Bursa Pagi: Global-Regional Menguat, IHSG Berpeluang Rebound

Bursa Pagi: Global-Regional Menguat, IHSG Berpeluang Rebound

Posted by Written on 24 June 2020


Ipotnews -Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (24/6), dibuka cenderung menguat, melanjutkan tren kenaikan indeks acuan pada penutupan bursa saham utama Eropa dan Wall Street. Kenaikan indeks didukung oleh klarifikasi penasehat Gedung Putih tentang hubungan dagang AS-China. Penguatan indeks dibayangi kenaikan data kasus Covid-19 di AS dan sejumlah negara. Indeks MSCI Asia ex-Jepang menguat 0,19%.

Perdagangan sahaam hari iini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,35%, diwarani penurunan harga minyak pada pembukaan pasar Asia. Indeks berlanjut menguat 0,42% (24,80 poin) ke posisi 5.979,20 pada pukul 8:15 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak naik 0,33% (73,84 poin) menjadi 22.622,89, setelah dibuka menguat 0,25% dan Topix bertambah 0,15%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka meningkat 0,88%, dan berlanjut melonjak 1,60% ke level 2.165,35.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka naik 0,51% (127,53 poin) ke level 25.034,87 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China dibuka menguat tipis 0,08% di posisi 2.972,98.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah gagal berlabuh di zona hijau pada sesi perdagangan kemarin, dan ditutup terkoreksi 0,47% menjadi 4.879. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 0,22% menjadi USD18,55.

Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpotensi mengalami pergerakan positif, berpeluang rebound. Secara teknikal, sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi  rebound , setelah tertahan di area negatif.

Tim Riset Indo Premier berpendapat,berlanjutnya kenaikan indeks di bursa Wall Street dan naiknya beberapa komoditas seperti CPO, nikel, timah dan emas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu berlanjutnya aksi jual asing, terkoreksinya harga batu bara dan cenderung melemahnya rupiah berpotensi menjadi katalis negatif penekan indeks.

IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan support di level 4,835 dan resistance di level 4,935. 

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: TLKM (Buy on Weakness). Support: Rp3,060, Resist: Rp3,200, 

    ANTM (Buy on Weakness). Support: Rp580 Resist: Rp610, SMGR (Buy). Support: Rp9,300 Resist: Rp9,750, BBCA (Buy). Support: Rp27,575 Resist: Rp28,450.

  • ETF: XMTS (Buy on Weakness). Support: Rp395, Resist: Rp405, XPDV (Buy on Weakness). Support: Rp360, Resist: Rp370, XIJI (Buy on Weakness). Support: Rp533, Resist: Rp550.

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup menguat, indeks Nasdaq Composite Index melesat ke rekor baru, dipimpin kenaikan harga saham Apple setelah pengumuman dari World Wide Developers Conference. Penguatan bursa Wall Street, juga dipengaruhi oleh klarifikasi penasihat perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro bahwa kesepakatan perdagangan AS-China belum berakhir. Presiden AS Donald Trump juga mencuit bahwa kesepakatan perdagangan dengan China tetap di tempatnya.

Harga saham Apple melonjak 2,1% mencapai level tertinggi sepanjang masa. Setelah meluncurkan sistem operasi yang baru dengan menggunakan prosesor buatan sendiri, meninggalkan Intel. Saham Facebook melejit 1,3%, Amazon melesat 1,9% lebih tinggi. Saham perbankan juga menguat ; JP Morgan Chase, Citigroup dan Bank of America semuanya naik setidaknya 0,7%.

  • Nasdaq Composite meningkat 0,74% (74,89 poin) ke level 10.131,37.

  • Dow Jones Industrial Average naik 0,5% (131,14 poin) ke posisi 26.156,10.

  • S&P 500 menguat 0,43% (13,43 poin) menjadi 3.131,29.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup menguat, meskipun rilis data PMI zona euro menunjukkan perbaikan pada Juni. Indeks PMI gabungan zona euro di Juni meningkat menjadi 47,5 dari 31,9 pada Mei, dan rekor terendah 13,6 pada April. Dorongan penguatan harga saham datang setelah klarifikasi penasihat perdagangan Gedung Putih tentang kesepakatan perdagangan AS-China. Indeks STOXX 600 melonjak 1,3% menjadi 367,40, dipimpin lompatan harga saham sektor otomotif lebih dari 3% dan semua sekotr utama berlabuh di teritori positif.

Investor mencermati lonjakan kasus Covid-19 sejumlah negara bagian di AS dan negara lain. WHO membantah klaim bahwa peningkatan pengujian di sejumlah negara adalah satu-satunya pendorong kasus yang lebih tinggi. 

Jerman menerapkan kembali penguncian di sebuah distrik di negara bagian terpadat di negara itu. Saham Wirecard naik kembali lebih dari 19% setelah rontok dihantam skandal akuntansi yang menyebabkan kehilangan USD2,1 miliar di neraca. Bayer melambung 6,5% setelah raksasa farmasi itu diberitakan hampir menyetujui penyelesaian atas klaim bahwa  weedkiller  menyebabkan kanker.

DAX 30 Frankfurt melesat 2,13% (260,79 poin) ke level 12.523,76.

FTSE 100 London meningkat 1,21% (75,50 poin) ke posisi 6.320,12.

CAC 40 Paris melonjak 1,39% (68,98 poin) menjadi 5.017,68.


Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York melonjak ke level tertinggi satu pekan, setelah rilis data ekonomi yang positif. Mata uang berisiko menguat setelah pejabat AS mengonfirmasi bahwa kesepakatan perdagangan AS-China tetap berjalan. Analis mengatakan pergerakan dolar menunjukkan bahwa pasar valas tetap sensitif terhadap ketidakpastian kebijakan perdagangan, menjadi pemicu potensial untuk volatilitas yang lebih tinggi.

Euro melesat menyusul sinyal pemulihan ekonomi dengan membaiknya indeks PMI IHS Markit zona euro periode Juni, menjadi 47,5 dari 31,9 pada bulan sebelumnya. Sedangkan rilis data aktivitas bisnis AS periode Juni mengalami kontraksi, memaasuki bulan kelima berturut-turut. Sementara penjualan rumah keluarga tunggal pada Mei lalu meningkat lebih dari ekspektasi. Indeks Dolar AS (DXY), ukuran kurs  greenback  terhadap sekeranjang enam mata uang negara maju, turun 0,41% menjadi 96,646.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.13130.0005+0.04%7:50 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.25250.0005+0.04%7:50 PM
Yen (USD-JPY)106.47-0.05-0.05%7:50 PM
Yuan (USD-CNY)7.0582-0.0102-0.14%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,161.5012.00+0.08%3:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 23/6/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak turun, pasar bersiap menerima laporan stok minyak mentah AS yang diperkirakan membengkak. American Petroleum Institute akan merilis angka stok minyak AS dan diikuti angka resmi pemerintah, Rabu ini. Jajak pendapat Reuters memperkirakan, stok minyak mentah mingguan AS hingga 12 Juni lalu naik menjadi 539,3 juta barel, tertinggi sepanjang masa, dan diperkirakan meningkat 300.000 barel hingga 19 Juni. Analis mengatakan pasar tidak terkesan dengan laporan Indeks Pembelian Manajer (PMI) di AS dan zona euro yang menunjukkan kebangkitan dari tekanan virus korona.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun 45 sen (-1,0%), menjadi USD42,63 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun 36 sen (-0,88%), menjadi USD40,37 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup melonjak ke level tertinggi sejak Oktober 2012, didorong depresiasi dolar AS dan paket stimulus moneter yang meluas oleh bank sentral. Lonjakan kasus virus korona merusak prospek ekonomi. Emas melambung hampir 16% sepanjang tahun ini, didukung langkah-langkah stimulus global karena logam yang tidak memberikan imbal hasil itu dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, naik 0,58% menjadi 1.166,04 ton pada sesi Senin. Harga logam mulia lainnya; palladium sedikit berubah menjadi USD1.938,46 per ounce, platinum naik 0,8% menjadi USD828,73 dan perak menguat 0,6% menjadi USD17,93.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,7% menjadi USD1.767 per ounce.

  • Harga emas berjangka menguat 0,9% menjadi USD1.782,30 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF  

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author