Bursa Pagi: Asia-AS Bergerak Naik, IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan

Bursa Pagi: Asia-AS Bergerak Naik, IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan

Posted by Written on 02 July 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (2/7), dibuka menguat, mengikuti tren positif di bursa saham Wall Street, setelah muncul berita tentang hasil uji coba tahap awl vaksin virus korona pada manusia yang menyebutkan bahwa kandidat vaksin itu mampu menciptakan antibodi yang menetralisir virus. Indeks MSCI Asia ex-Jepang naik 0,16%.
Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200 Australia sebesar 0,44% menjelang rilis data perdagangan negara itu. Indeks melaju 0,53% (31,60 poin) ke posisi 5.966,00 pada pukul 8:20 WIB. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melompat 0,78% dan berlanjut naik 0,60% ke level 2.119,35.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak menguat tipis 0,06% (13,07 poin) menjadi 22.134,80, setelah dibuka naik 0,395 dan Topix dibuka meningkat 0,63%, di tengah lonjakan harga saham Softbank Group hingga 2%.
Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka menguat, mencapai 1,09% (265,47 poin) ke level 24.692,66 pada pukul 8:40WIB. Indeks Shanghai Composite, China melemah 0,04% menjadi 3.024,83.
Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren penguatan indeks di bursa saham Asia dan AS, setelah kembali membukukan kenaikan tipis pada sesi perdagangan kemarin, sebesar 0,18% menjadi 4.914. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melaju 1,33% menjadi USD18,24.
Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan proses kenaikan, didukung sejumlah indikator teknikal yang menunjukkan adanya potensi pergerakan yang positif mendekati area jenuh jual.
Tim Riset Indo Premier berpendapat, perkembangan positif dari upaya penemuan vaksin Covid19 oleh Pfizer dan BioNTech, serta solidnya data ekonomi AS diprediksi akan menjadi sentimen positif. Sementara itu menguatnya beberapa harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, nikel dan timah berpeluang menjadi tambahan sentimen positif di pasar.
IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatan dengan  support  di level 4,870 dan  resistance  di level 4,955.
Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;
  • Saham: PTBA (Buy). Support: Rp2,020, Resist: Rp2,160, MAPI (Buy). Support: Rp770 Resist: Rp800, 

    INDF (Buy). Support: Rp6,425 Resist: Rp6,625, AALI (Buy). Support: Rp8,100 Resist: Rp8,475.

  • ETF: XBNI (Buy). Support: Rp850, Resist: Rp866, XIPI (Buy). Support: Rp134, Resist: Rp137, 

    XIML (Buy). Support: Rp215, Resist: Rp219.


Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir cenderung menguat, sentimen pasar mendapat dorongan dari berita positif tentang vaksin virus korona dan data ekonomi AS yang kuat. Rilis data perusahaan jasa penggajian ADP menunjukkan perusahaan swasta mempekerjakan 2,4 juta pekerja pada Juni, dan jika dikombinasikan dengan 3 juta karyawan pada Mei, itu berarti seperempat dari 20 juta orang yang kehilangan pekerjaan selama periode Maret dan April karena pandemi, telah kembali bekerja.
Indeks manufaktur Institute for Supply Management melompat menjadi 52,6 persen pada Juni. Namun pabrikan otomotif papan atas, termasuk General Motors dan Fiat Chrysler, melaporkan penjualan mobil turun tajam pada kuartal kedua. Kandidat vaksin virus korona sedang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech menunjukkan pembentukan antibodi penawar. Saham Pfizer melonjak 3,2% dan saham BioNTech turun 3,9%. Saham Apple turun 0,2% setelah mengumumkan akan menutup kembali 30 toko lagi karena peningkatan kasus virus korona. 
Saham Amazon dan Netflix masing-masing meroket 4,4% dan 6,7%. FedEx melambung 11,7%. Saham GM turun 1,3%, Fiat Chrysler -3,3%, tapi Tesla melejit 3,7%.
  • S&P 500 naik 0,5% (15,57 poin) menjadi 3.115,86.

  • Nasdaq Composite melaju 0,95% (95,86 poin) ke posisi 10.154,63.

  • Dow Jones Industrial Average turun 0,3% (-77,91 poin) ke level 25.734,97.
Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup cenderung melemah, diwarnai respon positif terhadap berita tentang uji coba vaksin virus korona di AS. Indeks STOXX 600 naik 0,24% menjadi 361,19, namun sebagian besar indeks regional utama berakhir di zona merah. Pelaku pasar Eropa mencermati indikasi terbaru dari pemulihan ekonomi di China, Rabu, setelah survei swasta menunjukkan aktivitas manufaktur negara itu tumbuh lebih besar dari ekspektasi pada Juni lalu. Pfizer bekerja sama dengan BioNTech Jerman, merilis hasil positif dari uji coba manusia terhadap vaksin Covid-19.
Kontraksi sektor manufaktur Jerman mereda pada Juni, dengan PMI IHS Markit final, berada di posisi 45,2, melampaui perkiraan 44,6, dan naik dari 36,6 pada Mei lalu. Data total pengangguran di Jerman meningkat 69.000 pada Juni, melambat dari 237.000 yang tercatat pada Mei. Perusahaan bahan kimia Clariant, melesat lebih dari 7%. Broker Inggris, Hargreaves Landsown, anjlok lebih dari 5%.
  • DAX 30 Jerman turun 0,41% (-50,36 poin) menjadi 12.260,57.

  • FTSE 100 Inggris berkurang 0,19% (-11,78 poin) di posisi 6.157,96.

  • CAC 40 Prancis menyusut 0,18% (-9,05 poin) di level 4.926,94.

Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup melemah, terpengaruh rilis data ekonomi AS dan Eropa yang solid secara umum, sehingga mengurangi daya tarik dolar sebagai  safe-haven.  Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP, yang menunjukkan penggajian swasta AS sepanjang Juni meningkat 2,369 juta pekerjaan. Data Mei direvisi naik menjadi 3,065 juta, mengikuti rebound mengejutkan dalam data ketenagakerjaan yang dilaporkan pemerintah. Rilis indeks manufaktur AS periode Juni memperlihatkan adanya ekspansi, di level 52,6. Indeks PMI manufaktur zona euro dari IHS Markit bergerak mendekati 50 pada Juni.
Federal Reserve merilis risalah rapat kebijakan terakhirnya dan mengatakan prospek ekonomi AS masih sangat tidak pasti dan menegaskan bahwa pemulihan ekonomi secara penuh bergantung pada kendali terhadap virus korona.
Analis mengatakan  greenback  masih bisa menguat, karena lonjakan kasus Covid-19 dan potensi penguncian baru di sejumlah negara bagian AS. Indeks Dolar AS (Indeks DXY), ukuran kurs  greenback  terhadap sekeranjang mata uang enam negara maju, turun 0,2% menjadi 97,19.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.12510.000.00%7:35 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.2471-0.0004-0.03%7:35 PM
Yen (USD-JPY)107.42-0.05-0.05%7:35 PM
Yuan (USD-CNY)7.07060.0052+0.07%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,282.5017.50+0.12%3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 1/7/2020 (ET)

Komoditas
Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak menguat. setelah rilis data penurunan stok minyak mentah AS. Rilis serangkaian data manufaktur yang positif juga mendorong harga minyak, tetapi peningkatan kasus virus korona menghambat kenaikan. Meningkatnya aktivitas ekonomi global sepanjang Juni lalu juga mendukung harga. Aktivitas manufaktur Amerika  rebound , aktivitas pabrik di China tumbuh dengan laju yang lebih cepat, kontraksi sektor manufaktur Jerman melambat, dan aktivitas pabrik Prancis kembali ke jalur pertumbuhan.
Data Badan Informasi Energi menunjukkan persediaan minyak mentah AS pekan lalu, menyusut 7,2 juta barel, jauh lebih besar dari ekspektasi penurunan 710.000 barel, setelah mencapai rekor tertinggi selama tiga pekan berturut-turut. Sebagian besar penurunan juga dikaitkan dengan kenaikan produksi kilang setelah mengurangi operasi selama musim semi karena pandemi virus korona. Tingkat pemanfaatan kilang naik 0,9 poin persentase menjadi 75,5%, level tertinggi sejak awal April. Menurut survei Reuters, kesepakatan pembatasan pasokan OPEC + menghasilkan rata-rata 22,62 juta barel per hari pada Juni, turun 1,92 juta bph dari angka Mei yang direvisi.
  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 67 sen (1,5%) menjadi USD41,90 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 44 sen (1,1%) menjadi USD39,73 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup menurun tajam, terpukul oleh rilis ddata sektor manufaktur global dan meningkatnya harapan untuk vaksin Covid-19. Aktivitas manufaktur AS, China dan sejumlah negara Asia dan Eropa rebound pada Juni, mencapai level tertinggi dalam lebih dari satu tahun. BioNTech dan Pfizer melaporkan hasil positif uji coba tahap awal vaksin Covid-19 pada manusia.
Harga emas sudah melonjak lebih dari 13% pada kuartal kedua karena kekhawatiran gelombang kedua infeksi dan bank sentral global menggenjot stimulus serta mempertahankan suku bunga yang rendah.Mencerminkan permintaan investor yang tinggi, kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, meningkat 211,9 ton, atau hampir 22%, pada kuartal kedua. Harga logam mulia lainnya juga turun; perak anjlok 1,1% menjadi USD17,93 per ounce, palladium merosot 1,1% menjadi USD1.908,68, dan platinum turun 0,4% menjadi USD813,15.
  • Harga emas di pasar spot turun 0,6% menjadi USD1.770,57 per ounce.

  • Harga emas berjangka anjlok 1,1%, menjadi USD1.779,90 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author