Bursa Sore: Kepercayaan Diri Investor Kerek Market Regional, IHSG Hijau Sepanjang Sesi

Bursa Sore: Kepercayaan Diri Investor Kerek Market Regional, IHSG Hijau Sepanjang Sesi

Posted by Written on 08 October 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menanjak naik pada akhir perdagangan hari Kamis (8/10). IHSG melaju +0,70 persen (+34 poin) ke posisi 5.039 setelah menguat di sepanjang sesi.

Indeks LQ45 +0,83% ke 770.

Indeks IDX30 +0,81% ke 419.

Indeks IDX80 +0,93% ke 110.

Jakarta Islamic Indes (JII) +1,21% ke 537.

Indeks Kompas100 +1,02% ke 998.

Indeks Sri Kehati +0,70% ke 310.

Indeks SMInfra18 +0,81% ke 238.

Saham Teraktif: JASTDILDTLKMBBRIPGASDEALTOWR

Saham Top Gainers LQ45: SCMAPWONSMRAERAAJSMRHMSPASII

Saham Top Losers LQ45: TBIGMIKAJPFA, PTPP, BSDEBMRI

Nilai transaksi Rp6,48 triliun. Volume perdagangan sebanyak 98,36 juta lot saham. Investor asing net buy Rp49,49 miliar.

Nilai tukar rupiah stagnan ke level Rp14.710 terhadap USD (03.30 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak menguat pada perdagangan hari Kamis (8/10). Harapan baru stimulus fiskal lebih besar di AS membantu memulihkan kepercayaan investor. Pasar melakukan penyesuaian dengan ekspektasi Demokrat akan memenangkan pilpres USA pada November mendatang.

Para investor tampaknya terus memantau perkembangan stimulus fiskal di USA setelah Presiden USA Donald Trump mendesak stimulus untuk industri maskapai penerbangan. Hal tersebut kontras dengan yang terjadi pada hari Selasa, dimana dia menunda pembahasan negosiasi stimulus fiskal dengan kubu Demokrat.

"Ini adalah hari baik lainnya bagi pasar saham dan aset berisiko yang sudah memiliki kekuatan," kata Analis pada lembaga Pepperstone Chris Weston seperti dikutip Reuters.

Menurut Weston, banyaknya wacana soal fiskal telah ada dalam permainan lagi tetapi pasar tidak butuh alasan untuk reli, hanya tidak butuh kabar negatif. Jadi dengan absennya hal tersebut, pasar saham terlihat terbang dan aset surat utang diobral.

"Stimulus fiskal USA sedikit demi sedikit tidak menggantikan kebutuhan akan paket stimulus yang lebih komprehensif," kata Kim Mundy, Analis Commonwealth Bank of Australia seperti dikutip CNBC.

Menurut dia, tidak ada dukungan fiskal lebih lanjut di tengah naiknya risiko infeksi virus corona menempatkan pemulihan ekonomi USA secara terbalik.

Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong bergerak ke zona merah setelah melorot 0,36 persen saat final sesi. Saham unggulan di pasar saham Hong Kong, SMIC drop 1,37 persen setelah S&P Global Rating menempatkan perusahaan chipmaker tersebut dengan status negative credit watch. Saat ini rating SMIC adalah triple B.

S&P Global mengingatkan bahwa SMIC berpotensi menghadapi risiko rantai pasok dibarengi kemungkinan larangan ekspor oleh USA. Lembaga rating tersebut mengatakan rating SMIC bisa terpangkas jika larangan ekspor mengganggu secara signifikan.
Emiten teknologi di Asia tumbang akibat pemberitaan tersebut. Saham Xiaomi drop 5,07 persen. Tencent flat dan Alibaba turun 0,22 persen.
Di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 bergerak ke zona hijau. Nikkei 225 menguat 0.96 persen ke 23.647 dan Indeks Topix menanjak sebesar 0,55 persen di level 1.655.
Adapun Indeks Kospi di pasar saham Korsel juga menguat sebesar 0,21 persen di posisi 2.391. Emiten industri papan atas Samsung Electronics melemah 0,33 persen. Manajemen Samsung Electronics menyatakan laba kuartal III kemungkinan naik 58 persen (YoY).
Bursa saham Australia ke teritori positif. Indeks S&P/ASX200 up 1,09 persen dan finis di level 6.102
Indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik melaju naik 0,62 persen. Market saham China masih libur nasional.
Indeks dolar AS menguat tipis ke level 93,505 dari posisi sebelumnya pada level 93,497.
Kurs Yen menguat ke 105,98 terhadap USD dari posisi sebelumnya di level 106,10.
Kurs dolar Australia bangkit ke $0,7162 dari posisi kemarin pada level $0,712.


Bursa Eropa
Perdagangan saham di market Eropa menguat saat menit-menit awal pada hari Kamis (8/9) pagi waktu setempat. Para pemodal global tetap memantau negosiasi stimulus fiskal di USA yang sedang berlangsung.
Indeks DAX (Jerman) +0,82% pada posisi 13.035.
Indeks FTSE (Inggris) +0,21% ke level 5.958.
Indeks CAC (Perancis) +0,56% di posisi 4.909.

Minyak
Harga minyak bangkit saat sesi sore pada perdagangan hari Kamis (8/10) di pasar Asia seiring para pekerja tambang minyak dievakuasi dari kawasan Teluk Meksixo USA menjelang serangan badai Delta meski kekhawatiran demand terhadap BBM berlarut-larut di tengah surutnya peluang kesepakatan stimulus fiskal di USA
Minyak WTI naik 27 sen ke harga USD40,22 per barel. Minyak Brent melaju 31 sen ke harga USD42,30 per barel. (pkl 06.49 GMT).

(cnbc/reuters/idx/mk)

Sumber : admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author