Bursa Pagi: Global Regional Cenderung Naik, Dorong Tren Positif IHSG

Bursa Pagi: Global Regional Cenderung Naik, Dorong Tren Positif IHSG

Posted by Written on 11 August 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Selasa (11/8), dibuka menguat, melanjutkan kenaikan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, meskipun investor mengkhawatirkan memanasnya hubungan AS-China. China memberlakukan sanksi balasan terhadap 11 warga termasuk beberapa senator AS, membalas sanksi AS terhadap 11 orang termasuk pemimpin Hongkong, Carrie Lam. PDB Singapura kuartal II-2020 terkontraksi 42,9% (qoq), memasuki resesi teknikal.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan tipis indeks ASX 200, Australia yang berada di kisaran 6.115. Indeks berlanjut naik 0,50% (30,30 poin) menjadi 6.140,50 pada pukul 8:00 WIB. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melompat 0,93% dan berlanjut melaju 0,84% ke posisi 2.406,52.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak meningkat 1,12% (249,72 poin) ke level 22.579,66, setelah dibuka melaju 0,89% dan Topix melejit 1,15% pasca liibur panjang akhir pekan.

Indeks Hang Seng, Hongkong juga dibuka melompat 1,17% (284,61 poin) ke level 24.662,04 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China menguat 0,20% menjadi 3.386,08.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang cenderung menguat, setelah berhasil keluar dari tekanan pelemahan pada awal sesi perdagangan kemarin dan ditutup naik 0,57% ke posisi 5.157. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melaju 1,38% menjadi USD19,07.

Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih berpeluang untuk melanjutkan proses kenaikan mempertahankan posisinya di teritori positif. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi penguatan melanjutkan tren positif jangka menengah, dengan sinyal pergerakan yang cenderung tertahan.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya mayoritas indeks bursa global dan regional seiring dengan optimisme investor akan prospek pemulihan ekonomi global, mulai membaiknnya data ekonomi, dan ditandatanganinya perintah eksekutif stimulus fiskal lanjutan oleh Donald Trump, diprediksi akan menjadi sentimen positif. Sementara itu melemahnya beberapa harga komoditas berpeluang menjadi sentimen negatif di pasar.

IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan  support  di level 5,125 dan  resistance  di level 5,190. 

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham : AALI (Buy). Support: Rp9,825, Resist: Rp10,400, KLBF (Buy). Support: Rp1,585 Resist: Rp1,630, 

    BRIS (Buy). Support: Rp545 Resist: Rp575, INTP (Buy on Weakness). Support: Rp11,575 Resist: Rp11,925.

  • ETF : XIPI (Buy). Support: Rp139, Resist: Rp143, XMTS (Buy). Support: Rp419, Resist: Rp426, 

    XISC (Buy). Support: Rp529, Resist: Rp541.


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup variatif, Nasdaq tergelincir ke zona merah setelah investor mencermati kesepakatan anggaran bantuan pandemi virus korona di AS yang sulit dipahami. Presiden AS Donald Trump menandatangani sejumlah perintah eksekutif yang melanjutkan distribusi tunjangan pengangguran yang diperluas, menunda pembayaran pinjaman siswa hingga 2020 dan memberikan pembebasan pajak gaji. Namun, tunjangan pengangguran akan dikurangi USD400 per minggu, dari USD600 per minggu. Namun, langkah Trump itu menghadapi tantangan hukum, Partai Demokrat bersikeras tidak akan mendukung RUU yang tidak memperpanjang tunjangan USD600 per minggu.

Investor juga mencermati hubungan yang memburuk antara AS dan China. China mengancam. membalas sanksi Washington atas 11 pejabat Hong Kong dan China, dengan menerapkan sanksi terhadap 11 warga AS termasuk senator Ted Cruz, Marco Rubio, Tom Cotton, Josh Hawley dan Pat Toomey. Saham Boeing dan Nike adalah saham dengan kinerja terbaik di Dow, masing-masing melesat 4,6% dan 4,2%. Saham perbankan juga menguat. JPMorgan Chase dan Goldman Sachs melonjak 2,1% dan 0,9%. Pelaku pasar memangkas posisi di saham Big Tech. Saham Facebook dan Netflix masing-masing merosot setidaknya 2% bersama dengan Microsoft. Amazon menyusut 1,5% dan Alphabet turun 0,9%.

  • Dow Jones Industrial Average melonjak 1,3% (357,96 poin)ke level 27.791,44.

  • S&P 500 naik tipis 0,27% (9,19 poin) menjadi 3.360,47.

  • Nasdaq Composite turun 0,39% (-42,63 poin) ke posisi 10.968,36.
Bursa saham utama Eropa tadi malam berakhir di zona hijau, mengabaikan ketegangan AS-China yang memukul saham teknologi. Bursa saham Eropa melanjutkan tren positif di Asia, setelah data deflasi pabrik China melambat pada Juli. Namun, kenaikannya dibatasi oleh ketegangan China-AS. Investor internasional juga mencermati langkah-langkah stimulus di AS yang dinilai tidak efektif dan tidak konstitusional.

Indeks STOXX 600 menguat 0,3% menjadi 364,65, dipimpin lonjakan harga saham perbankan, hampir 2%, sementara saham teknologi anjlok 1,6%. Saham jaringan bioskop Cineworld melambung sekitar 17% untuk memimpin Stoxx 600, sedangkan Banco de Sabadell dari Spanyol melesat 9,4%. Saham perusahaan pengiriman makanan asal Jerman, Hellofresh, anjlok sekitar 5%.

DAX 30 Jerman naik 0,10% (12,65 poin) menjadi 12.687,53.

FTSE 100 Inggris bertambah 0,31% (18,41 poin) ke posisi 6.050,59.

CAC 40 Prancis meningkat 0,41% (19,99 poin) ke level 4.909,51.


Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat, karena investor fokus pada rencana stimulus fiskal AS serta ketegangan AS-China menjelang perundingan perdagangan akhir pekan ini. AS menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pejabat tinggi Hong Kong dan China, dan China membalas menjatuhkan sanksi kepada 11 warga AS termasuk sejumlah legislator.

Indeks Dolar (Indeks DXY), yang mengukur kurs  greenback  terhadap sekeranjang mata uang enam negara maju, naik 0,15 persen menjadi 93,57. Indeks Dolar (Indeks DXY) menghapus beberapa kerugian dari periode Juli ketika anjlok 4%. Data laporan penggajian non-pertanian yang dirilis Jumat menenangkan kekhawatiran tentang pasar tenaga kerja AS, tetapi dolar masih membukukan penurunan mingguan ketujuh berturut-turut.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.17410.0003+0.03%7:23 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.30730.00000.00%7:22 PM
Yen (USD-JPY)105.980.02+0.02%7:22 PM
Yuan (USD-CNY)6.9618-0.0062-0.09%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,647.5022.50+0.15%3:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 10/8/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak menguat, didukung data pabrikan China yang kembali ke level sebelum pandemi, serta tanda-tanda meningkatnya permintaan energi. Pasar juga merespons positif harapan untuk kesepakatan untuk lebih banyak stimulus ekonomi terkait virus korona di AS.

CEO Saudi Aramco, Amin Nasser, melihat permintaan minyak  rebound  di Asia karena ekonomi secara bertahap mulai dibuka kembali. Deflasi pabrik China berkurang pada Juli, mendorong kenaikan harga minyak global dan aktivitas industri meningkat menuju level sebelum pandemi. Jumat lalu, Irak mengatakan akan memangkas produksi minyaknya sebanyak 400.000 barel per hari pada Agustus dan September untuk mengkompensasi kelebihan produksi dalam tiga bulan terakhir, sekaligus mematuhi kesepakatan pemotongan produksi minyak oleh OPEC +.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 82 sen (1,9%) menjadi USD45,22 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 72 sen (1,7%) menjadi USD41,94 per barel.
Harga emas di bursa COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi turun dari level tertinggi sepanjang masa USD2.072,50 per ounce pada sesi Jumat karena dolar menguat dan investor menunggu kesepakatan tentang stimulus AS. Investor juga menunggu perundingan perdagangan AS-China yang akan digelar jelang akhir pekan ini. Emas mendapat sedikit dorongan di awal sesi setelah Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, mengatakan kesepakatan RUU bantuan virus korona dapat diraih pekan ini.

Harga emas menghapus kenaikannya setelah Mnuchin menolak untuk mengatakan kapan pembicaraan dapat dilanjutkan. Emas sudah melonjak 34% sepanjang tahun ini. Harga logam berharga lainnya; perak melesat 3,2% menjadi USD29,20 per ounce, platinum melejit 2,8% menjadi USD988,53, dan palladium naik 2,7% menjadi USD2.234,59.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,2% menjadi USD2.030,26 per ounce.

  • Harga emas berjangka naik 0,6% menjadi USD2.039,70 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author