Bursa Sore: Investor Lepas Kekhawatiran, IHSG Berujung Merah

Bursa Sore: Investor Lepas Kekhawatiran, IHSG Berujung Merah

Posted by Written on 22 June 2020


Ipotnews IHSG finis ke arah teritori pelemahan pada akhir perdagangan hari Senin (22/6). IHSG terpangkas -0,47 persen (-24 poin) ke level 4.918.

Indeks LQ45 -0,81% ke 761.

Indeks IDX30 -0,81% ke 415.

Indeks IDX80 -0,53% ke 107.

Jakarta Islamic Indes (JII) -0,30% ke 546.

Indeks Kompas100 -0,49% ke 980.

Indeks Sri Kehati -0,94% ke 304.

Indeks SM Infra18 -1,29% ke 240.

Saham Teraktif: PURAPTBATLKMTOWRBBRIBMRIIPTV

Saham Top Gainers LQ45: BRPTMNCNITMGICBPJSMRSCMAINTP

Saham Top Losers LQ45: BBNIHMSPBBCAACESANTM,BTPS

ADRO

Nilai transaksi Rp6,95 triliun. Volume perdagangan sebanyak 105,22 juta lot saham. Investor asing net sell Rp513,61 miliar.

Nilai tukar rupiah drop 0,43 persen ke level Rp14.110 terhadap USD (03.45 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia goyah pada ujung perdagangan hari Senin (22/6). Para investor mencoba untuk melepaskan kekhawatiran bahwa meningkatnya kasus virus corona di USA dapat menghambat rebound perekonomian yang cepat.

"Gelombang kedua wabah corona menjadi tema bagi pasar. Kenaikan kasus di negara bagian USA di Florida serta Carolina Selatan cukup besar untuk dicap sebagai gelombang kedua," ujar Yoshinori Shigemi, Analis pada JP Morgan Asset Management.

Menurut dia apakah akan ada lockdown dapat bervariasi tergantung pada wilayah. Ini akan menjadi keputusan sulit bagi politisi. Tapi mereka mungkin tidak punya pilihan lain jika mereka kehabisan tempat tidur rumah sakit.
"Pasar secara mengejutkan tangguh. Mungkin banyak investor berpikir terdapat uptrend. Tetapi kita perlu mengawasi kenaikan kasus baru infeksi corona di beberapa negara," ujar Hirokazu Kabeya, Analis pada Daiwa Securities seperti dilansir Reuters.

Di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 berubah arah melemah 0,18 persen ke 22.437 setelah naik 0,3 persen di sesi pagi. Indeks Topix juga melorot 0,23 persen ke 1.579. Sedangkan Indeks Kospi (Korsel) melemah 0,68 persen ke 2.126.

Sementara itu market saham Hong Kong tertekan. Indeks Hang Seng terkoreksi 0,75 persen saat penutupan. Saham Alibaba melemah sebesar 2 persen.
Pasar saham China bergerak variatif. Indeks Shanghai tergerus tipis dan berujung di posisi 2.965. persen. Indeks Shenzhen Component menguat 0,294 persen ke level 11.702.
Pemerintah China mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah. Suku bunga kredit 1 tahun masih di level 3,85 persen. Dan kredit tenor 5 tahun tetap stabil di level 4,65 persen.
Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia bergerak flat dan finis pada posisi 5.944. Indeks acuan market regional, MSCI Asia Pacific melemah 0,18 persen.
Indeks dolar AS menguatke 97,488 dari sesi sebelumnya pada level 96,8.
Kurs yen menguat ke 106,93 dari sesi sebelumnya di level 107,4 yen.
Kurs dolar Australia melemah di level $0,6861 dari sesi lalu di posisi $0,693.

Bursa Eropa
Pasar saham Eropa tergelincir saat menit-menit awal pada perdagangan hari Senin (22/6) pagi waktu setempat. Investor bereaksi atas naiknya kasus baru infeksi virus corona di beberapa negara serta meningkatnya kekhawatiran atas naiknya kasus baru corona di Jerman.
Indeks DAX (Jerman) -0,46% pada posisi 12.273.
Indeks FTSE (Inggris) -0,51% di level 6.260.
Indeks CAC (Perancis) -0,59% ke posisi 4.949.

Oil
Harga minyak tergelincir pada perdagangan hari Senin (22/6) sore karena naiknya ketakutan bahwa kasus baru infeksi virus corona di seluruh dunia yang mencapai rekor dapat memicu tekanan demand terhadap minyak mentah, melebihi sentimen ketatnya pasokan dari produsen minyak utama.
Harga minyak WTI melemah 0,3 persen ke level USD39,72 per barel. Sedangkan minyak Brent drop 0,2 persen ke level USD42,04 per barel. (06.55 GMT)

(cnbc/reuters/idx/)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author