Bursa Siang: Kebijakan Moneter The Fed Gagal Angkat Market Regional, IHSG Terpuruk Lagi

Bursa Siang: Kebijakan Moneter The Fed Gagal Angkat Market Regional, IHSG Terpuruk Lagi

Posted by Written on 16 March 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) tumbang lagi pada perdagangan sesi I hari Senin (16/3). IHSG tergerus -3,50 persen (-172 poin) ke level 4.735.

Indeks LQ45 -4,66% ke 741.

Indeks IDX30 -4,65% ke 407.

Indeks IDX80 -4,77% ke 102.

Jakarta Islamic Indes (JII) -4,87% ke 489.

Indeks Kompas100 -4,45% ke 930.

Indeks Sri Kehati -4,41% ke 306.

Indeks SM Infra18 -5,69% ke 210.

Saham Teraktif: BBCATLKM,BMRI, ASIIPGASNATOITIC

Saham Top Gainer LQ45: KLBFAKRA

Saham Top Loser LQ45: BTPSBRPTGGRMBBCAINTPBBTNBBRI

Nilai transaksi Rp3,60 triliun. Volume perdagangan sebanyak 33,65 juta lot saham. Investor asing net buy Rp348,51 miliar

Nilai tukar rupiah melemah -1,05 persen ke level Rp14.895 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia kembali terguncang saat sesi pagi pada perdagangan hari Senin (16/3) setelah the Fed memangkas suku bunga acuannya menjadi nol persen. The Fed juga melancarkan quantative easing masif sebagai langkah darurat.

"Meskipun merilis kebijakan besar, The Fed tampaknya gagal menjadi penghalang yang menentukan bagi pasar," ujar Vishnu Varathan, Analis pada lembaga Mizuho Bank seperti dikutip CNBC.

Di sisi lain, Vishnu menilai ironis, karena pasar mungkin menganggap respon the Fed adalah suatu kepanikan, terutama karena kasus wabah virus corona melonjak secara global, mendorong kontrol perbatasan yang lebih sulit.

Bursa saham Australia memimpin pelemahan pasar saham Asia. Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia tergerus lebih dari 7 persen. Subsektor finansial melemah paling buruk sebesar 8 persen.

Saham-saham bank papan atas di bursa Australia bertumbangan. Saham Australia and New Zealand Banking Group turun 9,79 persen. Commonwealth Bank of Australia turun 7,17 persen. Westpac turun 8,72 persen dan National Australia Bank turun 9,58 persen.

Di bursa Hong Kong, Indeks Hang Seng turun lebih dari 2 persen. Sedangkan pelemahan di pasar saham Tiongkok sedikit tertahan. Indeks Shenzhen Component drop 1,77 persen. Indeks Shenzhen Composite melemah 1,094 persen.

Sementara Indeks Nikkei 225 di pasar saham Tokyo tergerus tipis setelah bergerak fluktuatif saat sesi perdagangan siang masih berlangsung. Indeks Topix melaju 0,32 persen.
Adapun Indeks Kospi di bursa Korsel masih berada di teritori negatif, turun lebih dari 1 persen. Indeks Nifty 50 (India) tumbang 5,72 persen. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa saham Jepang) terkoreksi 3,16 persen.
Indeks dolar AS naik ke level 98,193 dibanding level sebelumnya di posisi 96 poin.
Kurs yen menguat ke level 106,82 terhadap USD dari posisi sebelumnya pada posisi 108 yen.
Dolar Australia melemah di level $0,6169 dibanding level sebelumnya sebesar $0,64.

Indeks Bursa Asia


Oil
Koreksi harga minyak masih terus terjadi pada perdagangan hari Senin (16/3) di sesi pagi seiring penurunan suku bunga secara darurat oleh the Fed gagal menenangkan pasar keuangan global yang panik akibat penyebaran wabah virus corona.
Harga minyak Brent drop USD1,13 ke level USD32,72 per barel (02.30 GMT). Sedangkan minyak WTI juga melorot 72 sen ke level USD31,01 per barel.
(cnbc/reuters//idx)

Sumber : admin
 #YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author