Bursa Pagi: Global-Regional Melemah, Hambat Peluang Laju IHSG

Bursa Pagi: Global-Regional Melemah, Hambat Peluang Laju IHSG

Posted by Written on 14 October 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (14/10), dibuka cenderung turun, mengikuti tren penurunan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, di tengah kebuntuan perundingan stimulus AS dan penghentian uji coba vaksin dan pengobatan Covid-18 dari Johnson&Jphnson dan Eli Lilly.

Indeks MSCI Asia ex-Jepang melemah 0,07%, pasar menunggu pidato Perdana Menteri China Xi Jinping pada perayaan 40 tahun Shenzhen Special Economic Zone, hari ini

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penurunan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,3%, dan berlanjut sedikit mereda dengan melemah 0,10% (-5,90 poin) menjadi 6.189,80 pada pukul 8:25 WIB.
Indeks Kospi, Korea Selatan, dibuka melorot 0,59% dan berlanjut, turun 0,55% ke level 2.390 ,04.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang berkurang 0,10% (-23,36 poin) ke posisi 23.578,42, setelah dibuka menyusut 0,23% dan Topix melorot 0,45%.

Melawan tren penurunan global, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melaju 0,65% (159,17 poin) ke level 24.808,85 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China melemah 0,18% menjadi 3.353,62.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan paada tren penurunan indeks acuan di bursa saham gobal dan regional, setelah berhasil keluar dari tekanan penurunan pada sesi awal perdagangan kemarin, dan ditutup melaju 0,78% ke level 5.132. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melemah 0,11% menjadi USD18,35.

Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih berpeluang melanjutkan proses kenaikan, namun berpotensi tertahan oleh aksi ambil untung. Secara teknikal, sejumlah indikator peregrakan indeks memperlihatkan adanya potensi penguatan lanjutan dengan bergerak menjenuh.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, koreksi indeks bursa global seiring penghentian sementara uji coba tahap akhir pengobatan dan vaksin covid19, belum pastinya stimulus fiskal lanjutan,serta bervariasinya laporan kinerja keuangan emiten di kuartal III, diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.

Sementara itu demo penolakan UU Cipta Kerja yang tidak sebesar yang diberitakan sebelumnya, keputusan BI mempertahankan BI7RRR di level 4%, dan naiknya beberapa komoditas masih berpeluang menjadi sentimen positif di pasar.

IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan  support  di level 5,090 dan  resistance  di level 5,170. 

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain:

  • Saham : BBNI (Buy). Support: Rp4,660, Resist: Rp4,860, BBTN (Buy). Support: Rp1,270 Resist: Rp1,380, 

    BRPT (Buy). Support: Rp840 Resist: Rp915, JSMR (Buy). Support: Rp3,750 Resist: Rp3,910.

  • ETF: XIIF (Buy). Support: Rp442, Resist: Rp457, XIPI (Buy). Support: Rp140, Resist: Rp145, 

    XPLC (Buy). Support: Rp396, Resist: Rp406.


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir dengan membukukan penurunan untuk kali pertama dalam lima hari. Investor merespon berita terbaru mengenai stimulus dan perawatan virus korona AS serta gelombang pertama laporan keuangan emiten. Ketua DPR Nancy Pelosi menyurati anggota parlemen bahwa proposal Gedung Putih untuk bantuan virus korona memiliki tawaran yang tidak memadai untuk masalah healthcare . Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell mengatakan, Senat akan memberikan suara pekan depan untuk paket stimulus yang lebih kecil.

Regulator AS menghentikan uji coba pengobatan Covid-19 tahap akhir Eli Lilly karena masalah keamanan. Johnson & Johnson juga menghentikan uji coba vaksin virus korona setelah "kejadian buruk" dilaporkan. Saham Eli Lilly dan J&J anjlok 2,9% dan 2,3%. Saham terkait perjalanan, yang diuntungkan penemuan vaksin virus korona,turun tajam. Marriott International merosot 2,5%, Las Vegas Sands tergelincir 3,0%, dan Booking.com terperosok 3,5%. Saham BlackRock melesat 3,9% setelah melaporkan laba di atas ekspektasi. Disney melejit 3,2%. Delta Air Lines merosot 2,7% karena merugi melebihi ekspektasi. Apple anjlok 2,7% setelah meluncurkan iPhone 5G.

  • Dow Jones Industrial Average turun 0,55% (-157,71 poin) ke posisi di 28.679,81.

  • S&P 500 melorot 0,63% (-22,29 poin) ke level 3.511,93.

  • Nasdaq Composite melemah 0,1% (-12,36 poin) menjadi 11.863,90.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga berakhir di zona merah. Investor mencermati awal musim laporan keuangan di AS, data makro terbaru dari China, dan perkembangan seputar virus korona. Laba kuartal ketiga perusahaan AS diperkirakan turun secara signifikan. Rilis data ekspor dan impor barang China pada September lalu, menunjukkan rekor dalam mata uang yuan. Hasil survei sentimen ekonomi ZEW, Jerman peiode Oktober menunjukkan penurunan melebihi ekspektasi, karena virus korona, negosiasi Brexit, dan pemilu AS yang meningkatkan ketidakpastian. IMF merevisi naik proyeksi ekonomi global, setelah ekonomi negara maju mencatat kinerja di atas ekspektasi pada kuartal II dan III.

Namun, IMF juga memperingatkan pemulihan kemungkinan akan menjadi proses yang panjang dan tidak merata. Indeks STOXX 600 turun 0,55% menjadi 370,96, dengan hampir semua sektor berakhir di teritori negatif. Sektor telekomunikasi menjadi satu-satunya yang naik, sekitar 0,3%. Saham perusahaan bioteknologi Jerman, Morphosys, anjlok lebih dari 5% setelah meluncurkan penawaran  convertible bond.  Rolls-Royce terperosok lebih dari 6% setelah penawaran obligasi. Perusahaan obat Jerman, Evotec, melesat 4,8%. Perusahaan utilitas Inggris, SSE melaju 1,6%.

  • DAX 30 Jerman merosot 0,91% (-119,42 poin) ke level 13.018,99.

  • FTSE 100 Inggris turun 0,53% (-31,67 poin) menjadi 5.969,71.

  • CAC 40 Prancis melorot 0,64% (-31,68 poin) ke posisi 4.947,61.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat. Investor kembali behati-hati setelah studi Covid-19 Johnson & Johnson dihentikan sementara. Eli Lilly juga menghentikan uji klinis untuk pengobatan antibodi Covid-19. Harapan paket stimulus fiskal AS dapat dicapai sebelum pemilihan presiden AS, juga meredup.Indeks harga konsumen AS tumbuh 0,2% pada September, sesuai ekspektasi, mencatatkan untuk kenaikan bulanan keempat berturut-turut.

Dolar bertahan dalam kisaran sekitar 2% selama tiga pekan terakhir karena perundingan stimulus fiskal AS hanya maju dan mundur. Pemimpin Mayoritas Mitch McConnell mengatakan Senat AS yang dipimpin Partai Republik akan memberikan suara terkait RUU bantuan ekonomi yang diperkecil, yang telah ditolak oleh Partai Demokrat. Indeks Dolar (Indeks DXY), ukuran kurs  greenback  terhadap sekeranjang mata uang enam negara maju naik 0,5% menjadi 93,53, persentase kenaikan harian terbesar dalam tiga pekan.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.1743-0.0003-0.03%7:26 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.2935-0.0002-0.02%7:26 PM
Yen (USD-JPY)105.490.01+0.01%7:26 PM
Yuan (USD-CNY)6.74640.0005+0.01%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,725.0025.00+0.17%3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 13/10/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak menguat,  rebound  didukung data ekonomi yang kuat dari China.

Kenaikan harga dibatasi oleh perkiraan pemulihan permintaan minyak global yang lambat karena melonjaknya kasus virus korona. China, importir minyak mentah terbesar dunia, menerima 11,8 juta bph minyak pada September, naik 5,5% dari Agustus, dan melejit 17,5% dari tahun sebelumnya. Inggris memperketat pembatasan dan PM Prancis, Jean Castex, mengatakan dia tidak dapat mengesampingkan penguncian lokal. 

Pekerja telah kembali ke anjungan Teluk Meksiko AS setelah Badai Delta dan pekerja Norwegia mengakhiri aksi mogok.

World Energy Outlook Badan Energi Internasional (IEA) menyebutkan, dengan skenario utama vaksin dan terapi Covid-19 dapat dihasilkan tahun ini, ekonomi global pulih pada 2021 dan permintaan energi pulih pada 2023. Tetapi dengan "skenario pemulihan yang tertunda," pemulihan permintaan energi didorong kembali ke 2025. 

OPEC memperkirakan pemulihan permintaan yang lebih lambat, naik 6,54 juta bph tahun depan menjadi 96,84 juta bph, atau kurang sekitar 80.000 bph dari ekspektasi sebulan lalu. Menteri Energi Uni Emirat Arab (UEA), Selasa, mengatakan produsen minyak OPEC Plus akan tetap pada rencana mereka untuk mengurangi pengurangan produksi minyak mulai Januari.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 72 sen (1,7%) menjadi USD42,44 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 77 sen (1,95%) menjadi USD40,20 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup turun hampir 2%, tertekan penguatan dolar AS kerena kebuntuan stimulus ekonomi AS. Ketua DPR AS, Nancy Pelosi, mengatakan penawaran paket stimulus virus korona terbaru dari Gedung Putih kurang dari yang dibutuhkan AS. 

Investor mencermati rapor ekonomi IMF yang merevisi naik perkiraan pertumbuhan global, k arena negara-negara maju dan China pulih lebih cepat dari ekspektasi. Harga logam berharga lainnya juga merosot; perak anjlok 4,4% menjadi USD24,02 per ounce, platinum turun 1% menjadi USD864,69, dan paladium menyusut 3,8% menjadi USD2.311,34.

  • Harga emas di pasar spot turun 1,7% menjadi USD1.890,01 per ounce.

  • Harga emas berjangka merosot 1,8% menjadi USD1.894,60 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author