Bursa Siang: Investor Pantau Suksesi Politik Jepang Dorong Market Regional, IHSG Tertekan

Bursa Siang: Investor Pantau Suksesi Politik Jepang Dorong Market Regional, IHSG Tertekan

Posted by Written on 31 August 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terkoreksi turun pada akhir perdagangan sesi 1 hari Senin (31/8). IHSG melemah -0,13 persen ke posisi 5.339.

Indeks LQ45 -0,27% ke 845.

Indeks IDX30 -0,36% ke 462.

Indeks IDX80 -0,16% ke 120.

Jakarta Islamic Indes (JII) -0,01% ke 566.

Indeks Kompas100 -0,29% ke 1.079.

Indeks Sri Kehati -0,63% ke 342.

Indeks SM Infra18 -0,24% ke 261.

Saham Teraktif: BRISJPFABBRIBMRITLKMANTMGGRM

Saham Top Gainers LQ45: JPFATBIGANTMHMSPCPININDFTOWR

Saham Top Losers LQ45: BTPS, INKPUNVRBBCAPGASPTBAASII

Nilai transaksi Rp4,09 triliun. Volume perdagangan sebanyak 73,75 juta lot saham. Investor asing net sell -Rp345,82 miliar.

Nilai tukar rupiah menguat 0,58 persen ke level Rp14.547 terhadap USD (11.41 AM).


Bursa Asia

Pasar saham di Asia Pasifik sebagian besar lebih tinggi pada perdagangan Senin siang. Market saham Jepang memimpin kenaikan karena investor memantau perkembangan politik di negara tersebut.

Investor memantau proses pencarian Perdana Menteri baru Jepang setelah petahana lama Shinzo Abe mengumumkan pengunduran diri yang mengejutkan pada hari Jumat lalu karena alasan kesehatan.

Saham perusahaan perdagangan Jepang Mitubishi Corp, Itochu Corp, Marubeni Corp, Mitsui & Co dan Sumitomo Corp melonjak pada perdagangan Senin sore setelah Warren Buffett mengumumkan bahwa perusahaannya Berkshire Hathaway telah mengakuisisi 5% saham di perusahaan tersebut.

Di Jepang, Nikkei 225 naik 1,74% sedangkan indeks Topix naik 1,51%, setelah turun pada hari Jumat karena pengunduran diri Shinzo Abe.

Bursa saham China menguat di pagi hari. Indeks Shanghai Composite naik 0,8%. Sedangkan Indeks Shenzhen Component naik 0,619%. Indeks Hang Seng Hong Kong melonjak 1,36%.
Penguatan ditopang pengumuman dari Pemerintah China pada Senin bahwa aktivitas manufaktur menguat di periode Agustus. Indeks Manufaktur (PMI) China periode bulan itu berada di 51,0 poin. Walaupun capaian itu di bawah ekspektasi sebesar 51,2 oleh analis dalam jajak pendapat Reuters.
Angka PMI di atas 50 menandakan ekspansi, sedangkan yang di bawah tanda itu menunjukkan kontraksi. Data ekonomi China telah dipantau oleh investor sebagai indikator tentang keadaan pemulihan negara Tirai Bambu dari pandemi virus korona.
Sementara itu, Kospi Korea Selatan merosot 0,34%. Indeks S&P/ASX 200 di Australia berada di atas garis datar. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia ex-Jepang diperdagangkan 0,39% lebih tinggi.
Indeks dolar AS melemah ke level 92,317 dari sesi sebelumnya pada posisi 92,371.
Kurs yen ke posisi 105,68 terhadap USD atau menguat dibanding sesi awal di level 105,46.
Nilai tukar dolar Australia menguat ke level $0,7368 dari posisi awal di $0,7352.

Minyak
Harga minyak melonjak pada hari Senin, dengan kontrak berjangka Brent akan membukukan kenaikan bulanan kelima berturut-turut, karena langkah-langkah stimulus global mendukung harga bahkan ketika permintaan berjuang untuk kembali ke level sebelum COVID di pasar yang cukup baik.
Harga minyak mentah berjangka Brent untuk November naik 27 sen, atau 0,6% menjadi USD46,08 per barel pada pukul 00.38 GMT, sementara harg minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berada di USD43,11 per barel, naik 14 sen, atau 0,3%.

(cnbc/reuters/idx/)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author