Bursa Pagi: Global-Regional Melemah, IHSG Cenderung Tertekan, Berupaya Rebound

Bursa Pagi: Global-Regional Melemah, IHSG Cenderung Tertekan, Berupaya Rebound

Posted by Written on 14 May 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (14/5), dibuka melemah, melanjutkan tren kejatuhan indeks saham acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street. Investor mencermati pidato proyeksi ekonomi Ketua Federal Reserve, Jerome Powell yang relatif suram. Indeks MSCI Asia eks-Jepang turun 0,37%.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penurunan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,7% jelang rilis data tenaga kerja April, diwarnai kenaikan harga minyak pada pembukaan pasar Asia. Indeks berlanjut merosot 1,07% (-58,10 poin), menjadi 5.363,80 pada pukul 8:15 WIB.

Pada jam yang sama indekx Nikkei 225, Jepang turun 0,56% (-114,08 poin) menjadi 20.152,97, setelah dibuka melorot 0,6% dan Topix turun 0,61%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka anjlok 0,9% dan berlanjut menyusut 0,70% ke posisi 1.926,79.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) dihadapkan pada pergerakan turun indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah gagal keluar dari tekanan pelemahan pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup merosot 0,75%menjadi 4.554. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 0,50% menjadi USD16,03.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun 0,59% (-142,23 poin) menjadi 24.038,07 pada pukul 8:35. Indeks Shanghai Composite, China juga turun 0,38% ke posisi 2.887,06.

Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpotensi mengalami  technical rebound  namun berisiko menghadapi lanjutan tekanan penurunan. Secara teknikal, sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatan adanya potensi menguat namun tertekan di area  middle.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, melemahnya indeks bursa global -yang dipicu oleh pernyataan Jerome Powell bahwa AS masih perlu stimulus untuk mencegah penurunan ekonomi yang lebih dalam -diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu wacana pelongaran PSBB oleh pemerintah di tengah masih naiknya kasus covid-19 akan menjadi tambahan sentimen negatif di pasar.

IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan  support  di level 4,500 dan  resistance  di level 4,600. 

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: INCO (Buy, Support: Rp2,870, Resist: Rp3,060), MEDC (Buy, Support: Rp458, Resist: Rp492), 

    TINS (Buy, Support: Rp470, Resist: Rp500), EXCL (Buy, Support: Rp2,280, Resist: Rp2,530).

  • ETF: XPDV ( SELL , Support: Rp320, Resist: Rp328), XBLQ ( SELL , Support: Rp331, Resist: Rp342), 

    XDIF ( SELL , Support: Rp328, Resist: Rp338).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir melemah, investor mencerna pernyataan bernada suram dari pimpinan Federal Reserve di tengah kekhawatiran seputar valuasi pasar. Chairman The Fed, Jerome Powell, mengatakan bahwa lebih banyak yang harus dilakukan untuk mendukung perekonomian. Ia menyebutkan The Fed tidak memiliki rencana untuk menurunkan suku bunga ke wilayah negatif, tetapi imbal hasil obligasi tetap di bawah tekanan. Departemen Tenaga Kerja melaporkan pekan lalu kehilangan 20,5 juta pekerjaan pada April lalu, ketika beberapa negara bagian mulai membuka kembali ekonomi mereka
Saham Walgreens Boots Alliance dan American Express merupakan saham berkinerja terburuk di Dow, masing-masing melorot setidaknya 5,4%. Semua 11 sektor S&P 500 memerah, dan perbankan sangat terpukul. 

Bank of America dan Citigroup anjlok lebih dari 4%, Wells Fargo rontok 6,3%, dan JPMorgan Chase terpangkas 3,5%. Saham kapal pesiar Carnival, Royal Caribbean, dan Norwegian Cruise Line semuanya anjlok setidaknya 5%. American Airlines jatuh 5,6% sementara Delta menukik 7,7%. United Airlines terjerembab 9%.

  • Dow Jones Industrial Average anjlok 2,17% (-516,81 poin) ke level 23.247,97.

  • S&P 500 terperosok 1,75% (-50,12 poin) ke posisi 2.820.

  • Nasdaq Composite melorot 1,55% (-139,38 poin) menjadi 8.863,17.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup menurun tajam, karena kekhawatiran gelombang kedua infeksi virus korona, sehingga membebani sentimen investor. Lebih dari 4,2 juta orang di seluruh dunia terinfeksi oleh virus tersebut saat ini, sementara 293.514 orang meninggal, menurut data yang dikumpulkan Universitas Johns Hopkins. Rilis data sementara PDB Inggris periode Maret memperlihatkan kontraksi 5,8% (mom), rekor penurunan bulanan paling tajam. Indeks STOXX 600 anjlok 1,94% menjadi 333,97, dipimpin kejatuhan harga saham perjalanan dan wisata sebesar 4,8%. Semua sektor dan bursa utama berakhir di zona merah.

Saham Commerzbank anjlok 7% setelah menyatakan rugi bersih kuartal I, 295 juta euro. TUI Group merosot 1,6% setelah mengumumkan dalam laporan keuangan tengah tahun, dan akan memangkas hingga 8.000 pekerjaan. Saham Moller-Maersk menyusut 5,8%, meski melaporkan kenaikan EBITDA kuartal I ,23%, tetapi memperingatkan penurunan tajam dalam volume kontainer global. ABN AMRO anjlok 9% karena melaporkan kerugian kuartal I sebesar 395 juta euro. Saham AMS terperosok 8%, Cineworld jatuh lebih dari 13%. Alcon, melesat lebih dari 4% setelah mengumumkan laba kuartal I.

  • DAX 30 Frankfurt terperosok 2,56% (-276,84 poin) ke posisi 10.542.66.

  • FTSE 100 Inggris melorot 1,51% (-90,72 poin) menjadi 5.904,05.

  • CAC 40 Paris anjlok 2,85% (-127,55 poin) ke level 4.344,95.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat, pimpinan The Fed, Jerome Powell, menolak gagasan untuk menggunakan suku bunga negatif sebagai stimulatif, meski dia menyuarakan nada yang suram tentang pertumbuhan ekonomi. Powell mengatakan AS menghadapi "periode panjang" pertumbuhan yang lemah, pemulihan ekonomi mungkin memakan waktu, ergantung pada kemajuan dalam memerangi pandemi virus korona.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyebutkan AS akan "menerima hadiah" dari suku bunga negatif - karena data menunjukkan indeks harga konsumen Amerika melemah 0,8% pada April, penurunan terbesar sejak Desember 2008. Kendati dolar diuntungkan dari arus  safe-have  di tengah gejolak pasar, prospeknya tetap terbelah. Hedge fund  cenderung mempertahankan  short bets  dolar AS, sementara investor institusi tetap  bullish . Indeks Dolar (DXY) diperdagangkan dalam kisaran ketat selama beberapa pekan terakhir, tetapi masih 3% dari level tertinggi lebih dari tiga tahun yang dicapai pada akhir Maret. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan  greenback  terhadap sekeranjang enam mata uang negara maju naik 0,31% menjadi 100,24.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.08190.0001+0.01%7:24 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.22350.0003+0.02%7:24 PM
Yen (USD-JPY)107.02-0.01-0.01%7:25 PM
Yuan (USD-CNY)7.09240.0097+0.14%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,865.00-40.00-0.27%3:55 AM

Sumber : Bloomberg.com, 13/5/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak turun. Harga minyak anjlok sekitar 2%, meski AS mencatatkan penurunan pertama persediaan minyak mentah, sejak Januari lalu. Pidato Chairman The Fed yang memperingatkan ekonomi akan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk pulih dari pandemi virus korona, memicu kekhawatiran permintaan minyak. Badan Informasi Energi AS (EIA) menyebutkan stok minyak mentah AS turun 745.000 barel pekan lalu, bertolak belakang dengan ekspektasi  ke naikan 4,1 juta barel dalam jajak pendapat  Reuters. 

Stok di pusat penyimpanan Cushing, Oklahoma, menyusut 3 juta barel. EIA memperkirakan permintaan minyak dunia turun 8,1 juta bph tahun ini menjadi 92,6 juta, dari proyeksi penurunan sebelumnya sebanyak 5,2 juta bph. Output minyak AS diperkirakan turun sebesar 540.000 bph, lebih rendah dari estimasi sebelumnya 470.000 bph. Produksi global diperkirakan mencapai 11,7 juta bph pada tahun ini dan 10,9 juta bph pada 2021. OPEC juga memangkas perkiraan permintaan minyak dunia, dengan estimasi kontraksi 9,07 juta bph tahun ini, lebih besar dari estimasi kontraksi bukan lalu 6,85 juta bph. Kabinet Arab Saudi mendesak OPEC + untuk lebih banyak mengurangi produksi.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun 79 sen (-2,6%) menjadi USD29,19 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun 49 sen (-1,9%) menjadi USD25,29 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup menguat, setelah Chairman The Fed menjanjikan lebih banyak langkah stimulus, jika diperlukan, untuk meringankan beban ekonomi akibat virus korona.

Powell memperingatkan AS bisa menghadapi "periode perpanjangan" pertumbuhan yang lemah dan pendapatan yang mandek. Ia menyerukan untuk belanja fiskal lebih banyak. Harga emas spot sempat naik 0,9% tetapi menyusut setelah Powell menolak gagasan penggunaan suku bunga negatif sebagai alat stimulatif.

Ekonomi AS kehilangan 20,5 juta pekerjaan pada April, karena kebijakan  lockdown . Emas cenderung mendapatkan keuntungan dari langkah-langkah stimulus yang luas karena dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang. Kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, berada di level tertinggi tujuh tahun. Harga logam mulai lainnya; palladium anjlok 2,8% menjadi USD1.808,54 per ounce, perak naik 0,3% menjadi USD15,45, dan platinum menguat 0,8% menjadi USD759,29.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,5% menjadi USD1.709,75 per ounce.
  • Harga emas berjangka naik 0,6% menjadi USD1.716,40 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF  

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author