Bursa Sore: Investor Berburu Saham, Laju IHSG Belum Terbendung

Bursa Sore: Investor Berburu Saham, Laju IHSG Belum Terbendung

Posted by Written on 03 June 2020


Ipotnews - Laju IHSG masih belum terbendung pada akhir perdagangan hari Rabu (3/6). Indeks menguat +1,93 persen atau naik 93 poin ke level 4.941.

Perekonomian yang mulai aktif kembali seiring pelonggaran lockdown menjaga sentimen para investor bertahan. Kebijakan lockdown diterapkan guna membendung penyebaran virus corona.

Indeks LQ45 +2,82% ke 770.

Indeks IDX30 +2,56% ke 422.

Indeks IDX80 +2,64% ke 108.

Jakarta Islamic Indes (JII) +1,96% ke 553.

Indeks Kompas100 +2,62% ke 994.

Indeks Sri Kehati +3,34% ke 308.

Indeks SM Infra18 +2,16% ke 237.

Saham Teraktif: BBRIBBTNBBCAJPFAPGASPURABMRI

Saham Top Gainers LQ45: JPFABSDEMNCNTKIMCTRAPGASBBTN

Saham Top Losers LQ45: SMGRINTP,INCOBBRI

Nilai transaksi Rp12,87 triliun. Volume perdagangan sebanyak 113,21 juta lot saham. Investor asing net buy Rp1,51 triliun.

Nilai tukar rupiah menguat 2,29% di level Rp14.050 terhadap USD (03.30 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia melonjak ke zona hijau pada perdagangan hari Rabu (3/6). Penguatan market Asia ini seiring optimisme atas perekonomian yang aktif lagi karena kebijakan lockdown untuk mengatasi virus corona mulai dilonggarkan. Hal ini menjaga sentimen investor tetap bertahan.

"Masa-masa positif terus bergulir di pasar saham. Reli ini kemungkinan akan berlanjut karena luasnya reli pasar saham sekarang telah menyebar di luar AS," kata Mazen Issa, Analis pada TD Securities.

Indeks Kospi di bursa saham Korsel memimpin keperkasaan pasar regional. Kospi menguat 2,87 persen ke level 2.147 ditopang saham unggulan seperti Samsung Electronics yang menguat 6,03 persen. Lonjakan market saham Korsel terjadi setelah pemerintah negara tersebut pada Rabu ini mengungkapkan anggaran super sebesar USD29 miliar/35,3 triliun won, melonjak menjadi total stimulus sebesar 270 triliun won untuk mengatasi tekanan ekonomi akibat pandemi corona di Korsel.

Di bursa Jepang, Indeks Nikkei 225 naik 1,29 persen berakhir di posisi 22.613. Indeks Topix menguat 0,72 persen ke posisi 1.599.

Adapun Indeks Hang Seng di Hong Kong melaju 1,22 persen seiring penguatan harga saham unggulan Alibaba sebesar 4,5 persen. Pasar saham China bergerak stagnan. Indeks Shanghai Composite sebagian menguat ke level 2.923. Indeks Shenzhen Component drop tipis dan finis ke 11.108.
Pergerakan positif juga terjadi di bursa saham Australia. Indeks S&P/ASX200 menguat 1,83 persen ke 5.941. GDP Australia turun 0,3 persen di periode kuartal pertama. Indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik naik 1,75 persen.
Sementara Indeks dolar AS melemah ke 97,358 dari sesi sebelum pada level 99,4.
Kurs yen naik tipis ke 108,63 dari sesi sebelumnya di 108,84.
Kurs dolar Australia menguat di level $0,6937 dari sesi lalu di posisi $0,68.

Bursa Eropa
Market saham Eropa bergerak menguat saat menit-menit awal pada perdagangan hari Rabu (3/6) pagi waktu setempat. Namun ketidakpastian di USA diperkirakan menjadi sentimen yang membebani investor. Pan European Stoxx 600 Index menguat 0,8 persen. Saham sektor migas memimpin penguatan dari seluruh sektor.
Indeks DAX (Jerman) +1,09% pada level 12.152.
Indeks FTSE (Inggris) +0,88% ke posisi 6.275.
Indeks CAC (Perancis) +1.14% di level 4.914.

Komoditas Minyak
Harga minyak menguat pada perdagangan hari Rabu (3/6) di sesi sore. Optimisme menguat bahwa negara produsen utama minyak akan memperpanjang kesepakatan pemangkasan produksi. Di samping itu pemulihan dari pandemi corona akan mendorong demand BBM.
Harga minyak WTI naik 2,9 persen ke level USD37,87 per barel. Sedangkan minyak Brent melaju 2 persen ke level USD40,35 per barel. (06.36 GMT)

(cnbc/reuters/idx/)

Sumber : admin
 #YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author