Bursa Sore: Pasar Saham Global Ambruk, IHSG Longsor 259 Poin

Bursa Sore: Pasar Saham Global Ambruk, IHSG Longsor 259 Poin

Posted by Written on 12 March 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) longsor makin dalam pada perdagangan hari Kamis (12/3). IHSG drop -5,01 persen (-259 poin) ke level 4.895.

Indeks LQ45 -6,12% ke 769.

Indeks IDX30 -5,92% ke 423.

Indeks IDX80 -6,40% ke 106.

Jakarta Islamic Indes (JII) -5,41% ke 512.

Indeks Kompas100 -5,94% ke 969.

Indeks Sri Kehati -5,40% ke 315.

Indeks SM Infra18 -7,89% ke 223.

Saham Teraktif: BBRIREALBBCABBNIMNCNTLKMWIKA

Saham Top Loser LQ45: UNVRINDFTLKMICBPACESGGRMASII

Nilai transaksi Rp5,98 triliun. Volume perdagangan sebanyak 53,21 juta lot saham. Investor asing net sell -Rp256,59 miliar

Nilai tukar rupiah melemah -1,19 persen ke level Rp14.510 terhadap USD (04.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia hancur lebur pada perdagangan hari Kamis (12/3) setelah Presiden AS Donald Trump mengejutkan investor seiring pengumuman larangan turis Eropa masuk ke wilayah AS. Langkah AS ini sebagai upaya mengekang penyebaran virus corona, namun lebih banyak menjadi ancaman bagi bisnis dan ekonomi global.

"Larangan traveling ke AS bagi turis Eropa jelas mengejutkan semua orang," ujar Khoon Goh, Kepala Riset ANZ (Singapura) untuk wilayah Asia seperti dikutip Reuters.

Menurut dia, pelaku pasar sudah tahu dampak (virus corona) bagi ekonomi itu penting. "Dan dengan kebijakan seperti itu melipatgandakan dampak ke seluruh bisnis. Ini sesuatu yang tidak diperhitungkan pasar dan biaya ekonomi jangka pendek menjadi lebih besar," tambahnya.

Indeks Nikkei 225 di pasar saham Tokyo tergerus tajam saat akhir sesi. Indeks Topix melemah 4,13 persen ke 1.327. Sebaliknya nilai tukar yen (sering disebut sebagai mata uang safe haven) juga bergerak melemah setelah sempat perkasa di sesi pagi.

Indeks Kospi di bursa Korsel juga turun dalam persentase signifikan. Demikian pula dengan bursa saham Australia seiring Indeks S&P/ASX200 merosot tajam, lebih dari 7 persen. Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong bergerak turun lebih dari 3 persen di saat final perdagangan.
Sedangkan pasar saham Tiongkok juga bergerak di zona merah. Indeks Shenzhen Component drop 2,31 persen ke 10.941. Indeks Shenzhen Composite melemah 2,196 persen 1.818.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa saham Jepang) terkoreksi 4,52 persen.
Indeks dolar AS down ke level 96,415 dibanding level sebelumnya di posisi 96,66 poin.
Kurs yen berbalik arah melemah ke level 103,72 terhadap USD dari posisi sebelumnya pada posisi 103,08 yen.
Dolar Australia melemah di level $0,6442 dibanding level sebelumnya sebesar $0,657.

Indeks Bursa Asia


Bursa Eropa
Market saham Eropa turun tajam saat menit-menit awal pada perdagangan hari Kamis (12/3) pagi waktu setempat. Para pemodal merespon negatif keputusan Presiden AS Donald Trump menerapkan larangan masuk ke AS bagi pendatang dari beberapa negara Eropa.
Indeks DAX (Jerman) -5,46% pada posisi 9.868.
Indeks FTSE (Inggris) -2,36% di level 5.737.
Indeks CAC (Perancis -2,43% ke posisi 4.498.

Oil
Harga minyak tumbang lagi pada perdagangan hari Kamis (12/3) di sesi pagi di tengah kekacauan pasar global yang meluas setelah AS melarang turis Eropa masuk ke wilayahnya pasca wabah virus corona dinyatakan pandemi.
Harga minyak Brent drop 4,6 persen ke level USD34,11 per barel (07.18 GMT). Sedangkan minyak WTI juga melorot 4,2 persen ke level USD31,60 per barel.

(cnbc/reuters//idx)

Sumber : ada
 #YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author