Bursa Siang: Pasar Saham Global Diterpa Panic Selling, IHSG Ikut Tergerus

Bursa Siang: Pasar Saham Global Diterpa Panic Selling, IHSG Ikut Tergerus

Posted by Written on 13 March 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) tumbang lagi pada perdagangan sesi I hari Jumat (13/3). IHSG tergerus -5,02 persen (-246 poin) ke level 4.649. IHSG sempat terkena aturan trading halt (perdagangan dihentikan otomatis) hanya 30 menit setelah sesi opening pasca terkoreksi 5 persen lebih.

Indeks LQ45 -6,29% ke 721.

Indeks IDX30 -6,30% ke 396.

Indeks IDX80 -6,28% ke 99.

Jakarta Islamic Indes (JII) -6,25% ke 480.

Indeks Kompas100 -6,19% ke 909.

Indeks Sri Kehati -6,12% ke 296.

Indeks SM Infra18 -6,47% ke 209.

Saham Teraktif: BBRIBBCATLKMUNVRASIICAREKLBF

Saham Top Loser LQ45: TOWRINDFUNVRACESBBCATLKMBTPS

Nilai transaksi Rp3,24 triliun. Volume perdagangan sebanyak 37,18 juta lot saham. Investor asing net buy Rp27,47 miliar

Nilai tukar rupiah melemah -2,07 persen ke level Rp14.810 terhadap USD (11.30 PM).


Bursa Asia

Pasar saham global termasuk Asia Pasifik kembali hancur lebur saat sesi pagi pada perdagangan hari Jumat (13/3). Kepanikan akibat wabah virus corona menerjang semua kelas aset investasi dan membuat investor tidak bisa menghindar.

"Ada rasa takut dan panik," kata James Tao, Analis pada lembaga Commsec (Sydney) seperti dikutip Reuters. "Ini adalah situasi dimana begitu banyak terjadi ketidakpastian sehingga tidak ada yang tahun bagaimana merespon," tambahnya.

Indeks Nifty 50 di pasar saham India dihentikan sementara waktu setelah turun 10 persen. Hal yang sama terjadi lebih awal di bursa saham Thailand. SET (Stock Exchange of Thailand) setelah Indeks SET composite Index turun 10 persen.

Sedangkan Indeks Nikkei 225 di pasar saham Tokyo tergerus tajam, turun lebih dari 8 persen. Indeks Topix melemah 7,21 persen.

Indeks Kospi di bursa Korsel juga turun dalam persentase signifikan, lebih dari 7 persen. Indeks Kosdaq tumbang 12,08 persen. Di bursa Hong Kong, Indeks Hang Seng turun lebih dari 5 persen.
Pelemahan di bursa saham Australia relatif lebih terkendali. Indeks S&P/ASX200 hanya merosot tajam 1 persen lebih.
Sedangkan pasar saham Tiongkok juga bergerak di zona merah. Indeks Shenzhen Component drop 3 persen. Indeks Shenzhen Composite melemah 3,544 persen.
Sementara Indeks Straits Times di bursa saham Singapura melemah lebih dari 4 persen. Indeks FTSE Bursa Malaysia KLCI melemah 6,55 persen.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa saham Jepang) terkoreksi 4,57 persen.Indeks dolar AS down ke level 97,340 dibanding level sebelumnya di posisi 97,743 poin.
Kurs yen menguat ke level 104,99 terhadap USD dari posisi sebelumnya pada posisi 106 yen.
Dolar Australia melemah di level $0,6288 dibanding level sebelumnya sebesar $0,64.

Indeks Bursa Asia


Oil
Koreksi harga minyak masih terus terjadi pada perdagangan hari Jumat (13/3) di sesi pagi di tengah kepanikan menguapnya demand akibat pandemik wabah virus corona.
Harga minyak Brent drop 47 sen ke level USD32,75 per barel (03.17 GMT). Sedangkan minyak WTI juga melorot 54 sen ke level USD30,96 per barel.

(cnbc/reuters//idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author