Bursa Siang: Neraca Dagang RI Surplus, IHSG Melaju Kencang

Bursa Siang: Neraca Dagang RI Surplus, IHSG Melaju Kencang

Posted by Written on 18 August 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melaju kencang ke zona hijau pada akhir perdagangan sesi 1 hari Selasa (18/8). IHSG finis ke level 5.341 setelah menguat +1,28 persen (+67 poin).

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis neraca perdagangan pada bulan Juli 2020 kembali surplus sebesar USD3,26 miliar. Sementara secara kumulatif sejak Januari - Juli 2020 juga surplus lebih besar yaitu USD8,75 miliar.

Kepala BPS, Suhariyanto, mengatakan kinerja ekspor pada bulan Juli 2020 sebesar USD13,73 miliar. Jika dibandingkan bulan Juni 2020 (month to month / mtom) ekspor meningkat 14,33 persen dari sebelumnya hanya sebesar USD12,01 miliar. Sementara jika dibandingkan periode Juli 2019 (year on year / yoy) ekspor turun sebesar 9,90 persen dimana saat itu ekspornya mencapai USD15,24 miliar.

Indeks LQ45 +1,93% ke 843.

Indeks IDX30 +1,94% ke 461.

Indeks IDX80 +1,89% ke 119.

Jakarta Islamic Indes (JII) +0,97% ke 570.

Indeks Kompas100 +1,71% ke 1.081.

Indeks Sri Kehati +1,74% ke 341.

Indeks SM Infra18 +1,90% ke 259.

Saham Teraktif: TOWRBBRIMNCNFRENBMTRAGROMDKA

Saham Top Gainers LQ45: SRILWIKABBRIBBTNPTPPBBNIGGRM

Saham Top Losers LQ45: KLBFTBIGBTPS

Nilai transaksi Rp5,61 triliun. Volume perdagangan sebanyak 72,11 juta lot saham. Investor asing net buy Rp164,41 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah 0,37 persen ke level Rp14.850 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia bergerak variatif saat sesi siang pada perdagangan hari Selasa (18/8). Para pemodal masih terus memantau perkembangan ketegangan politik antara USA vs China.

"Langkah antagonis USA terhadap sektor teknologi China ini mungkin akan berjalan lebih jauh mengingat Presiden Trump memperingatkan banyak perusahaan teknologi China," kata Vishnu Varathan, Analis pada Mizuho Bank seperti dikutip CNBC.

Pekan lalu Trum menerbitkan perintah eksekutif memaksa ByteDance (pembuat aplikasi Tik Tok dari China) untuk melepas bisnis Tik Tok di USA dalam 90 hari. Oracle sedang dalam proses negosiasi mengakuisisi aset Tik Tok di USA, Kanada, Australia dan Selandia Baru.

Market saham China naik tipis saat sesi siang. Indeks Shanghai Composite naik 0,42 persen. Indeks Shenzhen Component menguat 0,362 persen. Di bursa saham Hong Kong, Indeks Hang Seng menguat 0,15 persen.

Sementara itu di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 dalam situasi tertekan. Nikkei 225 melemah 0,27 persen. Indeks Topix sebagian juga melemah. Adapun Indeks Kospi (Korsel) turun 0,14 persen.
Indeks S&P/ASX200 di market saham Australia menguat 0,78 persen. Patokan indeks market regional, MSCI Asia Pacific Index naik 0,43 persen.
Indeks dolar AS melemah ke level 92,672 dari sesi sebelumnya pada posisi 92,821.
Kurs yen ke posisi 105,64 terhadap USD atau menguat dibanding sesi awal di level 106,4.
Nilai tukar dolar Australia melaju ke level $0,7218 dari posisi awal di $0,72.

Minyak
Harga minyak melemah saat sesi pagi pada perdagangan hari Selasa (18/8) di pasar komoditas Asia. OPEC plus menyatakan produsen minyak hampir sepenuhnya mematuhi kesepakatan pemangkasan produksi untuk menopang harga di tengah turunnya permintaan BBM karena pandemi virus corona.
Minyak WTI tergelincir 23 sen ke level USD42,66 per barel. Sedangkan minyak Brent drop 22 sen ke posisi USD45,15 per barel. (03.22 GMT)

(cnbc/reuters/idx/)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author