Bursa Pagi: Penguatan Global-Regional Berlanjut, Dukung Potensi Laju IHSG

Bursa Pagi: Penguatan Global-Regional Berlanjut, Dukung Potensi Laju IHSG

Posted by Written on 04 June 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (4/6), dibuka menguat melanjutkan tren kenaikan indeks di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, yang didukung optimisme pemulihan ekonomi seiring dibukanya kembali perekonomian di sejumlah negara. Indeks MSCI Asia ex-Jepang naik 0,41%.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,89% jelang rilis data penjualan ritel dan neraca perdagangan negara itu. Laju indeks melonjak 1,49% (88,70 poin) ke level 6.030,30 pada pukul 8:00 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang meningkat 0,76% (171,55 poin) menjadi 22.785,31, setelah dibuka melonjak 1,06%, dan Topix melaju 0,85%, di tengah penurunan harga minyak mentaah pada pembukaan pasar Asia. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melesat 1,76%, dan berlanjut melaju 1,07% ke posisi 2.169,88.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah berhasil melanjutkan tren kenaikan pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup melonjak 1,93% ke level 4.941. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melonjak 4,68% menjadi USD19,68.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melonjak 1,31% (318,22 poin) ke level 24.643,84 pada pukul 8;35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China menguat 0,29% menjadi 2.931,84.

Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini diperkirakan akan melanjutkan momentum kenaikan dengan menguat terbatas. Sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya sinyal positif dengan potensi  bullish continuation  mencapai area jenuh beli.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, berlanjutnya optimisme investor terhadap proses pemulihan ekonomi dan naiknya sebagian besar harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, nikel, serta batubara diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mendekati level Rp14,000 sejalan dengan kembali masuknya investor asing diprediksi menjadikatalis positif bagi indeks.

IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan  support  di level 4,830 dan  resistance  di level 5,045. 

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: TLKM (Buy, Support: Rp3,230, Resist: Rp3,340), LSIP (Buy, Support: Rp740 Resist: Rp830), 

    BBTN (Buy), Support: Rp940, Resist: Rp1.080), INDF (Buy, Support: Rp6,050 Resist: Rp6,350).

  • ETF: XPSG (Buy, Support: Rp320, Resist: Rp346), XPFT (Buy, Support: Rp418, Resist: Rp443), 

    XCLQ (Buy, Support: Rp76, Resist: Rp81).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir dengan kenaikan tajam , didukung rilis data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan, mendorong optimisme pemulihan setelah pelonggaran penguncian. ADP dan Moody's Analytics melaporkan data penggajian swasta turun 2,76 juta pada Mei, jauh lebih sedikit dari perkiraan 8,75 juta. Data dari Institute for Supply Management menunjukkan sektor jasa AS berkontraksi kurang dari ekspektasi,  rebound  dari level terendah 11 tahun. Saham berkapitalisasi kecil dalam indeks Russell 2000 melejit 2,4%.

Sejumlah saham yang bersiap untuk mengambil keuntungan dari pembukaan kembali ekonomi membukukan kenaikan secara luas. American, Delta dan United Airlines semuanya meroket lebih dari 5,6%. JPMorgan Chase, Wells Fargo dan Bank of America juga naik setidaknya 4,6%. Sedangkan Saham perusahaan yang melonjak selama  lockdown  mulai melambat. Amazon hanya naik 0,2% dan Netflix turun 1,3%. Shopify merosot 2,4%. Warner Music melejit 20,5% setelah IPO dan berhasil meraup dana USD1,9 miliar. Zoom Video meningkat 7,6%.

  • Dow Jones Industrial Average melesat 2,05% (527,24 poin) ke level 26.269,89.

  • S&P 500 melonjak 1,36% (42,05) ke posisi 3.122,87.

  • Nasdaq Composite naik 0,78% (74,54 poin) menjadi 9.682,91.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga bergerak lebih tinggi, karena optimisme terhadap pembukaan kembali ekonomi utama melampaui kekhawatiran investor atas aksi unjuk rasa yang meluas di AS. Rilis indeks Pembelian Manajer (PMI) IHS Markit, menunjukkan aktivitas bisnis zona euro pada Mei lalu mengalami kontraksi, menjadi 31,9, namun lebih baik dari posisi April di 13,6. Pejabat negara bagian dan lokal di AS meningkatkan upaya untuk meredam aksi protes setelah kematian George Floyd, Selasa malam, menambah pasukan polisi dan memberlakukan jam malam.

Indeks STOXX 600 melonjak 2,54% ke level 368,92, dipimpin lompatan harga saham sektor asuransi lebih dari 6%. Saham maskapai Jerman Lufthansa melesat 4,3% melaporkan kerugian bersih 2,1 miliar euro pada kuartal I. Developer Inggris, Hammerson dan operator mal Unibail-Rodamco-Westfield, melonjak 24% dan 15% menjelang pembukaan kembali bisnisnya. Renault meningkat lebih dari 10% setelah Goldman Sachs meng- upgrade  rekomendasi sahamnya menjadi "buy."

  • DAX 30 Frankfurt melambung 3,88% (466,08 poin) menjadi 12.487,36.

  • FTSE 100 London melejit 2,61% (162,27 poin) ke posisi 6.382,41.

  • CAC 40 Paris melonjak 3,36% (163,41 poin) ke level 5.022,38.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi jatuh ke level terendah 11-pekan, di tengah optimisme bahwa kejatuhan ekonomi terburuk akibat penyebaran global virus korona sudah berakhir. Membaiknya minat pada aset berisiko mengurangi permintaan dolar AS. Data yang dirilis Rabu menunjukkan bahwa penggajian swasta AS pada Mei lalu, turun lebih rendah dari ekspektasi. Kondisi ini menunjukkan PHK mulai mereda ketika bisnis dibuka kembali, meski pemulihan ekonomi secara keseluruhan akan melambat. Aktivitas industri jasa AS juga meninggalkan level terendah 11 tahun pada bulan lalu, meski bisnis tidak terburu-buru untuk mempekerjakan kembali karyawan saat dibuka lagi.

Dolar AS menguat terhadap yen, namun menurun tajam terhadap euro. Investor fokus pada apakah Bank Sentral Eropa akan meningkatkan besaran Program Pembelian Darurat Pandemi senilai 750 miliar euro dalam rapat Kamis ini. Rilis data, Rabu, menunjukkan aktivitas bisnis zona euro sepanjang Mei kembali mengalami kontraksi, namun mengindikasikan bahwa kondisi terburuk telah berakhir. Poundsterling menguat meski risiko Brexit menekan mata uang tersebut. Indeks Dolar AS (DXY), ukuran kurs  greenback  terhadap sekeranjang enam mata uang negara maju, turun 0,41% menjadi 97,27.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.1232-0.0001-0.01%7:17 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.2574-0.0001-0.01%7:18 PM
Yen (USD-JPY)108.980.08+0.07%7:18 PM
Yuan (USD-CNY)7.11390.0126+0.18%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,095.00-320.00-2.22%3:55 AM

Sumber : Bloomberg.com, 3/6/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak menguat. Namun berakhir dengan berbeda arah karena munculnya keraguan tentang waktu dan skala potensi perpanjangan pakta OPEC + untuk memotong pasokan minyak mentah yang menekan harga minyak Brent. Harga minyak WTI menguat didukung oleh penarikan persediaan minyak mentah AS pada pekan terakhir, tetapi muncul tekanan karena persediaan produk olahan AS melonjak akibat permintaan melemah.

Hasil survei menunjukkan sektor jasa di China, konsumen minyak terbesar kedua di dunia, pada bulan lalu memperlihatkan pemulihan permintaan, kembali ke jalur pertumbuhan. Minyak juga melemah karena laporan bahwa produsen OPEC Teluk tidak membahas perpanjangan untuk pengurangan produksi sukarela mereka yang lebih dalam setelah Juni.

  • Harga minyak Brent untuk pengiriman Agustus turun 7 sen (-0,2%) menjadi USD39,50 per barel.

  • Harga minyak WTI untuk pengiriman Juli, naik 48 sen (1,3%) menjadi USD37,29 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup mereosot lebih dari 2%, karena sentimen risiko membaik di tengah harapan pemulihan ekonomi yang lebih cepat dari kejatuhan yang disebabkan virus korona. Investor sebagian besar mencermati kerusuhan sipil di Amerika Serikat. 

Sentimen positif juga didukung oleh data yang menunjukkan penggajian swasta AS pada Mei lalu, turun lebih rendah dari perkiraan, yang mengindikasikan bahwa PHK mulai mereda ketika bisnis dibuka kembali.

Namun menurut analis, fundamental pendukung untuk emas seperti suku bunga yang lebih rendah dan program pelonggaran kuantitatif tidak berubah, sehingga dalam jangka panjang emas bakal bergerak lebih tinggi. 

Kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, naik menjadi 1.129,28 ton pada sesi Selasa, level tertinggi sejak April 2013. Harga logam mulai lainnya; palladium turun 0,1% menjadi USD1.948,18 per ounce, platinum merosot 1,1% menjadi USD829,94, dan perak jatuh 3% menjadi USD17,55.

  • Harga emas di pasar spot turun 1,9% menjadi USD1.693,83 per ounce.

  • Harga emas berjangka anjlok 2,2% menjadi USD1.696,40 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF  

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author