Bursa Sore: Wacana Stimulus Fiskal Domestik Belum Jadi Penopang IHSG

Bursa Sore: Wacana Stimulus Fiskal Domestik Belum Jadi Penopang IHSG

Posted by Written on 11 March 2020


Ipotnews - Bergerak variatif sejak sesi awal, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) finis melemah pada perdagangan hari Rabu (11/3). IHSG drop -1,28 persen (-67 poin) ke level 5.154. Pasar wait and see dorongan stimulus fiskal.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal menggulirkan stimulus fiskal jilid dua. Sebagai anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan ( KSSK ), BI mempercayai kebijakan fiskal yang akan diumumkan dalam waktu dekat akan menggairahkan ekonomi yang kinu sedang banyak tekanan.

"Bu Menteri Keuangan (Sri Mulyani) dalam waktu dekat akan mengumumkan stimulus fiskal jilid II supaya para pegawai - karyawan yang selama ini membayar PPh 21 sekarang gajinya full. Pembebasan PPh 21 dan segala macam itu untuk mendorong konsumsi," kata Perry di Jakarta, Rabu (11/3).

Indeks LQ45 -1,53% ke 819.

Indeks IDX30 -1,34% ke 449.

Indeks IDX80 -1,65% ke 113.

Jakarta Islamic Indes (JII) -1,31% ke 542.

Indeks Kompas100 -1,22% ke 1.030.

Indeks Sri Kehati -1,03% ke 333.

Indeks SM Infra18 -3,25% ke 243.

Saham Teraktif: BBRIMNCNPURAREALBBCATLKMBBNI

Saham Top Gainer LQ45: UNVRHMSPICBPINDFCPIN

Saham Top Loser LQ45: GGRMASIIBBTNJPFABMRICTRABBCA

Nilai transaksi Rp6,98 triliun. Volume perdagangan sebanyak 67,72 juta lot saham. Investor asing net buy Rp172,07 miliar

Nilai tukar rupiah stagnan ke level Rp14.340 terhadap USD (04.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia bergerak melemah pada perdagangan hari Rabu (11/3) seiring naiknya skeptisme terhadap paket stimulus global untuk meredam wabah virus corona.

"Pasar menunggu dimulainya kebijakan fiskal di banyak negara," kata Stephen Halmarick Analis pada Commonwealth Bank of Australia seperti dikutip CNBC. Menurut dia, respon kebijakan fiskal akan menjadi hal yang sangat disambut baik.

Bursa saham Australia berakhir di teritori negatif. Indeks S&P/ASX200 melemah signifikan. Pasar saham Australia mengarah ke teritori bearish setelah turun 20 persen dari posisi penguatan tertinggi dalam 52 pekan.

Indeks Kospi di bursa Korsel juga berada di zona pelemahan, terkoreksi paling buruk di regional. Sementara Indeks Kosdaq jatuh 3,93 persen dan berakhir di level 565,61.

Pasar saham Tokyo juga tertekan, pelemahan Indeks Nikkei 225 berlanjut. Indeks Topix melemah 1,53 persen ke level 1.385.

Sedangkan pasar saham Tiongkok juga menyerah ke zona pelemahan. Indeks Shenzhen Component drop 1,78 persen ke 11.200. Indeks Shenzhen Composite turun 1,481 persen di level 1.859.
Sementara Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong melemah setelah bergerak sedikit mendatar di sesi pagi. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa saham Jepang) terkoreksi 1,14 persen.
Indeks dolar AS down ke level 95,918 dibanding level sebelumnya di posisi 96,396 poin.
Kurs yen rebound ke level 104,41 terhadap USD dari posisi sebelumnya pada posisi 105,67 yen.
Dolar Australia melemah di level $0,6496 dibanding level sebelumnya sebesar $0,657.

Indeks Bursa Asia


Bursa Eropa
Market saham Eropa ke zona hijau saat menit-menit awal pada perdagangan hari Rabu (11/3) waktu setempat. Para pemodal terus memantau penyebaran virus corona, harga minyak dan faktor geopolitik.
Indeks DAX (Jerman) +1,63% pada posisi 10.646
Indeks FTSE (Inggris) +2,09% ke level 6.085
Indeks CAC (Perancis) +2,19% di posisi 4.738.

Oil
Harga minyak melemah pada perdagangan hari Rabu (11/3) di sesi sore, tumbang dari penguatan saat awal sesi. Pelemahan ini terjadi setelah Saudi Aramco menyatakan telah secara langsung diminta kementerian energi untuk menaikkan kapasitas produksi 1 juta barel per hari.
Harga minyak Brent drop 1,1 persen ke level USD36,81 per barel (07.40 GMT). Sedangkan minyak WTI juga melemah 1,2 persen ke level USD33,94 per barel.

(cnbc/reuters//idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author