Bursa Pagi: Global-Regional Hijau Cerah, PSBB Jakarta Redupkan Sinyal IHSG

Bursa Pagi: Global-Regional Hijau Cerah, PSBB Jakarta Redupkan Sinyal IHSG

Posted by Written on 10 September 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (10/9), dibuka menguat mengikuti tren positif pergerakan indeks acuan pada penutupan bursa saham utama Eropa dan Wall Street. Pasar menunggu keputusan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB), dan data klaim pengangguran AS, hari ini. Indeks MSCI Asia ex-Jepang naik 0,39%.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan lonjakan indeks ASX 200, Australia sebesar 1,11%, diwarnai penurunan harga minyak pada pembukaan pasar Asia. Indes berlanjut meningkat 0,85% (50,10 poin) ke level 5.928,70 pada pukul 8:25 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak melaju 0,77% (177,19 poin) ke posisi 23.209,73, setelah dibuka meningkat 0,67%, dan Topix naik 0,66%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melompat 1,09%, harga saham Kakao Games meroket lebih dari 100%, dan berlanjut naik 0,79% menjadi 2.394,52.

Melanjutkan tren global, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka naik 0,47% (116,01 poin) menjadi 24.584,94 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China melaju 0,85% ke level 3.282,23.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah terbenam di zona merah sepanjang sesi perdagangan kemarin dan ditutup terpersosok 1,81% ke level 5.149.Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melorot 1,04% menjadi USD18,97.

Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini akan cenderung moderat dengan sinyal negatif. Sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi koreksi lanjutan, cenderung  bearish.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks bursa global seiring  rebound saham sektor teknologidan naiknya beberapa komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif.Sementara itu diberlakukannya PSSB total jakarta mulai 14 September akan menjadi sentimen negatif.

IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan  support  di level 5,085 dan  resistance  di level 5,220. 

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: TINS (Buy on Weakness). Support: Rp790, Resist: Rp820, HMSP (Buy on Weakness). Support: Rp1,600 Resist: Rp1,650, TBIG (Buy on Weakness). Support: Rp1,200 Resist: Rp1,255, UNVR (Buy on Weakness). Support: Rp8.150 Resist: Rp8.300.

  • ETF: XISC (Buy on Weakness). Support: Rp505, Resist: Rp540, XIIT (Buy on Weakness). Support: Rp444, Resist: Rp466, R-LQ45X (Buy on Weakness). Support: Rp820, Resist: Rp860.

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup dengan membukukan kenaikan, saham teknologi rebound  mendekati rekor tertingginya. Saham sektor terknologi di indeks S&P 500 meningkat 3,4%, setelah anjlok 8,4% selama sepekan terakhir. Saham Tesla melambung lebih dari 10%, setelah longsor 21% sehari sebelumnya. Apple bangkit 4% dari penurunan sebelumnya sebesar 6%. Microsoft, Amazon, Alphabet, dan Facebook yang kehilangan  market value  USD1 triliun selama tiga hari terakhir, pulih kembali.

The Wall Street Journal  melaporkan ByteDance dan Pemerintah AS mendiskusikan cara untuk menghindari penjualan bisnis TikTok di AS, mempengaruhi pergerakan harga saham Walmart dan Microsoft yang berniat membeli perusahaan China itu. Investor menunggu rilis beberapa data ekonomi Kamis ini, termasuk laporan klaim pengangguran mingguan. Survei ekonom Dow Jones memperkirakan penurunan menjadi 850.000 klaim baru, dari 881.000 pada akhir pekan lalu.

  • Dow Jones Industrial Average melonjal 1,6% (439,58 poin) menjadi 27.940,47.

  • S&P 500 melesat 2,01% (67,12 poin) ke posisi 3.398,96.

  • Nasdaq Composite melejit 2,71% (293,87 poin) ke level 11.141,56.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga berakhir lebih tinggi, mengikuti pergerakan positif di bursa saham Wall Street di tengah melonjaknya kembali harga saham sektor teknologi, sekaligus membalik tren negatif pada penutupan bursa saham Asia. Indeks STOXX 600 melonjak 1,62% menjadi 369,65, dipimpin lompatan harga saham sektor teknologi dan telekomunikasi lebih dari 2%. Saham perjalanan dan wisata melorot lebih dari 0,8% karena kembalinya langkah-langkah penanggulangan virus korona. Pasar minyak tetap menjadi fokus bagi investor setelah kejatuhan harga minyak mentah. Permintaan minyak dikhawatirkan terus melorot karena meningkatnya level infeksi virus korona di seluruh AS dan Eropa.

Saham AstraZeneca menguat kembali, setelah terperosok karena penundaan uji coba tahap akhir dari kandidat vaksin Covid-19 akibat masalah keamanan. Saham Scor melambung 11% setelah reasuransi Prancis itu mengonfirmasi rencana strategis baru. Loomis, Swedia melesat 5% setelah meluncurkan "Loomis Pay", produk pembayaran. Swedish Orphan Biovitrium dan Old Mutual melejit lebih dari 7%. Saham Tui dan Carnival terjungkal 5% dan 6%.

  • DAX 30 Jerman melesat 2,07% (268,88 poin) ke level 13.237,21.

  • FTSE 100 Inggris melonjak 1,39% (82,54 poin) menjadi 6.012,84.

  • CAC 40 Prancis melompat 1,4% (69,46 poin) ke posisi 5.042,98.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup tergelincir dari level tertinggi empat pekan, di tengah lonjakan euro. Jelang rapat kebijakan Kamis ini, ECB memproyeksikan output dan inflasi zona euro hanya akan menunjukkan sedikit perubahan, dan merevisi prakiraan PDB tahun ini menjadi lebih tinggi. Dolar juga tertekan peningkatan sentimen risiko lonjakan bursa saham Wall Street dan harga minyak mentah yang bergerak lebih tinggi mendorong kenaikan mata uang komoditas.

Poundsterling, sempat menguat setelah UE mengatakan tidak akan menangguhkan negosiasi Brexit atas RUU internal terbaru Pemerintah Inggris. Namun mengutip pergerakan ekstrim di pasar spekulatif, sejumlah analis meyakini dolar akan tetap menguat relatif terhadap mata uang utama hingga akhir tahun. Dolar juga cenderung menguat menjelang pemilihan presiden AS, setidaknya sejak tahun 1980-an. Indeks Dolar (Indeks DXY), patokan kurs  greenback  terhadap sekeranjang mata uang enam negara maju turun 0,2% menjadi 93,255.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.18060.0003+0.03%7:33 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.30050.0003+0.02%7:32 PM
Yen (USD-JPY)106.220.04+0.04%7:32 PM
Yuan (USD-CNY)6.8333-0.0125-0.18%11:29 A
Rupiah (USD-IDR)14,799.0034.00+0.23%3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 9/9/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak menguat, menghapus sebagian kerugian pada sesi sebelumnya. Namun lonjakan kasus Covid-19 di India, Inggris, Spanyol, dan beberapa negara bagian AS, merusak harapan untuk pemulihan yang stabil dalam permintaan global. Badan Informasi Energi Amerika, memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia pada 2020 sebesar 210.000 bph menjadi 8,32 juta bph. Produksi minyak mentah AS diperkirakan turun 870.000 bph menjadi 11,38 juta bph tahun ini

Investor menunggu data industri tentang stok minyak mentah AS akhir pekan lalu, yang diperkirakan turun untuk tujuh pekan berturut-turut. Persediaan produk olahan diperkirakan juga turun. Brent sempat anjlok lebih dari 5%, jatuh di bawah level USD40 untuk kali pertama sejak Juni, dan WTI rontok 8% pada sesi Selasa. Harga tergelincir pekan ini setelah BUMN minyak Arab Saudi, Aramco, memangkas harga jual resmi Oktober untuk minyak Arab Light, tanda melemahnya permintaan.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik USD1,21 (3,0%) menjadi USD40,99 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik USD1,29 (3,5%) menjadi USD38,05 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup melesat di tengah pelemahan dolar AS dan kekhawatiran atas penundaan dalam pengembangan vaksin virus korona. Dolar turun 0,2% setelah  Bloomberg  melaporkan proyeksi pertumbuhan dan inflasi ECB yang akan dipublikasikan Kamis, hanya akan menunjukkan sedikit perubahan dibandingkan prediksi Juni. Anggota dewan ECB, Isabel Schnabel, mengatakan perkembangan ekonomi sejak Juni secara luas sejalan dengan ekspektasi sehingga "baseline" bank tersebut masih dipertahankan.

Uji coba global vaksin Covid-19 eksperimental Astra Zeneca dihentikan sementara karena penyakit yang tidak dapat dijelaskan pada peserta penelitian. Namun secara teknikal, analis mmperkirakan kenaikan harga emas masih terlihat rapuh untuk mempertahankan tren  bullish . Harga logam berharga lainnya; platinum melompat 1,8% menjadi USD917,32 per ounce, perak naik 0,7% menjadi USD26,88, dan palladium meningkat 0,8% menjadi USD2.292,98.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,7% menjadi USD1.945,20 per ounce.

  • Harga emas berjangka menguat 0,6% menjadi USD1.954,90 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author