Bursa Sore: Menyerah, IHSG Finis di Teritori Pelemahan

Bursa Sore: Menyerah, IHSG Finis di Teritori Pelemahan

Posted by Written on 18 June 2020


Ipotnews - Pelemahan IHSG makin tajam pada perdagangan di sesi sore, hari Kamis (18/6). IHSG melemah -1,25 persen (-63 poin) ke level 4.925.

Indeks LQ45 -1,74% ke 761.

Indeks IDX30 -1,89% ke 414.

Indeks IDX80 -1,79% ke 107.

Jakarta Islamic Indes (JII) -1,86% ke 543.

Indeks Kompas100 -1,68% ke 981.

Indeks Sri Kehati -1,56% ke 305.

Indeks SM Infra18 -0,87% ke 242.

Saham Teraktif: PURATLKMPTBAIPTVBBRIKPIGBBNI

Saham Top Gainers LQ45: SRILEXCLTLKMCTRAJSMRTBIG

Saham Top Losers LQ45: UNTRBTPSBBTNBSDEJPFAPTBAHMSP

Nilai transaksi Rp7,31 triliun. Volume perdagangan sebanyak 87,53 juta lot saham. Investor asing net sell Rp80,47 miliar.

Nilai tukar rupiah naik tipis 0,1 persen ke level Rp14.010 terhadap USD (03.30 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia melemah pada perdagangan hari Kamis (18/6). Hal ini terjadi seiring meningkatknya kasus baru infeksi virus corona di beberapa negara bagian di USA serta China. Akibat sentimen tersebut, menghancurkan ekspektasi pemulihan ekonomi global lebih cepat dari tekanan pandemi corona.

"Dalam jangka pendek banyak faktor risiko termasuk Bolton dan tensi geopolitik di Asia," kata Masahiko Loo, Analis pada lembaga Alliance Bernstein seperti dikutip Reuters. Di sisi lain, kata dia, aset berisiko didukung oleh likuiditas yang cukup dari bank sentral. "Belum ada perubahan itu dan tidak memperkirakan aksi jual masif di pasar saham," tambahnya.

Di bursa Jepang, Indeks Nikkei 225 melemah 0,45 persen ke 22.355. Indeks Topix melemah 0,25 persen ke 1.583. Begitu pula Indeks Kospi di bursa Korsel tertekan turun 0,35 persen ke level 2.133.

Pelemahan juga terjadi di pasar saham Hong Kong saat Indeks Hang Seng terpangkas 0,29 persen saat akhir perdagangan. Emiten e-commerce asal China, JD.com menguat saat debutnya di bursa Hong Kong. Saham JD.com naik 3 persen seiring isu perbandingan harga.
Sementara itu pasar saham China bergerak melawan arus. Indeks Shanghai Composite melaju 0,12 persen ke 2.939. Indeks Shenzhen Component menguat 0,645 persen ke 11.494.
Indeks S&P/ASX200 di pasar saham Australia dalam situasi tertekan, turun 0,92 persen ke 5.936. Pelemahan ini seiring rilis angka pengangguran di negara tersebut di periode Mei meningkat jadi 7,1 persen dibanding April yang sebesar 6,4 persen. Persentase pengangguran ini adalah tertinggi sejak Oktober 2001.
Indeks acuan market regional, MSCI Asia Pacific melorot 0,07 persen.
Indeks dolar AS menguat ke 97,029 dari sesi sebelumnya pada level 96,5.
Kurs yen menguat ke 106,89 dari sesi sebelumnya di level 107,2 yen.
Kurs dolar Australia melemah di level $0,6871 dari sesi lalu di posisi $0,693.

Bursa Eropa
Pasar saham Eropa melemah saat menit-menit awal pada perdagangan hari Kamis (18/6) pagi waktu setempat. Para pemodal di bursa Eropa memantau peningkatan kasus baru infeksi virus corona.
Indeks DAX (Jerman) -0,12% pada posisi 12.367.
Indeks FTSE (Inggris) -0,47% ke level 6.224.
Indeks CAC (Perancis) -0,52% di posisi 4.970.

Oil
Harga minyak terkoreksi pada perdagangan hari Kamis (18/6) di sesi sore seiring lonjakan kasus baru infeksi virus corona di China dan USA memperbarui kekhawatiran bahwa orang akan tinggal di rumah, menghambat pemulihan demand terhadap BBM, bahkan ketika lockdown berkurang.
Harga minyak WTI melemah 1 persen ke level USD37,58 per barel. Sedangkan minyak Brent drop 0,5 persen ke level USD40,49 per barel. (06.23 GMT)

(cnbc/reuters/idx/)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author