Bursa Pagi: Sebagian Bursa Utama Asia Libur, Australia Melaju, IHSG Berusaha Balik Arah

Bursa Pagi: Sebagian Bursa Utama Asia Libur, Australia Melaju, IHSG Berusaha Balik Arah

Posted by Written on 05 May 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Selasa (5/5) dibuka menguat, berusaha melawan tekanan pelemahan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street akibat meningkatnya kembali ketegangan AS-China. Bursa saham China, Jepang dan Korea Selatan hari ini tutup.

Mengawali perdagangan saham hari ini, bursa saham Australia dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, sebesar 0,69%, didukung kenaikan harga saham perbankan. Indeks melesat berlanjut 1,45% (77,40 poin ke level 5.397,20 pada pukul 8:25 WIB.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melaju 0,60% (141,97 poin) ke posisi 23.755,77 pada pukul 8:35 WIB.
Reserve Bank of Australia diekspektasikan akan mengumumkan keputusan suku bunga acuan pada hari ini. Indonesia dijadwalkan akan merilis data PDB kuartal pertama pada siang nanti.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren pergerakan IHSG yang tidak menentu, setelah tenggelam ke zona merah pada sesei perdagangan kemarin, ditutup terperosok 2,35% menjadi 4.605.Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 2,96% menjadi USD16,01.

Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini diperkirakan kembali melanjutkan tren pelemahan dengan mencoba berbalik menguat. Beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya kecenderungan pelemahan lanjutan, dengan potensi untuk berbalik menguat secara jangka pendek.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks di bursa Wall Street seiring dengan  rebound saham sektor teknologi berkapitalisasi besar diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Investor juga akan mencermati data pertumbuhan ekonomi di dalam negeri pada kuartal satu yang menurut konsensus akan berada di level 4%. Sementara itu terkoreksinya beberapa harga komoditas seperti CPO dan batu bara diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.

IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan  support  di level 4,480 dan  resistance  di level 4,715. 

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: BBCA (Buy, Support: Rp25,400, Resist: Rp26,700), INCO (Buy, Support: Rp2,470, Resist: Rp2,820), INDF (Buy, Support: Rp6,450, Resist: Rp6,750), ISAT (Buy on Weakness, Support: Rp2,080, Resist: Rp2,230).

  • ETF: XISI ( SELL , Support: Rp216, Resist: Rp233), XPDV ( SELL , Support: Rp315, Resist: Rp338), 

    XBNI ( SELL , Support: Rp758, Resist: Rp808).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursaWall Street pagi tadi berakhir menguat, terangkat kenaikan harga saham raksasa teknologi. Harga saham sempat tertekan karena data Organisasi Kesehatan Dunia menunjukkan AS memiliki 24 jam paling mematikan akibat Covid-19 antara Kamis dan Jumat lalu, ketika sejumlah negara bagian berencana membuka kembali aktivitas bisnis. Ketegangan AS-China makin meningkat setelah Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan ada "sejumlah besar bukti" yang menghubungkan virus korona dengan laboratorium di wilayah Wuhan, China.

Saham Microsoft dan Netflix masing-masing melambung 2,4% dan 3,0%, sementara Apple dan Facebook keduanya melejit 1,4%. Penguatan saham teknologi melebihi kejatuhan saham maskapai penerbangan; Delta, United, American Airlines rontok lebih dari 5%. Boeing juga turun 1,4%. Disney anjlok lebih dari 2% setelah downgrade dari MoffettNathanson. Tetapi saham Carnival melonjak 2,9% setelah mengumumkan akan melanjutkan operasi secara terbatas. Tyson Foods terperosok 7,8% karena melaporkan laba yang lebih rendah dari ekspektasi.

  • Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,11% (26,07 poin) menjadi 23.749,76.

  • S&P 500 meningkat 0,43% (12,03 poin) ke posisi 2.842,74.

  • Nasdaq Composite melonjak 1,23%, (105,77 poin) ke level 8.710,71.
Bursa saham utama Eropa tadi malam berakhir di zona merah, di tengah meningkatnya ketegangan AS-China terkait wabah virus korona. Rilis data aktivitas di sektor manufaktur zona euro sepanjang April mengalami kontraksi terbesar. Upaya membatasi penyebaran Covid-19 sangat berdampak pada permintaan dan produksi. 

Indeks PMI manufaktur Eropa versi IHS Markit turun menjadi 33,4 pada April, setelah kontraksi di posisi 44,5 pada bulan sebelumnya. Tren negatif menghantui bursa saham global, merespon ketegangan antara Washington dan Beijing setelah Trump menuding China menjadi penyebab penyebaran pandemi virus korona, meskipun tidak memberikan bukti untuk klaim tersebut.

Sementara itu, jumlah infeksi virus korona terus meningkat dengan jumlah kasus global mencapai 3,5 juta, dengan lebih 247.000 kematian di seluruh dunia dengan tren yang menurun. Indeks STOXX 600 anjlok 2,56% menjadi 328,44 dipimpin kejatuhan harga saham minyak dan gas hingga hampir 5%. Saham Thyssenkrupp terpenggal lebih dari 13% setelah muncul laporan bahwa tentang tekanan keuangan di perusahaan karena pandemi virus korona. Royal Mail Inggris melambung lebih dari 6%.

  • DAX 30 Frankfurt terperosok 3,64% (-394,84 poin) ke level 10.466,80.

  • FTSE 100 London menyusut 0,16% (-9,28 poin) menjadi 5.753,78.

  • CAC 40 Paris rontok 4,24% (-193,95 poin) ke posisi 4.378,23.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat, di tengah penurunan minta terhadap aset berisiko karena kekhawatiran bahwa sengketa AS-China tahun lalu akan menggelora kembali, di tengah bencana virus korona. Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, mengatakan ada "sejumlah besar bukti" bahwa virus itu muncul dari sebuah laboratorium di kota Wuhan, China.

Analis memperdebatkan bahwa AS kemungkinan berusaha untuk menerapkan tarif yang lebih tinggi dan membatalkan pembayaran US Treasury yang dimiliki China. Penguatan dolar juga didukung rilis data pesanan baru barang buatan AS pada Maret lalu yang turun sebesar 10,3%, melebihi perkiraan survei ekonom Reuters  sebesar 9,7% pada Maret. Indeks dolar, yang mengukur  greenback  terhadap sekeranjang enam mata uang utama, naik 0,41% menjadi 99,484.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.0904-0.0003-0.03%7:34 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.24450.0002+0.02%7:34 PM
Yen (USD-JPY)106.69-0.05-0.05%7:34 PM
Yuan (USD-CNY)7.0633-0.0134-0.19%4/30/2020
Rupiah (USD-IDR)15,100.00218.50+1.47%3:43 AM

Sumber : Bloomberg.com, 4/5/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak menguat. Harga minyak melonjak hingga 3%, karena lebih banyak negara mengumumkan akan mulai melonggarkan  lockdown,  dan pemotongan pasokan minyak mentah oleh produsen utama dunia diberlakukan. Pada April lalu permintaan bahan bakar di seluruh dunia anjlok sekitar 30% karena konsumsi yang lemah selama berbulan-bulan, bahkan ketika produsen minyak dunia mulai mengurangi produksi pada 1 Mei.

Italia, Finlandia, dan beberapa negara bagian AS mulai bergerak untuk mengurangi pembatasan  lockdown  untuk membangkitkan kembali perekonomian mereka. Namun para pejabat memperingatkan agar tidak bertindak terlalu cepat ketika kasus virus korona menembus 3,5 juta kasusu dan kematian mendekati seperempat juta secara global. Namun munculnya kembali ketegangan AS-China membatasi kenaikan harga.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 28 sen (1,1%) menjadi USD26,72 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 61 sen (3,08%) menjadi USD20,39 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi juga berakhir menguat di tengah meningkatnya ketegangan AS-China karena kekhawatiran munculnya perang dagang baru. Pasar saham global jatuh karena kekhawatiran perseteruan AS-China tentang asal-usul wabah tersebut akan memicu perang perdagangan baru. Inggris mengatakan China memiliki pertanyaan untuk menjawab informasi yang dibagikan tentang wabah itu. Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, mengatakan ada bukti penyakit tersebut muncul dari laboratorium China, tetapi tidak membantah kesimpulan badan intelijen Amerika bahwa itu bukan buatan manusia.

Emas melonjak 12% tahun ini di belakang langkah-langkah stimulus besar-besaran yang dikeluarkan bank sentral global untuk meredakan pukulan ekonomi dari pandemi tersebut. Namun sebuah laporan menunjukkan pesanan baru untuk barang-barang buatan AS turun lebih dari perkiraan pada Maret dan bisa tenggelam lebih jauh. Harga logam lainnya; palladium merosot 2,5% menjadi USD1.851,76 per ounce, platinum naik 0,1% menjadi USD760,62 dan perak turun 1,1% menjadi USD14,77.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,4% menjadi USD1.705,62 per ounce.

  • Harga emas berjangka 0,7% lebih tinggi menjadi USD1.713,30 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF  

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author