Bursa Pagi: Kandidat Vaksin Covid-19 Angkat Pasar Global, Dukung Potensi Penguatan IHSG

Bursa Pagi: Kandidat Vaksin Covid-19 Angkat Pasar Global, Dukung Potensi Penguatan IHSG

Posted by Written on 21 July 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Selasa (21/7), dibuka menguat melanjutkan tren kenaikan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, didukung sentimen positif berita kemajuan uji klinis kandidat vaksin virus korona dari beberapa pengembang.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,7%. Pergerakan indeks berlanjut melaju 0,89% (53,70 poin) ke level 6.055,30 pada pukul 8:00 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak meningkat 0,69% (157,46 poin) ke posisi 22.874,94, setelah dibuka naik 0,63%, dan Topix bertambah 0,17%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melompat 0,94% dan berlanjut melaju 0,83% ke level 2.216,51.

Bursa saham Hongkong dan China juga dibuka melaju. Indeks Hang Seng melonjak 1,79% (449,14 poin) ke level 25.507,13 pada pukul 8:45 WIB. Indeks Shanghai Composite naik 0,49%menjadi 3.330,26.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks di bursa saham global dan regional, setelah kandas di zona merah pada sesi perdagangan kemarin, melorot 0,56% ke level 5.051. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange anjlok 1,27% menjadi USD18,60.

Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpotensi menguat dengan sinyal positif. Sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi  bullish   spinning  di area netral, di ambang zona negatif.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, perkembangan positif dari usaha penemuan vaksin Covid19 dan menguatnya sebagian besar harga komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Di sisi lain masih cenderung tertekannya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpeluang menjadi sentimen negatif.

IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan  support  di level 5,010 dan  resistance  di level 5,090.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: ICBP (Buy). Support: Rp9,200, Resist: Rp9,475, EXCL (Buy). Support: Rp2,820 Resist: Rp2,920, 

    ACES (Buy on Weakness). Support: Rp1,500 Resist: Rp1,600, TINS (Buy on Weakness). Support: Rp620 Resist: Rp640.

  • ETF: XPDV (Buy on Weakness). Support: Rp896, Resist: Rp914, XIHD (Buy on Weakness). Support: Rp225, Resist: Rp231, XPSG (Buy on Weakness). Support: Rp446, Resist: Rp456.

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir menguat, saham Amazon memimpin kenaikan saham raksasa teknologi lainnya. Pedagang juga mempertimbangkan prospek vaksin virus korona potensial dan lebih banyak stimulus fiskal AS. Awal tahun ini, Gedung Putih menandatangani paket stimulus senilai sekitar USD2 triliun yang memperluas tunjangan pengangguran, yang antara lain mencakup cek USD600 per minggu. Namun, pembayaran tambahan tersebut akan berakhir bulan ini.

Saham Pfizer naik 0,6% dan Bio N Tech melonjak 3,4%, setelah melaporkan data awal yang positif tentang kandidat vaksin virus korona. Kandidat vaksin dari Universitas Oxford dan Astra Zeneca menunjukkan respons kekebalan positif dalam percobaan tahap awal. Amazon melonjak 7,9% setelah analis Goldman Sachs menaikkan target harga sahamnya. Facebook dan Netflix naik lebih dari 1%, sementara Apple dan Alphabet melaju 2,1% dan 3,1%. Saham Microsoft melejit 4,3%. Perusahaan jasa perminyakan Halliburton melompat 2,5 % meski melaporkan kerugian kuartalan. Noble Energy melonjak 5,4% karena Chevron mengumumkan rencana akuisisi perusahaan itu. Saham Chevron anjlok 2,2%.

  • S&P 500 melompat 0,84% (27,11 poin) ke posisi 3.251,84.

  • Nasdaq Composite melesat 2,51% (263,90 poin) ke level 10.767,09.

  • Dow Jones Industrial Average menguat 0,03% (8,92 poin) menjadi 26.680,87.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup cenderung menguat, investor bereaksi terhadap hasil yang positif dari beberapa kandidat vaksin virus korona. Vaksin virus korona potensial yang dikembangkan Universitas Oxford dengan Astra Zeneca menghasilkan respons kekebalan yang kuat dalam uji coba manusia tahap awal. 

Saham Astra Zeneca melonjak lebih dari 1%. Perusahaan farmasi Synairgen mengklaim bahwa uji klinis perawatan pernafasannya mengurangi jumlah pasien Covid-19 yang dirawat intensif di rumah sakit. FTSE 100 melemah terbebani ketegangan Inggris-China.

Indeks STOXX 600 meningkat 0,75% menjadi 375,51, dipimpin kenaikan harga saham sektor konstruksi dan material sebesar 1,4%. Saham Ubi Banca melambung 14% setelah Intesa Sanpaolo meningkatkan tawaran pengambilalihan. Saham Philips naik lebih dari 5% karena kinerja yang lebih baik dari perkiraan. Natixis anjlok lebih dari 7% setelah pemilik BPCE mengatakan tidak berniat mengajukan  tender offer  untuk memiliki lebih banyak saham bank Prancis itu. Sementara itu, investor memantau perundingan Uni Eropa di Brussel, tentang usulan dana pemulihan 750 miliar euro. Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menyuarakan harapan tercapainya kompromi.

DAX 30 Jerman melaju 0,99% (127,31 poin) ke level 13.046,92.

CAC 40 Prancis naik 0,47% (23,76 poin) ke posisi 5.093,18.

FTSE 100 Inggris turun 0,46% (-28,78 poin) menjadi 6.261,52.


Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir melemah di tengah penguatan euro diwarnai harapan untuk kesepakatan segera mengenai dana pemulihan bagi perekonomian Uni Eropa bernilai sekitar 750 miliar euro. Berita positif mengenai vaksin Covid-19 potensial menambah optimisme pasar secara keseluruhan, dan mengangkat mata uang berisiko, seperti dolar Australia dan Selandia Baru. Kongres AS bersiap untuk menghadapi pertarungan usulan RUU stimulus yang dapat meningkatkan penawaran  safe-haven  bagi dolar

Presiden Dewan Uni Eropa, Charles Michel, meyakini proposal baru berupa dana hibah 390 miliar euro dan 360 miliar euro berupa utang, bisa menjadi dasar bagi kesepakatan yang penting guna menghilangkan keraguan tentang masa depan blok tersebut. Analis mengatakan semakin kecil jumlah dana hibah Uni Eropa, semakin besar euro akan melemah..Indeks Dolar AS (Indeks DXY), ukuran kurs  greenback  terhadap sekeranjang mata uang enam negara maju, turun 0,11% menjadi 95,832.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.14530.0005+0.04%7:31 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.26620.0001+0.01%7:30 PM
Yen (USD-JPY)107.24-0.03-0.03%7:30 PM
Yuan (USD-CNY)6.9836-0.0088-0.13%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,785.0082.50+0.56%3:55 AM

Sumber : Bloomberg.com, /2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak menguat. Pengumuman tentang potensi vaksin Covid-19 dan berlanjutnya pembicaraan mengenai pendanaan darurat Uni Eropa mengalahkan berita lonjakan kasus infeksi virus korona di banyak negara. Lebih dari 14,5 juta orang terinfeksi virus korona secara global dan lebih dari 604.000 meninggal karena Covid-19, menurut  Reuters. 

Vaksin virus korona eksperimental yang dikembangkan Astra Zeneca dan Universitas Oxford Inggris dinilai aman dan menghasilkan respons kekebalan dalam uji klinis tahap awal. Pabrikan obat Amerika, Pfizer, dan CanSino Biologics China juga melaporkan respons positif untuk kandidat vaksin mereka.Investor mencermati KTT Uni Eropa, para pemimpin kawasan itu menunjukkan tanda-tanda awal kompromi guna menyepakati usulan dana 750 miliar euro untuk menghidupkan kembali perekonomian.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent, naik 15 sen (0,35%) menjadi USD43,29 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI, naik 22 sen (0,54%) menjadi USD40,81 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup lebih tinggi, setelah melonjak ke level tertinggi sejak September 2011, di tengah lonjakan infeksi Covid-19 dan harapan untuk peningkatan langkah-langkah stimulus mendukung permintaan  safe-haven.  Para ahli di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS memperingatkan bahwa kasus dan kematian dapat meningkat pada musim gugur dan musim dingin ini.

Analis mengatakan, emas mendapatkan popularitas karena didukung semua aspek inflasi: kurva imbal hasil, pencetakan uang, kekhawatiran tentang ekonomi dan Covid. Harga logam mulia lainnya; perak melambung 2,3% menjadi USD19,76 per ounce, Palladium melesat 2,1% menjadi USD2.063,51, dan platinum naik 0,6% menjadi USD842,60.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,4% menjadi USD1.815,34 per ounce.

  • Harga emas berjangka menguat 0,4% menjadi USD1.817,40 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author