Bursa Pagi: Asia Dibuka Melemah, Hambat Potensi Laju IHSG

Bursa Pagi: Asia Dibuka Melemah, Hambat Potensi Laju IHSG

Posted by Written on 27 May 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (27/5), dibuka melemah, gagal melanjutkan tren kenaikan indeks acuan pada penutupan bursa saham utama eropa dan Wall Street, yang didukung sentimen positif pelonggaran pembatasan di sejumlah negara, dan uji coba vaksin virus korona potensial. President AS Donald Trump mengancam akan mengumumkan sanksi kepada China akhir pekan ini. Indeks MSCI Asia ex-Jepang turun 0,21%.
Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penurunan taajam indeks ASX 200, Australia sebesar 1,02%, di tengah penurunan harga minyak padda pembukaan pasar Asia. Indeks turun 0,48% (-27,70 poin) menjadi 5.752,30 pada pukul 8:00 WIB.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang melemah 0,23% (-49,35 poin) ke posisi 21.221,82, setelah dibuka turun 0,35%, dan Topix melemah 0,16%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka turun 0,29%, dan bergerak menguat 0,03% di level 2.030,39.
Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka naik 0,56% (130,48 poin) menjadi 23.515,14 pada pukul 8:35 WIB, seiring menguatnya kembali sebagian besar indeks saham Asia. Indeks Shanghai Composite, China sedikit menguat 0,03% di posisi 2.847,32.
Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada pergerakan indeks saham acuan di bursa saham global dan regional yang berbeda arah, setelah berhasil membukukan peningkatan tajam pada sesi perdagangan kemarin sebesar 1,77% menjadi 4.626. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melonjak 4,76% menjadi USD16,49.
Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih berpeluang melanjutkan proses kenaikan. Secara teknikal sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi penguatan mendekati area jenuh beli.
Tim Riset Indo Premier berpendapat,menguatnya indeks bursa global yang dipicu oleh optimisme investor terkait proses pemulihan ekonomi secara bertahapdan harapan akan segera ditemukannya vaksi covid-19, diprediksi masih akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu naiknya harga beberapa komoditas seperti minyak mentah, nikel dan timah akan menjadi tambahan katalis positif bagi indeks.
Di sisi lain meningkatnya ketegangan politik antara Amerika dan China berpotensi menjadi sentimen negatif di pasar. IHSG diprediksi akan bervariasi cenderung menguat dengan  support  di level 4,530 dan  resistance  di level 4,710.
Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;
  • Saham: BBCA (Buy, Support: Rp23,900, Resist: Rp25,875), ASII (Buy, Support: Rp4,040 Resist: Rp4,610), JSMR (Buy), Support: Rp3,730, Resist: Rp4,160), CPIN (Buy, Support: Rp4,710 Resist: Rp5,025).

  • ETF: XIIF (Buy, Support: Rp374, Resist: Rp398), XBNI (Buy, Support: Rp755, Resist: Rp800), 

    XPFT (Buy, Support: Rp376, Resist: Rp398).


Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup menguat tajam, karena meningkatnya optimisme terhadap pembukaan kembali ekonomi dan potensi vaksin virus korona. Indeks Dow Jones dan S&P 500 masing-masig sempat diperdagangkan di atas 25.000, dan 3.000. Analis mengatakan virus korona tampaknya mulai terkendali dan pasarmemperhitungkan pemulihan ekonomi yang cepat (V- shape).  Namun indeks utama Wall Street bergerak turun setelah laporan  Bloombergmenyebutkan AS  mempertimbangkan sanksi terhadap perusahaan dan pejabat China terkait situasi di Hongkong.
Data yang dirilis Selasa juga memperkuat keyakinan bahwa ekonomi telah mencapai titik terendah. Ukuran kepercayaan konsumen AS pada Mei ini, menurut Conference Board, naik ke posisi 86,6, dari 85,7 di April, lebih tinggi dari ekspektasi ekonom sebesar 82,3. Data penjualan rumah baru sepanjang April meningkat 623.000, mengalahkan perkiraan 490.000. Sejumlah emiten membukukan kenaikan, terkaitpembukaan kembali ekonomi. 
Saham Carnival dan MGM Resorts melambung 12,6%, dan 11%. United Airlines dan Southwest Airlines melejit lebih dari 12%. Saham perbankan juga melaju; Citigroup dan Wells Fargo melonjak lebih dari 8,6%. Bank of America dan JPMorgan Chase naik lebih dari 7%.
  • Dow Jones Industrial Average melesat 2,17% (529,95 poin) ke level 24.995,11.

  • S&P 500 melonjak 1,23% (36,32 poin) ke posisi 2.991,77.

  • Nasdaq Composite menguat 0,17% (15,63 poin) menjadi 9.340,22.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup lebih tinggi, di tengah meningkatnya optimisme pembukaan kembali ekonomi dan potensi vaksin virus korona. Investor mencermati perlombaan untuk menemukan vaksin Covid-19. Perusahaan bioteknologi Novavax, mengatakan memulai studi manusia pertama calon vaksin virus korona. Merck berencana bekerja sama dengan organisasi penelitian ilmiah nirlaba IAVI guna mengembangkan vaksin virus korona. Moderna melaporkan perkembangan positif dalam uji coba vaksinnya, di mana semua 45 peserta mengembangkan antibodi virus korona.
Indeks STOXX 600 melonjak 1,08% menjadi 348,92, dipimpin peningkatan tajam saham perjalanan dan wisata sebesar 6,8%. Saham operator perjalanan Tui meroket 52%, didukung oleh laporan bahwa Spanyol dan Jerman akan melonggarkan pembatasan perjalanan. Perusahaan biofarmasi ArgenX melejit 30% setelah hasil positif dari uji klinis pengobatan baru untuk penyakit neuromuskuler. SSP Group, melesat sekitar 26%. Sebaliknya, perusahaan bioteknologi Diasorin, anjlok hampir 6%.
  • DAX 30 Franksfurt melaju 1,00% (113,37 poin) menjadi 11.504,65.

  • FTSE 100 Inggris melonjak 1,24%% (74,48 poin) ke posisi 6.067,76.

  • CAC 40 Paris meningkat 1,46% (66,33 poin) ke level 4.606,24.

Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup melemah, di tengah optimisme terhadap vaksin virus korona potensial, dan pembukaan kembali sebagian ekonomi dunia. 
Data kepercayaan konsumen AS bulan Mei juga menunjukkan kenaikan; kemerosotan ekonomi yang didorong oleh virus korona kemungkinan segera berakhir ketika ekonomi AS mulai dibuka kembali. Euro menguat terhadap dolar AS setelah lembaga Ifo mengatakan eksportir Jerman mulai pulih kembali pada Mei dari "bencana" April. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan  greenback  terhadap sekeranjang enam mata uang negara maju turun 0,96% menjadi 98,908.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.09830.0001+0.01%7:25 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.23340.000.00%7:26 PM
Yen (USD-JPY)107.49-0.05-0.05%7:26 PM
Yuan (USD-CNY)7.1349-0.0019-0.03%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,755.0045.00+0.31%3:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 26/5/2020 (ET)

Komoditas
Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak menguat, didukung sinyal bahwa produsen akan menindaklanjuti komitmen untuk memotong pasokan. Permintaan bahan bakar meningkat seiring pelonggaran pembatasan virus korona. OPEC + dijadwalkan bertemu kembali pada awal Juni untuk membahas pasokan mereka guna, menopang harga yang masih anjlok sekitar 45% sejak awal tahun.
Menteri Energi Rusia, Alexander Novak, dijadwalkan bertemu produsen minyak untuk membahas kemungkinan perpanjangan pemotongan di luar Juni. Kantor berita  RIA menyebutkan  volume produksi minyak Rusia mendekati target 8,5 juta barel per hari, untuk Mei dan Juni. Sejumlah negara termasuk produsen Teluk, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Kuwait, berjanji untuk memenuhi komitmen mereka.
  • Harga minyak mentah berjangka Brent,naik 64 sen (1,8%) menjadi USD36,17 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik USD1,10 (3,3%) menjadi USD34,35 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup merosot lebih dari 1%, karena negara-negara ekonomi utama terus melonggarkan pembatasan virus korona, memicu harapan untuk pemulihan ekonomi dan memperkuat minat terhadap aset berisiko. Spanyol meminta wisatawan asing untuk kembali mulai Juli, sementara Inggris akan membuka lagi ribuan pusat perbelanjaan bulan depan.
Sejumlah negara bagian AS juga secara bertahap melonggarkan pembatasan. Harga logam mulia lainnya; palladium menyusut 1,3% menjadi USD1.966,43 per ounce, platinum melorot 1,2% menjadi USD828,45, sedangkan perak turun 0,5% menjadi USD17,12.
  • Harga emas di pasar spot turun 1,1% menjadi USD1.710,95 per ounce.

  • Harga emas berjangka turun 1,7% menjadi USD1.705,60 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)
#YukNabungETF

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author