Bursa Siang: Dovish The Fed Dukung Market Regional, IHSG Terkoreksi Turun

Bursa Siang: Dovish The Fed Dukung Market Regional, IHSG Terkoreksi Turun

Posted by Written on 28 August 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terkoreksi turun pada akhir perdagangan sesi 1 hari Jumat (28/8). IHSG melemah 0,76 persen (41 poin) ke posisi 5.331.

Indeks LQ45 -0,93% ke 844.

Indeks IDX30 -0,96% ke 462.

Indeks IDX80 -0,80% ke 119.

Jakarta Islamic Indes (JII) -0,55% ke 564.

Indeks Kompas100 -0,91% ke 1.079.

Indeks Sri Kehati -1,11% ke 343.

Indeks SM Infra18 -0,65% ke 261.

Saham Teraktif: KRASBRISRAJATLKMFRENBBKP

WIIM

Saham Top Gainers LQ45: ERAASMRABSDEANTMSCMAADRO,CTRA

Saham Top Losers LQ45: BTPSINCOACESINDFASIIUNTRHMSP

Nilai transaksi Rp4,52 triliun. Volume perdagangan sebanyak 90,37 juta lot saham. Investor asing net sell Rp585,68 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah 0,12 persen ke level Rp14.678 terhadap USD (11.30 AM).


Bursa Asia

Market saham Asia menguat saat sesi siang pada perdagangan hari Jumat (28/8) seiring reaksi para investor terhadap perkembangan the Fed.

Chairman the Fed Jerome Powell pada Kamis waktu USA mengumumkan perubahan kebijakan utama target inflasi rata-rata. Diartikan the Fed membiarkan inflasi bergerak secara moderat di atas target 2 persen untuk beberapa waktu setelah periode inflasi bergerak di bawah level tersebut.

The Fed juga menyesuaikan review pasar tenaga kerja untuk memungkinan pasar tenaga kerja menguat. Hal ini diartikan the Fed cenderung tidak menaikkan suku bunga saat tingkat pengangguran turun selama inflasi tidak naik juga.

"Fed Fund Rate tidak akan kemana-mana setidaknya sampai Fed dapat melihat inflasi 2% plus," ujar Ray Attrill, Analis pada National Australia Bank seperti dikutip CNBC. Menurutnya pelaku pasar uang tidak memperkirakan kenaikan suku bunga the Fed sampai sekitar empat tahun dari sekarang.

"Fed akan mempertahankan suku bunga sangat rendah; Jadi itu akan bagus untuk aset berisiko," kata Tai Hui, Analis JPMorgan Asset Management.

Market saham China bangkit setelah melemah di sesi awal. Indeks Shanghai Composite naik 0,51 persen. Indeks Shenzhen Component melaju 1,014 persen. Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong juga terkerek naik. Hang Seng melaju 0,87 persen.

Sementara itu di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 juga menguat 0,46 persen saat sesi siang sedang berlangsung. Indeks Topix menguat 1,07 persen. Adapun Indeks Kospi (Korsel) positif 0,76 persen.
Indeks S&P/ASX200 di market saham Australia bergerak negatif, turun sebesar 0,64 persen. Patokan indeks market regional, MSCI Asia Pacific Index naik 0,31 persen.
Indeks dolar AS melaju tipis ke level 92,805 dari sesi sebelumnya pada posisi 92,789.
Kurs yen ke posisi 106,83 terhadap USD atau melemah dibanding sesi awal di level 106,4.
Nilai tukar dolar Australia melaju ke level $0,7288 dari posisi awal di $0,72.

Minyak
Harga minyak mentah melorot pada perdagangan hari Jumat (28/8) saat sesi pagi di pasar komoditas Asia. Tekanan terhadap harga minyak terjadi karena badai masif berpacu ke pusat industri minyak USA di Lousiana dan Texas tanpa menyebabkan kerusakan luas pada kilang.
Minyak WTI melemah 6 sen ke level USD42,98 per barel. Sedangkan minyak Brent drop 2 sen ke posisi USD45,07 per barel. (02.02 GMT)

(cnbc/reuters/idx/)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author