Bursa Siang: IHSG Menguat, China-USA Panas Lagi Tekan Market Regional

Bursa Siang: IHSG Menguat, China-USA Panas Lagi Tekan Market Regional

Posted by Written on 14 July 2020


Ipotnews IHSG menuju zona hijau pada tutup perdagangan sesi 1 hari Selasa (14/7) setelah berayun kencang di sepanjang sesi. IHSG mendaki naik +0,13 persen (+6 poin) ke level 5.071.

Indeks LQ45 +0,60% ke 796.

Indeks IDX30 +0,69% ke 434.

Indeks IDX80 +0,47% ke 112.

Jakarta Islamic Indes (JII) +0,53% ke 554.

Indeks Kompas100 +0,47% ke 1.021.

Indeks Sri Kehati +0,57% ke 320.

Indeks SM Infra18 +0,52% ke 247.

Saham Teraktif: BRISDOIDINDYTOWRSMBRBBRIPTBA

Saham Top Gainers LQ45: KLBFBRPTINTPBBRISMGR,PWONICBP

Saham Top Losers LQ45: GGRMHMSPACESINDFAKRASRILMNCN

Nilai transaksi Rp3,76 triliun. Volume perdagangan sebanyak 58,37 juta lot saham. Investor asing net sell Rp19,89 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah -0,07 ke level Rp14.360 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia ke zona merah di sesi siang pada perdagangan hari Selasa (14/7) seiring ketegangan perdagangan China dan USA. Sementara faktor kebijakan pembatasan aktivitas baru di California menjaga optimisme investor karena periode rilis kinerja emiten yang sedang berlangsung.

USA pada hari Senin pekan ini menolak klaim China terhadap sumber daya lepas pantai di Laut China Selatan. Sikap yang mendorong kemarahan Beijing. Pemerintah USA juga berencana membatalkan perjanjian audit 2013 yang dapat memberi tindakan keras lebih luas terhadap perusahaan-perusahaan China yang terdaftar di USA.

"Ini bukan hanya tempo yang meningkat tetapi aspek dari begitu banyak bidang yang ditarik ke perselisihan," ujar Vishnu Varathan, Analis pada Mizuho Bank di Singapura seperti dikutip Reuters.

Pasar saham Tiongkok melorot ke area negatif saat sesi siang. Indeks Shanghai Composite drop 1,28 persen. Indeks Shenzhen Component melemah 2,122 persen.

Ekspor China (dalam denominasi yuan) periode Juni naik 4,3 persen. Sedangkan impor naik 6.2 persen. Sedangkan data ekspor dalam denominasi dolar akan dirilis selanjutnya.
Tekanan juga melanda pasar saham Tokyo, Jepang. Indeks Nikkei 225 melemah 0,84 persen. Sementara di pasar saham yang sama Indeks Topix melemah 0,48 persen. Di bursa Korsel, Indeks Kospi melemah 0,52 persen.
Pelemahan juga melanda market saham Australia. Indeks S&P/ASX200 turun 0,76 persen. Adapun benchmark pasar saham regional, Indeks MSCI Asia Pasifik melemah 1,34 persen.
Indeks Straits Times di bursa saham Singapura turun 0,84 persen. Pertumbuhan ekonomi Singapura kuartal II turun 12,6 persen, demikian menurut perkiraan Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura dalam rilisnya hari ini.
Indeks dolar AS naik tipis ke level 96,577 dari sesi sebelumnya pada level 96,3 poin.
Kurs yen melemah ke 107,21 dari sesi sebelumnya di level 106,8 yen.
Kurs dolar Australia drop ke level $0,6934 dibanding sesi sebelumnya di level $0,698.

Minyak
Harga minyak melemah lagi pada perdagangan hari Selasa (14/7) pagi di tengah kekhawatiran bahwa kebijakan keras baru pada dunia bisnis dengan tujuan membendung lonjakan kasus infeksi corona di California dan negara bagian USA lainnya dapat mengancam pemulihan demand terhadap BBM. Selain itu karena faktor ekspektasi bahwa OPEC plus akan melonggarkan pemangkasan produksi dari Agustus pada pertemuan mendatang.
Minyak WTI melemah 84 sen ke level USD39,26 per barel. Sedangkan minyak Brent turun 77 sen ke level USD41,95 per barel. (01.38 GMT)

(cnbc/reuters/idx/)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author