Bursa Pagi: Global-Regional Memerah, IHSG Berisiko Melemah dengan Sinyal Variatif

Bursa Pagi: Global-Regional Memerah, IHSG Berisiko Melemah dengan Sinyal Variatif

Posted by Written on 30 September 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia di akhir September ini, Rabu (30/9), dibuka melemah, melanjutkan tren penurunan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, jelang debat calon presiden AS berikutnya, pagi ini.

Indeks MSCI Asia ex-Jepang dibuka cenderung mendatar jelang rilis indeks resmi PMI manufaktur China dan versi Caixin/Markit periode September. Bursa saham Korea Selatan hari ini tutup karena libur nasional.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penurunan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,48%. Indeks berlanjut menukik 1,37% (-81,80 poin) ke level 5.870,30 pada pukul 8:15 WIB..

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang berkurang 0,30% (-70,58 poin) menjadi 23.468,51, setelah dibuka melemah 0,22%, dan Topix turun 0,42%.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melompat 1,17% (273,36 poin) ke level 23.548,89 pada pukul 8:35 WIB, setelah rilis indeks PMI resmi China periode September sebesar 51,5, dari 51,0 pada Agustus, melebihi ekspektasi 51,2. Indeks Shanghai Composite, China menguat 0,26% menjadi 3.232,71.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren penurunan indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah gagal mempertahankan manuvernya di zona hijau pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup turun 0,56% ke posisi 4.879. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 0,52% menjadi USD17,280.

Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berisiko melanjutkan penurunan meski masih berada dalam kecenderungan reversal. Secara teknikal, sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkkan adanya potensi pelemahan lanjutan dengan sinyal yang bervariasi.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, terkoreksinya indeks bursa global seiring munculnya kembali kekhawatiran investor akan penyebaran pandemi covid19 diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.Sementara itu masih berlanjutnya aksi jual investor asing di saham-saham berkapitalisasi besar dan turunnya mayoritas harga komoditas berpelung menjadi tambahan katalis negatif.

IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan  support  di level 4,820 dan  resistance  di level 4,935. 

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: ADRO (Buy). Support: Rp1,140, Resist: Rp1,195, UNVR (Buy). Support: Rp7,875 Resist: Rp8,075, INDF (Buy). Support: Rp6,925 Resist: Rp7,100, MDKA (Buy). Support: Rp1,585 Resist: Rp1,655.

  • ETF: XPSG (Buy on Weakness). Support: Rp330, Resist: Rp336, XPES (Buy on Weakness). Support: Rp327, Resist: Rp332, XIJI (Buy on Weakness). Support: Rp524, Resist: Rp533.

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup melemah, di tengah kekhawatiran kemungkinan kebangkitan kembali kasus virus korona. Walikota New York Bill de Blasio mengatakan tingkat positif tes virus korona harian kota itu kembali di atas 3%. Pedagang juga menantikan debat pertama antara Presiden Donald Trump dan calon dari Partai Demokrat Joe Biden yang dijadwalkan pada Selasa malam. "Pertanyaannya adalah apa yang akan disampaikan Biden. Jika Biden tidak menendang bola ke gawangnya sendiri, pasar akan menganggapnya sebagai kemenangan untuk dia," kata analis. The Conference Board mengatakan tingkat kepercayaan konsumen September mencapai angka 101,8, dari 86,3 pada Agustus, di atas ekspektasi 90,1.

Partai Demokrat DPR meluncurkan proposal paket stimulus yang baru senilai USD2,2 triliun, yang mencakup peningkatan tunjangan pengangguran dan bantuan bagi maskapai penerbangan dan pemerintah negara bagian dan lokal. Saham maskapai penerbangan memimpin kejatuhan. JetBlue, American Airlines, dan United anjlok sekitar 4%. Southwest melorot 1,7%. Pabrikan truk listrik Nikola terpangkas 7,4% karena skandal pelecehan seksual. Beyond Meat melambung 9,5% setelah mengumumkan akan memperluas kemitraan distribusinya dengan Walmart.

  • Dow Jones Industrial Average turun 0,48% (-131,40 poin) menjadi 27.452,66.

  • S&P 500 berkurang 0,48% (-16,13 poin) ke posisi 3.335,47.

  • Nasdaq Composite melemah 0,29% (-32,28) ke level 11.085,25.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup melemah, investor mencermati perundingan Brexit dan menunggu debat perdana calon presiden AS. Investor juga mencermati kemajuan proposal paket stimulus fiskal AS dari Partai Demokrat senilai USD2,2 triliun, lebih kecil usulan awal USD3 triliun, tapi tetap jauh di atas usulan Partai Republik. Inggris dan Uni Eropa mengindikasikan kesepakatan Brexit masih jauh dari tuntas setelah negosiasi dimulai kembali, Senin lalu. Indeks sentimen ekonomi zona euro final naik menjadi 91,1 pada September dari 87,5 pada Agustus, menurut Komisi Eropa, Selasa, sementara sentimen di Inggris menguat jadi 83,0 dari 75,1.

Indeks STOXX 600 turun 0,52% menjadi 361,49, dipimpin kejatuhan harga saham sektor perbankan 2,1, sementara sektor naik 0,5%. Manajemen Louis Vuitton menyatakan manajemen keuangan Tiffany selama krisis virus korona membatalkan perjanjian akuisisi senilai USD16 miliar. Saham distributor pipa dan pemanas Inggris, Ferguson, melonjak 6,4% setelah memulihkan dividennya.

  • DAX 30 Jerman turun 0,35% (-45,05 poin) menjadi 12.825,82.

  • FTSE 100 Inggris melorot 0,51% (-30,43 poin) ke level 5.897,50.

  • CAC 40 Prancis berkurang 0,23% (-11,20 poin) ke posisi 4.832,07.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York dini hari tadi ditutup turun, di tengah kehati-hatian investor menjelang debat pertama calon presiden AS yang akan digelar pukul 01.00 GMT. 

Dolar melemah terhadap euro dan franc Swiss, serta terhadap mata uang komoditas seperti dolar Australia dan Selandia Baru. Dolar semakin tertekan, setelah data menunjukkan kepercayaan konsumen AS periode September  rebound  melebihi ekspektasi. Pandangan rumah tangga tentang pasar tenaga kerja AS membaik.

Penyusun kebijakan Bank Sentral Eropa terpecah tentang bagaimana mengarahkan ekonomi "Benua Biru" itu melalui gelombang kedua infeksi Covid-19. Poundsterling menguat di tengah harapan untuk kesepakatan Brexit. 

Deputi Gubernur Bank of England mengatakan dasar untuk suku bunga utama bank sentral adalah 0,1%. Indeks Dolar (Indeks DXY), ukuran kurs  greenback  terhadap sekeranjang mata uang enam negara maju utama, turun 0,3% menjadi 93,879.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.1743-0.0001-0.01%7:33 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.28630.00000.00%7:33 PM
Yen (USD-JPY)105.65-0.01-0.01%7:33 PM
Yuan (USD-CNY)6.81600.0047+0.07%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,895.00-5.00-0.03%3:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 29/9/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi meluncur turun, anjlok hingga lebih dari 3%. 

Harga minyak terbebani kekhawatiran prospek permintaan bahan bakar karena lonjakan infeksi virus korona di Eropa dan AS. Investor saham dan komoditas juga tetap berhati-hati menjelang debat calon presiden AS, Selasa malam waktu setempat.

Kejatuhan harga terjadi menjelang rilis data persediaan minyak AS dari American Petroleum Institute (API), Selasa, dan Badan Informasi Energi (EIA) Amerika, Rabu. Analis memperkirakan kenaikan stok minyak mentah 1,6 juta barel pada pekan lalu. Bentrokan antara Armenia dan Azerbaijan atas wilayah Nagorno-Karabakh membuat pasar gelisah, karena bisa mempengaruhi ekspor migas dari Azerbaijan. Ladang minyak Sarir, Libya memulai kembali produksi.

  • Harga minyak Brent untuk pengiriman Desember turun 3,6% menjadi USD41,33 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka turun USD1,31 (-3,2%) menjadi USD39,29 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup melesat ke level tertinggi dalam hampir sepekan, di tengah pelemahan dolar AS dan meningkatnya harapan untuk stimulus fiskal AS, menjelang debat calon presiden AS. Analis mengatakan, jelang pemilu AS, fokus pasar akan bergeser ke emas karena ketidakpastian besar yang disebabkan oleh siklus pemilu. Harga logam mulia lainnya; perak meroket 2,6% menjadi USD24,33 per ounce, platinum naik 1% menjadi USD887,73, dan paladium melonjak 2,5% menjadi USD2.311,07.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,5% menjadi USD1.889,85 per ounce.

  • Harga emas berjangka meningkat 0,7% menjadi USD1.895,70 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author