Bursa Siang: Aksi Jual Masif Saham Teknologi Tekan IHSG Serta Market Regional

Bursa Siang: Aksi Jual Masif Saham Teknologi Tekan IHSG Serta Market Regional

Posted by Written on 09 September 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terbenam ke zona merah pada perdagangan sesi 1 hari Rabu (9/9). IHSG melorot -1,24 persen (-66 poin) ke posisi 5.178. IHSG mengikuti jejak pelemahan yang terjadi di bursa saham regional akibat aksi jual saham teknologi.

Indeks LQ45 -1,77% ke 811.

Indeks IDX30 -1,78% ke 444.

Indeks IDX80 -1,79% ke 115.

Jakarta Islamic Indes (JII) -1,44% ke 548.

Indeks Kompas100 -1,61% ke 1.040.

Indeks Sri Kehati 1,77% ke 329.

Indeks SMInfra18 -1,71% ke 247.

Saham Teraktif: BBRITLKMJSKYBBNIMEDCSIDOBBSI

Saham Top Gainers LQ45: ICBP

Saham Top Losers LQ45: BTPSHMSPMIKAAKRASMGRTBIGJPFA

Nilai transaksi Rp3,52 triliun. Volume perdagangan sebanyak 62,97 juta lot saham. Investor asing net sell -Rp298,98 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah 0,47 persen ke level Rp14.830 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia dalam posisi tertekan saat sesi siang pada perdagangan hari Rabu (9/9) setelah jatuhnya saham-saham teknologi di Wall Street dalam 3 hari beruntun serta sentimen produsen obat menunda uji vaksin virus corona. Harga minyak jatuh ke level terendah sejak Juni.

Market saham China tumbang saat sesi siang. Indeks Shanghai Composite turun 1,07 persen. Indeks Shenzhen Component melemah 2,214 persen. Begitu pula Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong melemah 0,97 persen.

Data inflasi di tingkat produsen turun 2,0 persen di periode Agustus (YoY), demikian seperti dipaparkan China's National Bureau of Statistic. Inflasi di tingkat produsen ini sejalan dengan estimasi para analis. Sementara inflasi di level konsumen sebesar 2,4 persen (YoY), juga sejalan dengan estimasi para analis.
Di bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 melemah 1,14 persen saat sesi siang sedang berlangsung. Indeks Topix turun 1,13 persen. Tekanan juga terjadi di pasar saham Korsel setelah Indeks Kospi tumbang 0,61 persen. Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia melorot 2,43 persen tertekan oleh saham-saham bank papan atas di antaranya Commonwealth Bank of Australia dan Westpac.
Barometer indeks Asia-Pasifik, Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) turun 1,06 persen.
Tekanan di bursa regional terjadi setelah investor bereaksi negatif atas pelemahan tajam bursa Wall Street. Tadi malam Indeks Nasdaq tumbang 4,1 persen. Indeks Dow Jones terjun bebas 632 poin (-2,3 persen). Sementara Indeks S&P 500 tumbang 2,8 persen.
"Aksi jual masif akhir-akhir ini merefleksikan akumulasi ketakutan investor yang berpusat pada performa serta pertumbuhan saham teknologi yang bergema melalui pasar saham global," kata Kerry Craig, Analis pada JPMorgan Asset Management seperti dikutip CNBC.
Saham-saham teknologi Asia-Pasifik bertumbangan mengekor pelemahan saham sejenis di Wall Street. Saham raksasa teknologi dari Jepang Softbank Group tumbang 5 persen. Di bursa Hong Kong, saham Alibaba turun 2,67 persen. Xiaomi anjlok 1,34 persen. Saham Taiwan Semiconductor Manufacturing Company ( TSCM ) di bursa Taiwan turun 1,04 persen. Adapun saham serupa di bursa Korsel seperti SK Hynix tumbang 1,64 persen. LG Display turun 0,63 persen.
Manajemen AstraZeneca mengatakan uji coba tahap akhir kandidat vaksin corona ditunda karena alasan keamanan. STAT News memberitakan uji coba vaksin buatan Astra Zaneca terhadap relawan di Inggris menimbulkan reaksi merugikan serius seorang pasien.
Indeks dolar AS ke level 93,446 atau naik tipis dari sebelumnya di posisi 93,0.
Nilai tukar yen pada level 105,92 terhadap USD atau melemah dibanding sesi lalu di level 105,82.
Kurs dolar Australia melemah ke level $0,7226 dari sesi sebelumnya di posisi $0,726.

Minyak
Harga minyak terus turun lebih dalam saat sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (9/9) di pasar komoditas Asia setelah pada sesi sebelumnya turun signifikan. Harga minyak ke level terendah sejak Juni tahun ini karena kekhawatiran kasus covid19 bangkit di banyak negara.
Minyak mentah WTI drop 24 sen ke level USD36,52 per barel. Harga minyak Brent drop 16 sen ke level USD39,62 per barel (02.41 GMT).
(cnbc/idx/reuters)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author