Bursa Siang: Pelaku Pasar Tunggu Sikap The Fed, IHSG Dan Market Regional Melambat

Bursa Siang: Pelaku Pasar Tunggu Sikap The Fed, IHSG Dan Market Regional Melambat

Posted by Written on 29 July 2020


Ipotnews IHSG berlanjut ke zona merah pada akhir perdagangan sesi 1 hari Rabu (29/7). IHSG melambat sebesar 0,22 persen atau 12 poin menjadi 5.101.

Indeks LQ45 -0,59% ke 794.

Indeks IDX30 -0,66% ke 433.

Indeks IDX80 -0,51% ke 113.

Jakarta Islamic Indes (JII) -0,39% ke 549.

Indeks Kompas100 -0,38% ke 1.023.

Indeks Sri Kehati -0,78% ke 320.

Indeks SM Infra18 -0,54% ke 251.

Saham Teraktif: KRASBRISIPTVFRENBTPSBBNITKIM

Saham Top Gainers LQ45: BTPSINKPTKIMGGRMACESHMSPKLBF

Saham Top Losers LQ45: BBRIWIKAPTBASRILINCOMNCNLPPF

Nilai transaksi Rp4,29 triliun. Volume perdagangan sebanyak 57,16 juta lot saham. Investor asing net sell Rp184,19 miliar.

Nilai tukar rupiah melorot 0,28 persen ke level Rp14.520 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia kembali bergerak variatif di sesi siang pada perdagangan hari Rabu (29/7). Para pemodal bersikap wait and see keputusan suku bunga acuan the Fed.

"The Fed akan menjadi fokus pelaku pasar dalam 24 jam ke depan," kata Kim Mundy, Analis pada Commonwealth Bank of Australia seperti dikutip CNBC . Menurut dia, the Fed diperkirakan masih akan bersikap dovish dan mengakui bahwa prospek ekonomi USA telah memburuk sejak pertemuan 11 Juni.

Market saham Tiongkok ke zona hijau sekaligus memimpin penguatan regional. Indeks Shanghai Composite naik 1,05 persen. Sementara Indeks Shenzhen Component naik 1,854 persen. Indeks Hang Seng (Hong Kong) naik 0,12 persen.

Sedangkan Indeks Nikkei 225 (Jepang) dan Indeks Topix melemah masing-masing 1,02 persen. Di pasar saham Korsel, Indeks Kospi naik 0,2 persen.
Indes S&P/ASX200 melemah sebagian. Patokan indeks market regional, MSCI Asia Pacific Index melandai.
Inflasi Australia periode Juni turun 1,9 persen. Chief Economist Australia's Bureau of Statistics (ABS) Bruce Hockman mengatakan angka inflasi tersebut adalah penurunan tersignifikan secara kuartalan dalam 72 tahun terakhir.
Indeks dolar AS drop tipis ke level 93,681 dari posisi sebelumnya di level 93,799.
Kurs yen menguat terhadap USD ke level 105,04 dari sesi sebelumnya di posisi 105,60
Nilai tukar dolar Australia menguat ke level $0,7164 dari sesi sebelumnya di posisi $0,71.

Minyak
Harga minyak menguat tipis pada perdagangan hari Rabu (29/7) pagi. Kenaikan tipis ini menyusul data industri yang menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah di USA turun berlawanan dengan perkiraan. Ini memberikan dorongan bagi pasar di tengah kenaikan kasus virus corona di USA dan negara lainnya.
Minyak WTI naik tipis 2 sen ke level USD41,06 per barel. Sedangkan minyak Brent melaju 14 sen ke posisi USD43,36 per barel. (03.26 GMT)

(cnbc/reuters/idx/)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author