Bursa Sore: Aksi Ambil Untung Membuat IHSG Tertekan ke Zona Merah

Bursa Sore: Aksi Ambil Untung Membuat IHSG Tertekan ke Zona Merah

Posted by Written on 24 July 2020


Ipotnews - Dihantam aksi jual IHSG turun signifikan pada akhir perdagangan hari Jumat (24/7). IHSG melorot sebesar -1,21 persen atau 63 poin ke posisi 5.082.

Indeks LQ45 -1,91% ke 791.

Indeks IDX30 -1,91% ke 431.

Indeks IDX80 -1,79% ke 112.

Jakarta Islamic Indes (JII) -1,37% ke 553.

Indeks Kompas100 -1,64% ke 1.020.

Indeks Sri Kehati -1,67% ke 318.

Indeks SM Infra18 -2,09% ke 247.

Saham Teraktif: FRENKAEFPURATLKMKLBFSMBRINAF

Saham Top Gainers LQ45: INCOSCMA

Saham Top Losers LQ45: PWONANTMBRPTACESTOWRINTPSRIL

Nilai transaksi Rp8,38 triliun. Volume perdagangan sebanyak 135,82 juta lot saham. Investor asing net sell Rp739,88 miliar.

Nilai tukar rupiah naik tipis 0,06 persen ke level Rp14.540 terhadap USD (03.30 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia tergelincir pada perdagangan hari Jumat (24/7) seiring ketegangan antara USA dan China yang memburuk.

Untuk pasar saham, suasana menjadi kelabu setelah China memerintahkan USA menutup konsulatnya di Chengdu. Perintah China merupakan tindakan balasan setelah USA memerintahkan China menutup konsulatnya di Houston pada awal pekan ini.

"Untuk saat ini risiko konflik USA-China siap memperkuat bias negatif yang telah ada di sesi perdagangan Asia sebelumnya," kata Vishnu Varathan analis pada Mizuho Bank seperti dikutip CNBC.

Tekanan terjadi di bursa saham Tiongkok hingga finis sesi. Indeks Shanghai Composite turun 3,86 persen ke 3.196. Sementara Indeks Shenzhen Composite juga tumbang sebesar 5 persen 2.138. Indeks Shenzhen Component melorot 5,31 persen ke 12.935.

Bursa saham Hong Kong mengekor pelemahan tersebut. Indeks Hang Seng turun 2,51 persen seiring pelemahan yang terjadi pada saham-saham teknologi unggulan. Harga saham Tencent turun 5,57 persen. Alibaba turun 3,16 persen.
Pasar saham Asia lain seperti pada Indeks S&P/ASX200 Australia tumbang 1,16 persen ke level 6.024. Saham-saham subsektor finansial dan saham terkait minyak menghambat laju pasar saham Australia.
Market saham Korsel juga melemah setelah Indeks Kospi turun 0,71 persen ke posisi 2.200. Bursa saham Jepang libur. Indeks acuan Asia, MSCI Asia Pacific Index turun 1,89 persen.
Indeks dolar AS melemah ke level 94,611 dari posisi sebelumnya di level 95.
Kurs yen menguat terhadap USD ke level 106,25 dari sesi sebelumnya di posisi 107.
Nilai tukar dolar Australia melemah di level $0,7077 dari sesi sebelumnya di posisi $0,71.

Bursa Eropa
Market saham Eropa melemah saat menit-menit awal pada perdagangan hari Jumat (24/7) pagi waktu setempat seiring ketegangan politik antara USA dan China terus membebani sentimen.
Indeks DAX (Jerman) -1,93% pada posisi 12.849.
Indeks FTSE (Inggris) -1,52% ke level 6.116.
Indeks CAC (Perancis) -1,63% di posisi 4.951.

Minyak
Harga minyak berbalik arah melemah pada perdagangan hari Jumat (24/7) sore setelah menguat saat sesi pagi. Pelemahan harga minyak ini mengabaikan katalis positif pelemahan dolar AS. Tekanan terhadap USD seiring tensi USA dan China meningkat.
Minyak WTI turun 28 sen ke level USD40,79 per barel. Sedangkan minyak Brent melemah 25 sen ke posisi USD43,06 per barel. (07.13 GMT)

(cnbc/reuters/idx/)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author