Bursa Siang: IHSG Melaju Mulus, Market Regional Tertekan Ambil Untung

Bursa Siang: IHSG Melaju Mulus, Market Regional Tertekan Ambil Untung

Posted by Written on 22 July 2020


Ipotnews - Penguatan IHSG berlanjut pada akhir perdagangan sesi 1 hari Rabu (22/7). IHSG melaju +0,28 persen (+14 poin) ke level 5.128.

Indeks LQ45 +0,51% ke 804.

Indeks IDX30 +0,58% ke 436.

Indeks IDX80 +0,61% ke 114.

Jakarta Islamic Indes (JII) +0,50% ke 561.

Indeks Kompas100 +0,34% ke 1.034.

Indeks Sri Kehati +0,62% ke 322.

Indeks SM Infra18 +1,42% ke 252.

Saham Teraktif: PURAKLBFPGASPSABKAEFBWPTBBRI

Saham Top Gainers LQ45: AKRAKLBFUNTRPGASBMRITBIGANTM

Saham Top Losers LQ45: BBCACPINTOWREXCLBBTNJPFAJSMR

Nilai transaksi Rp4,67 triliun. Volume perdagangan sebanyak 61,45 juta lot saham. Investor asing net sell Rp117,67 miliar.

Nilai tukar rupiah menguat 0,204 persen ke level Rp14.650 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia melemah di sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (22/7). Namun pasar saham China melawan trend. Harga emas naik ke level tertinggi dalam 9 tahun terakhir sementara dolar AS melemah setelah para pemimpin UE mencapai kesepakatan paket stimulus senilai USD2 triliun. Paket dana stimulus tersebut adalah tertinggi sepanjang sejarah.

Sentimen market telah terdorong setelah 27 pemimpin Uni Eropa mencapai terobosan kesepakatan stimulus fiskal baru menyusul negosiasi marathon di Brussels selama 4 hari.

Komisi Eropa telah ditugaskan untuk memanfaatkan pasar keuangan untuk memperoleh 750 miliar euro atau USD857 miliar. Dana tersebut akan didistribusikan di antara negara-negara UE dan sektor yang paling terkena dampak pandemi virus corona dengan skema hibah dan utang.

UE mengatakan anggaran berikutnya inisiatif pendanaan antara 2021 dan 2027 dengan jumlah total 1,074 triliun euro. Lalu digabung dengan skema sebelumnya mengantarkan investasi mendatang menjadi sebesar 1,824 triliun euro.

"Paket stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya kemungkinan akan mendorong suku bunga riil lebih rendah, booming untuk aset yang tidak menghasilkan seperti emas. Ini juga terjadi di tengah lonjakan kasus baru virus corona yang mengancam akan menggagalkan pemulihan ekonomi karena pemerintah melonggarkan lockdown," kata Analis ANZ Research Hayden Dimas, seperti dikutip CNBC.

Bursa saham China ke zona hijau. Indeks Shanghai Composite naik 1,79 persen. Indeks Shenzhen Composite naik 1,49 persen. Indeks Shenzhen Component naik 2 persen.

Adapun di bursa saham Hong Kong, Indeks Hang Seng melaju positif sebesar 0,37 persen.
Di bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 kehilangan 0,37 persen. Begitu pula Indeks Topix melorot 0,19 persen. Aktivitas manufaktur Jepang periode Juli kembali terkontraksi. Pelemahan ini merupakan ketiga belas kalinya secara beruntun.
Indeks Kospi di pasar saham Korsel menguat 0,11 persen. Tidak demikian dengan pasar Australia. Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia melemah 1 persen. Penjualan ritel Australia periode Juni naik 2,4 persen seiring pembukaan kembali aktivitas ekonomi.
Indeks dolar AS melemah ke level 95,123 dari posisi sebelumnya di level 96.
Kurs Yen terhadap USD menguat ke level 106,81 dibanding sesi sebelumnya pada posisi 107 yen.
Nilai tukar dolar Australia naik tipis ke $0,7128 dari sesi sebelumnya di $0,70.

Minyak
Harga minyak melorot pada perdagangan hari Rabu (22/7) pagi seiring data memperlihatkan persediaan minyak di USA lebih tinggi dari ekspektasi yang mana kasus virus corona terus meningkat, berpotensi terus merusak demand di negara tersebut.
Minyak WTI naik drop 33 sen ke level USD41,59 per barel. Sedangkan minyak Brent melemah 32 sen ke posisi USD44 per barel. (01.56 GMT)

(cnbc/reuters/idx/)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author