Bursa Sore: Aksi Beli Pemodal Asing Gagal Selamatkan IHSG Dari Pelemahan

Bursa Sore: Aksi Beli Pemodal Asing Gagal Selamatkan IHSG Dari Pelemahan

Posted by Written on 20 July 2020


Ipotnews IHSG tergelincir hingga pada sesi akhir perdagangan hari Senin (20/7). IHSG terpangkas -0,56 persen (-29 poin) ke level 5.051.

Indeks LQ45 -0,88% ke 785.

Indeks IDX30 -0,85% ke 429.

Indeks IDX80 -0,94% ke 111.

Jakarta Islamic Indes (JII) -0,66% ke 553.

Indeks Kompas100 -0,66% ke 1.016.

Indeks Sri Kehati -0,61% ke 315.

Indeks SM Infra18 -0,87% ke 243.

Saham Teraktif: PURABWPTBBRIBBNILSIPTOWRTLKM

Saham Top Gainers LQ45: KLBFSMGRINDFEXCLICBPBBCAUNVR

Saham Top Losers LQ45: UNTRHMSPERAABRPT,GGRMAKRATOWR

Nilai transaksi Rp6,60 triliun. Volume perdagangan sebanyak 91,56 juta lot saham. Investor asing net buy Rp243,57 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah -0,62 ke level Rp14.710 terhadap USD (03.30 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia melemah pada perdagangan hari Senin (20/7) seiring lonjakan kasus virus corona global. Lonjakan tersebut menunggu upaya Uni Eropa dan USA untuk menyatukan bersama rencana stimulus fiskal untuk memerangi pandemi.

Fokus investor ke arah KTT Uni Eropa dimana para pemimpin Eropa melakukan negosiasi skema menghidupkan kembali ekonomi yang diperparah oleh pandemi virus corona.

"Komitmen para pemimpin Uni Eropa dalam memperluas negosiasi dan melaporkan pembicaraan lebih lanjut jika tidak ada kesepakatan yang dicapai hari ini, menunjukkan keinginan untuk memiliki dana pemulihan dalam beberapa bentuk," kata Analis NAB, Tapas Strickland seperti dikutip Reuters.

Namun kemungkinan hal itu akan menjadi jalan sangat panjang dan berliku sebelum tercapai kesepakatan, kata Tapas menambahkan.

Di USA, Kongres akan memulai perdebatan skema paket stimulus pada pekan ini. Beberapa negara bagian USA di Selatan dan Barat menerapkan lockdown lagi untuk mengendalikan penyebaran virus corona.

Pasar saham Tiongkok melawan tren regional karena berada di teritori positif hingga akhir sesi. Indeks

Shanghai Composite naik 3,11 persen ke 3.314. Indeks Shenzhen Composite menguat 2,68 persen ke 2.216. 
Indeks Shenzhen Component menguat 2,55 persen ke level 13.448.
Pada pekan lalu, regulator China meningkatkan batas besaran perusahaan asuransi dapat investasi di pasar modal hingga 45 persen. Kebijakan ini sebagai upaya membawa lebih banyak dana jangka panjang masuk ke pasar.
Di sisi lain Otoritas moneter China mempertahankan suku bunga acuan kredit 1 dan 5 tahun seiring perekonomiannya yang terus pulih pasca krisis virus corona. Data pertumbuhan ekonomi China yang dirilis pekan lalu sebesar naik 3,2 persen di kuartal kedua. Angka tersebut lebih baik dari perkiraan para analis naik sebesar 2,5 persen.
Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong anjlok 0,38 persen setelah terjadi lonjakan kasus baru infeksi virus corona sebanyak 100 dalam waktu 24 jam pekan lalu. Hong Kong menerapkan pembatasan sosial lagi.
Pemimpin eksekutif Hong Kong, Carrie Lam mengatakan situasi telah sangat serius dan tidak ada sinyal penularan tersebut dapat terkontrol.
Di bursa Jepang, Indeks Nikkei 225 naik tipis sebesar 0,09 persen ke 22.717 setelah melorot di sesi pagi. Indeks Topix mengekor penguatan tersebut, naik 0,20 persen ke level 1.577.
Ekspor Jepang periode Juni turun 26,2 persen. Angka ini merupakan penurunan lebih buruk dari perkiraan para analis yang memproyeksikan penurunan sebesar 24,9 persen. Sementara itu impor Jepang turun 14,4 persen namun di bawah perkiraan turun sebesar 16,8 persen.
Di periode Mei, ekspor Jepang turun 28,3 persen, penurunan terburuk sejak krisis keuangan global seiring ekspor mobil Jepang ke USA jatuh. Terkait hal tersebut, saham otomotif di bursa Jepang melemah. Saham Nissan turun 3 persen. Mitsubishi Motor turun 1,77 persen. Suzuki turun 3,64 persen.
Adapun di bursa Australia, Indeks S&P/ASX200 turun 0,54 persen ke level 6.001 seiring koreksi yang menekan saham-saham keuangan. Indeks Kospi (Korsel) juga melorot, turun 0,14 persen ke 2.198.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) melemah tipis 0,09 persen.
Indeks dolar AS terkoreksi ke level 95,876 dari sesi sebelumnya pada level 96 poin.
Kurs yen tertekan tipis ke 107,25 dari sesi sebelumnya yang bergerak di antara di level 107 dan 106.
Kurs dolar Australia menguat ke level $0,70 dibanding sesi sebelumnya di level $0,6983.

Bursa Eropa
Market saham Eropa tertekan saat menit-menit awal pada perdagangan hari Senin (20/7) pagi waktu setempat.
Pelemahan ini terjadi setelah KTT Uni Eropa pada akhir pekan gagal menyepakati dana pemulihan miliaran euro guna membantu negara-negara UE pulih dari krisis wabah virus corona. Pan European Stoxx 600 Index turun 0,6 persen.
Indeks DAX (Jerman) -0,51% pada posisi 12.853.
Indeks FTSE (Inggris) -0,66% ke level 6.248.
Indeks CAC (Perancis) -0,76% di posisi 5031.

Minyak
Harga minyak tergelincir jatuh pada perdagangan hari Senin (20/7) sore, seiring prospek bahwa pemulihan demand BBM dapat turun akibat lonjakan kasus infeksi baru virus corona di seluruh dunia.
Minyak WTI melorot 34 sen ke level USD40,25 per barel. Sedangkan minyak Brent down 36 sen ke posisi USD42,78 per barel. (06.53 GMT)

(cnbc/reuters/idx/)

Sumber : Admin
 #YukNabungETF

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author