilu. Di awal sesi, dolar memperpanjang penurunan setelah data menunjukkan indeks harga produsen AS untuk permintaan akhir naik 0,4% pada September. Indeks melampaui perkiraan 0,2%, setelah meningkat 0,3% pada Agustus, di tengah lonjakan biaya akomodasi hotel dan motel, yang memicu keuntungan  year-on-year  pertama sejak Maret.

Poundsterling sedikit menguat setelah Uni Eropa dan Inggris menyiapkan perpanjangan perundingan Brexit melewati tenggat pertengahan Okktober. Euro juga menguat karena rilis data produksi sesuai dengan ekspektasi meski memperlihatkan laju pemulihan yang jauh melambat pada Agustus. Indeks Dolar (Indeks DXY), yang mengukur kurs  greenback  terhadap sekeranjang mata uang enam negara maju, turun 0,16 persen menjadi 93,38.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.1744-0.0002-0.02%7:29 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.30130.0001+0.01%7:29 PM
Yen (USD-JPY)105.16-0.01-0.01%7:29 PM
Yuan (USD-CNY)6.7151-0.0313-0.46%11:28 AM
Rupiah (USD-IDR)14,717.50-7.50-0.05%3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 14/10/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak naik. Harga minyak ditutup melonjak lebih dari 2%, meski muncul kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan bahan bakar akan terhambat oleh melonjaknya kasus virus korona global. Jajak pendapat awal Reuters menyebutkan, persediaan minyak mentah AS pekan lalu terlihat turun, sementara stok distilat cenderung menyusut untuk pekan keempat.

OPEC memangkas perkiraan permintaan minyaknya pada Selasa lalu, dengan alasan dislokasi ekonomi yang disebabkan virus korona. Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengatakan produsen minyak akan mulai mengurangi pembatasan produksi seperti yang direncanakan pada Januari meski ada lonjakan kasus virus korona.

  • Harga minyak Brent untuk pengiriman Desember naik 2,07% menjadi USD43,33 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 84 sen (2,1%) menjadi USD41,04 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup menguat, rebound  dari penurunan tajam di sesi sebelumnya. Daya tarik emas menguat, didorong depresiasi dolar dan keyakinan bahwa stimulus AS pasti akan dikucurkan siapapun pemenang pemilu AS. Nilai tukar dolar AS terhadap sekeranjang mata uang negara maju melemah dan  benchmark  US Treasury 10-tahun juga turun.

Investor mencermati kampanye presiden AS, dengan jajak pendapat yang menunjukkan kandidat Demokrat Joe Biden memimpin kontestasi tersebut, tetapi banyak yang tetap khawatir tentang potensi hasil pemilu yang tertunda. Harga logam berharga lainnya; perak naik 0,5% menjadi USD24,30 per ounce, platinum turun 0,7% menjadi USD859,30, dan paladium melonjak 1,2% menjadi USD2.342,32.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,7% menjadi USD1.903,20 per ounce.

  • Harga emas berjangka menguat 0,7% menjadi USD1.907,30 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author