Bursa Pagi: Asia-Pasifik Menguat, IHSG Fluktuatif Berpeluang Naik

Bursa Pagi: Asia-Pasifik Menguat, IHSG Fluktuatif Berpeluang Naik

Posted by Written on 23 June 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (23/6) dibuka sedikit menguat, berusaha melanjutkan tren kenaikan indeks saham acuan di bursa saham Wall Street. Indeks MSCI Asia ex-Jepang naik 0,38%.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,47%, diwarnai kenaikan harga minyak pada pembukaan pasar Asia. Indeks berlanjut naik 0,56% (33,50 poin) menjadi 5.978,00 pada pukul 8:25 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang meningkat 0,85% (191,62 poin) ke level 22.628,89, setelah dibuka melaju 0,86%, dan Topix naik 0,61%. Indeks Kospi, Korea Selatan melonjak 1,2% dan berlanjut menguat 0,95% ke level 2.147,00.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka bertambah 0,12% (30,10 poin) menjadi 24.541,44 pada pukul 8:40 WIB. Indeks Shanghai Composite, China dibuka berkurang 0,15% ke posisi 2.960,89.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks di bursa saham Asia Pasifik, setelah gagal bertahan di zona hijau dan ditutup turun 0,47% menjadi 4.918. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 0,27% menjadi USD18,59.

Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ni akab berfluktuasi berupaya untuk berbalik menguat meski masih berpotensi koreksi. Sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi koreksi lanjutan dalam kecenderungan untuk mencoba menguat.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks bursa global dan regional diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG . Sementara itu naiknya harga minyak mentah dan emas berpotensi menambah katalis positif bagi indeks.

IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan  support  di level 4,870 dan  resistance  di level 4,975. 

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: INTP (Buy). Support: Rp11,975, Resist: Rp12,750, PGAS (Buy on Weakness). Support: Rp1,025 Resist: Rp1,090, MEDC (Buy). Support: Rp460 Resist: Rp488, BBRI (Buy on Weakness). Support: Rp3,000 Resist: Rp3,130.

  • ETF: XIPI (Buy on Weakness). Support: Rp133, Resist: Rp136, XPES (Buy on Weakness). Support: Rp340, Resist: Rp347, XIIC (Buy on Weakness). Support: Rp875, Resist: Rp893.

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir menghijau dipimpin kenaikan harga saham-saham raksasa teknologi. Saham Apple melonjak lebih dari 2%, setelah mengumumkan peluncuran versi terbaru iOS untuk sistem operasi mobile-nya. Microsoft juga melejit lebih dari 2%, Amazon melompat 1,5%, dan Netflix melejit 2,6%. Emiten ritel juga melonjak. Saham Gap melambung 8,3%, dan Walmart naik lebih dari 1%. Tapi saham American Airlines menukik 6,8% , dan United turun 0,8%. Saham casino dan hotel; Wynn Resorts dan MGM Resorts masing-masing melorot 4% dan 2,4%.

Laju indeks Wall Street sedikit melemah menjelang akhir sesi, setelah Gubernur Texas, Greg Abbott mengatakan bahwa penyebaran virus korona menyebar pada tingkat yang tidak dapat diterima. Jumlah kasus baru virus korona yang dikonfirmasi di AS dan di tempat lain di dunia terus meningkat, menimbulkan pertanyaan tentang pemulihan ekonomi global. AS melaporkan lebih dari 30.000 tambahan kasus virus korona, pada akhir pekan lalu, kenaikan harian tertinggi yang dikonfirmasi sejak 1 Mei. Nevada, Florida, California dan Arizona juga melaporkan infeksi satu hari dengan rekor tertinggi.

  • Dow Jones Industrial Average naik 0,59% (153,50 poin) menjadi 26.024,96.

  • Nasdaq Composite melonjak 1,11% (110,35 poin) ke level 10.056,47.

  • S&P 500 melaju 0,65% (20,12 poin) ke posisi 3.117,86.
Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup melemah, setelah investor bereaksi terhadap lonjakan kasus virus korona di AS, dan meningkatnya kekhawatiran atas peningkatan infeksi di Jerman. Investor internasional terus mencermati perkembangan virus korona menyusul berita bahwa kasus meningkat dengan cepat di sejumlah negara bagian di Selatan, Barat dan Midwest, AS. Tujuh negara bagian mencetak rekor tertinggi, Sabtu, termasuk Florida dan Carolina Selatan. Di Eropa, Robert Koch Institute, Jerman, mengatakan tingkat reproduksi virus korona melonjak menjadi 2,88, Minggu, naik dari 1,79 sehari sebelumnya. Angka itu jauh dari upaya menekan tingkat reproduksi di bawah 1, agar dapat mengerem laju wabah.

Indeks STOXX 600 turun 0,76% menjadi 362,70. Harga saham Wirecard, terus menukik, longsor 44% karena mengatakan bahwa dana USD2,1 miliar yang hilang dari akunnya, kemungkinan tidak ada. Saham perusahaan pembayaran itu terjun bebas sejak inkonsistensi neraca keuangannya diungkapkan pekan lalu. Saham Carnival rontok lebih dari 10% karena memperpanjang jeda operasionalnya hingga 30 September. Lufthansa anjlok 3% di tengah pertempuran dengan pemegang saham Heinz Hermann Thiele, yang keberatan dengan paket  bailout  negara 9 miliar euro (USD10,1 miliar). Perusahaan bioteknologi Argenx, melesat lebih dari 4%.

  • DAX 30 Frankfurt turun 0,55% (-67,79 poin) menjadi 12.262,97.

  • FTSE 100 London melorot 0,76% (-47,98 poin) ke level 6.244,62.

  • CAC 40 Paris merosot 0,62% (-30,75 poin) ke posisi 4.948,70.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berkahir melemah, di tengah lonjakan nilai tukar mata uang berisiko. Investor fokus pada prospek pemulihan ekonomi dari pandemi virus korona.

Pedagang tetap membeli mata uang berisiko bahkan setelah tanda-tanda kemunduran dalam menahan penyebaran virus korona. Dolar menguat terhadap yen, namun melemha terhadap franc Swiss, euro, dan dolar Australia.

WHO melaporkan rekor peningkatan dalam kasus virus korona global, Minggu, Amerika Utara dan Amerika Selatan menunjukkan kenaikan terbesar. Analis mengatakan investor mencermati sejauh mana kasus infeksi baru akan mengarah pada tindakan penguncian yang lebih ketat. Data ekonomi yang kuat meningkatkan harapan ekonomi akan bangkit kembali dengan cepat dari penutupan bisnis untuk membendung penyebaran virus korona. Indeks Dolar AS (DXY), ukuran kurs  greenback  terhadap sekeranjang enam mata uang negara maju, turun 0,60% menjadi 97,03.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.12750.0014+0.12%7:42 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.24940.0025+0.20%7:42 PM
Yen (USD-JPY)106.920.01+0.01%7:42 PM
Yuan (USD-CNY)7.0684-0.0026-0.04%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,149.5049.50+0.35%2:42 AM

Sumber : Bloomberg.com, 22/6/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak naik. Ditutup melonjak 2% di tengah ketatnya pasokan minyak mentah dari produsen utama dan pelonggaran penguncian virus korona meski terjadi kenaikan kasus infeksi secara global. Harga kontrak Brent dan WTI meroket sekitar 9% pekan lalu, didukung pemulihan permintaan bahan bakar karena pelonggaran langkah penguncian dan kegiatan ekonomi dilanjutkan kembali.

Prospek kepatuhan yang lebih besar oleh OPEC +, dengan pemotongan produksi terkoordinasi untuk menyeimbangkan pasar, juga mendukung minyak. Namun OPEC + belum memutuskan apakah akan memperpanjang pemangkasan pasokan 9,7 juta barel per hari ke bulan keempat, hingga akhir Agustus.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 89 sen (2,11%) menjadi USD43,08 per barel.

  • Harga minyak WTI untuk pengiriman Agustus naik 71 sen (1,79%) menjadi USD40,46 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup menguat. Harga emas melonjak 1%, menembus level tertinggi dalam lebih dari sebulan. Investor berlindung di logam  safe-haven  setelah kenaikan kasus virus korona memukul harapan untuk pemulihan ekonomi yang cepat. WHO, Minggu, melaporkan rekor kenaikan infeksi global, dengan peningkatan terbesar di Amerika Utara dan Selatan. Dua pejabat Federal Reserve, Jumat, memperingatkan tingkat pengangguran bisa naik lagi jika pandemi tidak bisa dikendalikan.

Kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, melonjak 2% menjadi 1.159,31 ton, pada Jumat lalu, level tertinggi sejak April 2013. Harga logam lainnya; perak naik hampir 1% menjadi USD17,77 per ounce, palladium menguat 1,1% menjadi USD1.932,28 per ounce, dan platinum meroket 2,3% menjadi USD823,65 per ounce.

  • Harga emas di pasar spot naik 1,0% menjadi USD1.760,55 per ounce.

  • Harga emas berjangka naik 1,3%menjadi USD1.776 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF  

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author