Bursa Pagi: Optimisme Pembukaan Ekonomi Dorong Laju Asia, IHSG Masih Berpotensi Naik

Bursa Pagi: Optimisme Pembukaan Ekonomi Dorong Laju Asia, IHSG Masih Berpotensi Naik

Posted by Written on 03 June 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (3/6), dibuka menguat tajam, melanjutkan tren kenaikan indeks di bursa saham utama Eropa dan Wall Street di tengah optimisme pembukaan ekonomi sejumlah negara di Eropa dan negara bagian di AS. Indeks MSCI Asia ex-Jepang naik 0,49%.

Analis National Australian Bank mengatakan, optimisme investor tetap tinggi, fokus pada prospek pembukaan kembali ekonomi, didukung oleh statistik Covid-19 yang secara luas memperlihatkan bahwa rencana pembukaan ekonomi tetap di jalurnya.

Perdagangan sahaam haari ini dibuka denngan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,76% jelang rilis data PDB kuartal I. Indeks berlanjut nail 0,74% (43,20 poin) menjadi 5.878,30 pada pukul 8:00 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang, melaju 1,72% (383,91 poin) ke level 22.709,52, setelah dibuka meloncat 2,05% dan Topix melonjak 1,39%, didukung lompatan harga saham Fast Retailing hingga 3,63%. 

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melejit 1,37% diwarnai lonjakan harga saham Hyundai motor sekitar 4%, dan berlanjut melonjak 1,71% ke level 2.122,96.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melompat 1,28% (307,62 poin) ke posisi 24.303,56 pada pukul 8:30 WIB. Indeks Shanghai Composite, China naik 0,31% menjadi 2.930,39.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang positif, setelah berhasil bermanuver di zona hijau sepanjang sesi perdagangan kemarin dan ditutup melonjak 1,98% ke level 4.847. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melesat 5,15% menjadi USD18,80.

Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan proses kenaikan dengan menguat terbatas. Secara teknikal, sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi bullish continuation  dengan menunjukkan sinyal jenuh jangka pendek.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks bursa global dan regional seiring optimisme investor terhadap pembukaan ekonomi diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu naiknya sebagian besar harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, nikel dan timah serta berlanjutnya tren penguatan rupiah akan menjadi tambahan sentimen positif untuk indeks.

IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan  support  di level 4,740 dan  resistance  di level 4,935. 

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham : UNVR (Buy, Support: Rp7,850, Resist: Rp8,350), JSMR (Buy, Support: Rp3,600 Resist: Rp4,020), INCO (Buy), Support: Rp2,790, Resist: Rp3,050), ADRO (Buy, Support: Rp1,095 Resist: Rp1,190).

  • ETF: XIIC (Buy, Support: Rp850, Resist: Rp887), XPES (Buy, Support: Rp330, Resist: Rp350), 

    XMTS (Buy, Support: Rp386, Resist: Rp406).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir menguat para trader lebih fokus pada pembukaan kembali ekonomi, di tengah kerusuhan sipil di AS. Sentimen pasar terangkat oleh laporan  Reuters bahwa   BUMN China membeli setidaknya tiga kargo kedelai AS. Presiden AS Senin malam, mengancam akan mengerahkan militer jika negara bagian dan kota gagal meredam aksi demonstrasi. Pasar saham sebagian besar mengabaikan kerusuhan tersebut, tetapi itu bisa berubah jika aksi demonstrasi terus berlanjut, mengganggu rencana negara untuk membuka kembali ekonominya dan merusak kepercayaan konsumen.

Pasar menuggu rilis data ketenagakerjaan sektor swasta, ADP, analis mengekspektasikan penguruangan 8,75 juta pekerjaan pada Mei lalu. Saham-saham yang terkait dengan pembukaan kembali ekonomi negara bagian AS mencatatkan kenaikan. Saham perbankan ; Citigroup, Wells Fargo dan Bank of America semuanya menguat setidaknya 0,9%. Gap melejit 7,7%. Southwest naik 2,6%. Facebook, Netflix dan Apple menguat setidaknya 0,3%, Alphabet naik 0,5%, dan Amazon bertambah 0,1%. Saham Dicks Sporting Goods melonjak 3,6%. Saham perusahaan senjata api, Sturm, Ruger melejit 4,4% dan American Outdoor Brands melambung 9,6%.

  • Dow Jones Industrial Average melonjak 1,05% (267,63 poin) ke level 25.742,65,

  • S&P 500 melaju 0,82% (25,09 poin) ke posisi 3.080,82.

  • Nasdaq Composite naik 0,59% (56,33 poin) menjadi 9.608,37.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup lebih tinggi, mengabaikan kerusuhan di AS. Pembukaan kembali ekonomi dan harapan untuk pemulihan global terus mendorong sentimen pasar. Momentum positif datang setelah Presiden AS mengancam akan mengerahkan militer jika negara bagian dan kota gagal memadamkan demonstrasi.

Indeks STOXX 600 melonjak 1,57% menjadi 359,77 dipimpin lompatan harga saham sektor otomotif sebesar 3,8%.Pengembang properti Inggris, Hammerson, melambung 35%, perusahaan real estate Luksemburg, Aroundtown, melesat 11%, saham Unibail-Rodamco-Westfield melonjak dari 9%. Perusahaan farmasi dan bioteknologi Tecan dan Biomerieux keduanya anjlok 5%. Kesehatan adalah satu-satunya sektor Eropa yang berakhir di zona merah.

  • DAX 30 Frankfurt melesat 3,75% (434,43 poin) ke level 12.021,28.

  • FTSE 100 London melaju 0,87% (53,72 poin) menjadi 6.220,14.

  • CAC 40 Paris melejit 2,02% (96,19 poin) ke posisi 4.858,97.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup melemah, di tengah kejatuhan yen yang mencapai level terendah tujuh pekan terhadap dolar AS. Mata uang berisiko lebih tinggi termasuk Aussie melonjak, karena minat berisiko meningkat dengan optimisme bahwa penurunan ekonomi terburuk dari penyebaran virus korona sudah berlalu. Dolar Australia melejit 1,27%, setelah bank sentral Australia mempertahankan suku bunga di posisi terendah sepanjang masa.

Euro juga menguat didukung oleh harapan bahwa Bank Sentral Eropa akan menggelontorkan lebih banyak stimulus dalam rapat Kamis besok. Komisi Eropa mengusulkan paket fiskal 1,85 triliun euro (USD2,04 triliun) untuk mengangkat ekonomi kawasan itu, meredakan tekanan untuk segera bertindak. Poundsterling naik terhadap dolar, karena tanda-tanda Inggris mungkin bersedia berkompromi pada poin-poin penting dalam putaran terbaru negosiasi Brexit dengan Uni Eropa.Sementara itu, franc Swiss, dan dollar Kanada melemah terhadap  greenback .Indeks Dolar AS (DXY), ukuran kurs  greenback  terhadap sekeranjang enam mata uang negara maju turun 0,16% menjadi 97,673.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.11790.0009+0.08%7:35 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.25720.0021+0.17%7:35 PM
Yen (USD-JPY)108.730.05+0.05%7:35 PM
Yuan (USD-CNY)7.1013-0.0264-0.37%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,415.00-195.00-1.33%3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, /2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak naik, melonjak lebih dari USD1. Pasar berekspektasi produsen utama akan setuju untuk memperpanjang pemotongan produksi selama pertemuan virtual yang akan digelar pekan ini. Harga minyak juga terkatrol ketika sejumlah negara dan negara bagian di AS mulai membuka kembali perekonomiannya. Ada antisipasi bahwa OPEC + akan setuju untuk memperpanjang level pemotongan mereka saat ini untuk dua bulan lagi

OPEC + mempertimbangkan untuk memperpanjang pengurangan produksi sebesar 9,7 juta barel per hari, atau sekitar 10% dari produksi global, menjadi Juli atau Agustus. Rencana awal OPEC +, pemotongan itu akan berjalan hingga Mei dan Juni, turun menjadi 7,7 juta barel per hari dari Juli hingga Desember. Permintaan bensin AS yang terus meningkat dan penurunan persediaan minyak mentah di pusat penyimpanan minyak di Cushing, Oklahoma, juga mendukung harga.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik USD1,04 (2,7%) menjadi USD39,36 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik USD1,37 (3,87%) menjadi USD36,81 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup melemah, karena investor melakukan aksi ambil untung, dan bursa Wall Street menguat seiring optimisme yang bangkit dari pembukaan kembali ekonomi. Namun lintasan emas secara keseluruhan masih positif, dengan melonjak lebih dari 18% setelah menyentuh level terendah empat bulan USD1.450,98 pada Maret lalu. Penurunan harga emas tertahan oleh oleh kabar bahwa China meminta BUMN -nya untuk menghentikan pembelian kedelai dan daging babi, dan menunda pembelian jagung serta kapas dari AS.

Harga emas juga mendapat dukungan setelah Presiden AS mengancam akan menggunakan kekuatan militer untuk menghentikan protes yang meluas di kota-kota AS. Sementara itu, kepemilikan ETF emas terbesar di dunia, SPDR Gold Trust, naik menjadi 1.128,40 ton pada sesi Senin,tertinggi dalam tujuh tahun. Harga logam mulia lainnya; palladium turun 0,2% menjadi USD1.956,74 per ounce, platinum melemah 0,5% menjadi USD843,27, dan perak tergelincir 1,5% menjadi USD18,00.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,7% menjadi USD1.727,23 per ounce.

  • Harga emas berjangkaturun 0,9% menjadi USD1.734 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author