Bursa Sore: Walau Sempat Bergejolak, Laju IHSG Belum Terhalang

Bursa Sore: Walau Sempat Bergejolak, Laju IHSG Belum Terhalang

Posted by Written on 05 August 2020


Ipotnews IHSG makin mendaki ke zona hijau pada akhir perdagangan hari Rabu (05/8). IHSG merayap naik sebesar 1,03 persen atau 52 poin ke level 5.127. IHSG berhasil menguat meski terdapat sentimen pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2020 yang turun 5,32 persen.

Indeks LQ45 +1,49% ke 801.

Indeks IDX30 +1,49% ke 437.

Indeks IDX80 +1,63% ke 114.

Jakarta Islamic Indes (JII) +1,95% ke 558.

Indeks Kompas100 +1,34% ke 1.032.

Indeks Sri Kehati +1,29% ke 323.

Indeks SM Infra18 +2,18% ke 252.

Saham Teraktif: KAEFPSABMDKABBRIFRENINAFTOWR

Saham Top Gainers LQ45: MDKAANTMINCOPTPPUNTRICBPINDF

Saham Top Losers LQ45: BBCATKIMHMSPTBIGCPINAKRABTPS

Nilai transaksi Rp9,33 triliun. Volume perdagangan sebanyak 103,89 juta lot saham. Investor asing net sell Rp435,81 miliar.

Nilai tukar rupiah menguat 0,206 persen ke level Rp14.520 terhadap USD (03.30 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia bergerak mixed pada perdagangan hari Rabu (05/8) seiring ketidakpatian stimulus terkait krisis pandemi corona di USA.

"Kegagalan untuk menyepakati stimulus akan memukul ekonomi USA pada saat data menunjukkan kehilangan beberapa momentum," ujar Tapis Strickland, Analis pada lembaga National Australia Bank yang berbasis di Melbourne seperti dikutip CNB.

Market saham Tiongkok berakhir ke zona positif. Indeks Shanghai Composite menguat 0,17 persen ke 3.377. Sementara Indeks Shenzhen Component bertambah 0,725 persen ke posisi 13.960. Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong mengekor penguatan tersebut. Hang Seng naik 0,4 persen saat final perdagangan.

Indeks sektor jasa di China periode Juli menunjukkan perlambatan. Indeks PMI sektor jasa tersebut ke level 54,1 lebih rendah dibanding periode Juni di level 58,4 poin. Namun angka tersebut masih berada di atas level 50 poin.
"Jika Anda melihat tren yang lebih luas, data makro di seluruh sektor di China telah membaik. Secara umum ekonomi Tiongkok telah pulih dari pandemi dan saya pikir itu akan menjadi sangat positif bagi pasar ekuitas," kata Suresh Tantia, Analis pada Credit Suisse untuk wilayah Asia Pasifik seperti dikutip Reuters.
Indeks Kospi (Korsel) menguat 1,4 persen dan ditutup ke 2.311. Bursa saham Jepang ke zona merah. 
Indeks Nikkei 225 melorot 0,26 persen ke level 22.514 saat sesi akhir. Indeks Topix turun tipis ke level 1.554.
Market saham Australia berhasil terkoreksi turun setelah Indeks S&P/ASX200 melorot 0,6 persen di posisi 6.001. Patokan indeks market regional, MSCI Asia Pacific Index melaju 0,6 persen.
Indeks dolar AS melorot ke level 93,065 dari posisi sebelumnya di level 93,245.
Kurs yen menguat terhadap USD ke level 105,69 dari sesi sebelumnya di posisi 106,4.
Nilai tukar dolar Australia menguat ke level $0,7186 dari sesi sebelumnya di posisi $0,71.

Bursa Eropa
Market saham Eropa ke zona hijau saat menit-menit awal pada perdagangan hari Rabu (5/8) pagi waktu setempat. Hal ini terjadi seiring investor yang mencermati rilis kinerja emiten papan atas kuartal kedua. 
Sementara itu ketidakpastian meningkat tentang kemajuan negosiasi paket stimulus di kongres USA.
Indeks DAX (Jerman) +0,77% pada level 12.698.
Indeks FTSE (Inggris) +0,87% di posisi 6.088.
Indeks CAC (Perancis) +0,96% ke level 4.936.

Minyak
Harga minyak bangkit pada perdagangan sesi sore hari Rabu (05/8) di pasar komoditas Asia. Kenaikan tersebut setelah data stok minyak di USA memperlihatkan penurunan signifikan. Meskipun demikian kenaikan harga minyak dibatasi oleh kekhawatiran demand BBM terkait kasus infeksi virus corona yang memuncak di seluruh dunia.
Minyak WTI naik 26 sen ke level USD41,96 per barel. Sedangkan minyak Brent menguat 31 sen ke posisi USD44,74 per barel. (07.13 GMT)

(cnbc/reuters/idx/)

Sumber : Admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author