Bursa Pagi: Laju Global-Regional Dorong Potensi Kenaikan IHSG

Bursa Pagi: Laju Global-Regional Dorong Potensi Kenaikan IHSG

Posted by Written on 05 March 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (5/3), dibuka menguat, melanjutkan tren kenaikan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street. Laju indeks diperkuat dengan pernyataan Managing Director IMF Kristalina Georgieva, untuk menyediakan paket bantuan USD50 miliar guna memerangi dampak virus korona di negara-negara berpendapatan rendah dan emerging market. Indeks MSCI Asia ex-Jepang naik 0,26%.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan lompatan indeks ASX 200, Australia sebesar 1,5%, jelang rilis data perdagangan Januari. Indeks berlanjut melonjak 1,72% (108,90 poin) ke level 6.434,30 pada pukul 8:10 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak naik tajam 1,28% (269,43 poin) ke posisi 21.369,49, setelah dibuka melaju 0,86%, dan Topix meningkat 0,67% didukung kenaikan harga saham Softbank Group lebih dari 1%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka naik 0,32%, di tengah lonjakan harga saham LG Chem lebih dari 3%, dan berlanjut melaju 0,88% ke posisi 2.077,51.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka naik 0,48% (126,09 poin) menjadi 26.348,16 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China meningkat 0,81% ke posisi 3.0361,15.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks saham acuan bursa global dan regional, setelah berhasil melanjutkan manuvernya di zona hijau sepanjang sesi perdagangan kemarin dan ditutup melesat 2,38% ke level 5.650. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melompat 2,12% menjadi USD22,66.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini bersiap memasuki tren kenaikan jangka panjang, setelah berhasil menutup gap dengan dukungan capital inflow. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan sinyal positif tren kenaikan di zona netral.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks bursa global dan diluncurkannya stimulus fiskal oleh IMF senilai USD50 miliar untuk menangkal dampak negatif penyebaran virus korona, serta naiknya beberapa harga komoditas seperti CPO, nikel, timah diprediksi akan menjadi sentimen positif.

IHSG diprediksi akan bergerak melanjutkan penguatannya dengan support di level 5.535 dan resistance di level 5.760.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: BBCA (Buy, Support: Rp31.550, Resist: Rp32.950), INDF (Buy, Support: Rp7.050, Resist: Rp7.300), GGRM (Buy, Support: Rp50.500, Resist: Rp53.100), PWON (Buy, Support: Rp540, Resist: Rp580).

  • ETF: XIIF (Buy, Support: Rp559, Resist: Rp591), XPFT (Buy, Support: Rp498, Resist: Rp532), 

    XPSG (Buy, Support: Rp403, Resist: Rp430).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir melonjak, merespons kemenangan besar mantan Wakil Presiden Joe Biden di ajang Super Tuesday sehingga memicu reli besar-besaran dipimpin sektor perawatan kesehatan. 

Biden mencetak kemenangan di beberapa negara bagian, termasuk Carolina Utara, Texas dan Arkansas, meningkatkan peluang untuk menjadi calon presiden Partai Demokrat. Banyak investor memuji Biden karena taktik jalan tengahnya yang berbeda dengan kebijakan lebih progresif dari Bernie Sanders, dan Senator Elizabeth Warren.

Sektor health care S&P melompat 5,8%, terbaik sejak 2008. Saham United Health dan Centene melesat 10,7% dan 15,6%. Rilis indeks sektor jasa AS pada Februari, menurut Institute for Supply Management, tumbuh dengan kecepatan yang lebih tinggi dari perkiraan. ADP dan Moody's Analytics mengatakan penggajian swasta meningkat 183.000 bulan lalu, melampaui ekspektasi.

  • Dow Jones Industrial Average melesat 4,5% (1.173,45 poin) ke level 27.090,86.

  • S&P 500 melejit 4,22% (126,75 poin) ke posisi 3.130,12.

  • Nasdaq Composite Index melonjak 3,85% (334 poin) menjadi 9.018,09.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup lebih tinggi, merespon pemotongan suku bunga mengejutkan Federal Reserve mendorong harapan akan diikuti bank sentral utama lain. Rilis Indeks Pembelian Manajer (PMI) gabungan final zona euro berada di 51,6 pada Februari, tetapi survei yang mendasarinya menunjukkan penurunan permintaan ekspor dan gangguan terhadap rantai pasokan.

Indeks STOXX 600 melonjak 1,36% menjadi 386,30, dipimpin kenaikan harga saham sektor utilitas memimpin kenaikan, melejit lebih dari 3%, sedangkan saham perjalaanan dan wisata anjlok 2%. Perusahaan pengiriman makanan, Hellofresh, melambung lebih dari 8%, saham Eurofins Scientific melesat 5%, namun saham Signature Aviation terperosok hampir 7%.

  • DAX 30 Frankfurt melaju 1,19% (142,30 poin) ke posisi 12.127,69.

  • FTSE 100 London melesat 1,45% (97,39 poin) ke level 6.815,59.

  • CAC 40 Paris melonjak 1,33% (71,72 poin) menjadi 5.464,89.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir menguat, sehari setelah terpukul penurunan suku bunga darurat oleh Federal Reserve sehingga melorot ke level terendah delapan pekan. Bank of Canada memangkas suku bunga acuan menjadi 1,25% dari 1,75% dan mengatakan siap untuk menurunkan lagi jika diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, pasar uang di zona euro memperhitungkan peluang 90% bahwa ECB akan memangkas suku bunga simpanannya, sebesar 10 basis poin pekan depan.

Gubernur Bank of England yang baru, Andrew Bailey, menggagalkan ekspektasi penurunan suku bunga BoE dengan mengatakan kebijakan untuk menghadapi dampak ekonomi wabah virus korona lebih baik dilakukan bersamaan dengan pemerintah Inggris. Kenaikan dolar juga didukung rilis data kenaikan penggajian swasta AS pada Februari yang meningkat melebihi ekspektasi, yang menunjukkan dasar kekuatan perekonomian meski ada wabah virus korona. Indeks dolar, yang mengukur kurs  greenback  terhadap enam mata uang negara maju, menguat 0,19% menjadi 97,336.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.11360.000.00%6:29 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.2871-0.0001-0.01%6:29 PM
Yen (USD-JPY)107.580.05+0.05%6:29 PM
Yuan (USD-CNY)6.9260-0.0351-0.50%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,112.50-170.00-1.19%3/4/2020

Sumber : Bloomberg.com, 4/3/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi ditutup melemah. Sejumlah produsen utama, termasuk Arab Saudi, berusaha mengikutsertakan Rusia dalam tambahan pemotongan pasokan yang lebih dalam guna mengimbangi penurunan permintaan akibat wabah virus korona. Sejauh ini OPEC +, telah memangkas pasokan 2,1 juta barel per hari dan mengupayakan tambahan pengurangan setidaknya 1 juta bph lebih banyak.

Goldman Sachs memangkas perkiraan harga Brent menjadi USD45 per barel pada April, dan memproyeksikan Brent akan pulih secara bertahap menjadi USD60 per barel pada akhir tahun. Morgan Stanley memangkas prediksi harga Brent kuartal kedua 2020 menjadi USD55 per barel dan prospek WTI menjadi USD50 dengan ekspektasi ada pengurangan permintaan. Badan Informasi Energi AS mengungkapkan, stok minyak mentah AS meningkat 785.000 barel, di bawah ekspektasi. Stok bensin dan solar turun lebih dari 4 juta barel, sedangkan ekspor melonjak menjadi hampir 4,2 juta barel per hari.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun 73 sen (-1,4%), menjadi USD51,13 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun 40 sen menjadi USD46,78 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup relatif stabil. Apresiasi dolar dan peningkatan sentimen risiko membatasi kenaikan harga emassetelah kenaikan tajam pada sesi sebelumnya. Minat terhadap aset berisiko di kalangan investor meningkat setelah Joe Biden berjaya di ajang Super Tuesday Democratic. Pasar menunggu laporan Beige Book The Fed, yang akan memberikan penilaian tentang seberapa dalam dampak virus korona terhadap ekonomi AS. Harga logam mulai lain; seperti palladium turun 0,1% menjadi USD2.499,16 per ounce, platinum turun 0,5% menjadi USD870,71, dan perak naik 0,2% menjadi USD17,21.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,2% menjadi USD1.642,85 per ounce.

  • Harga emas berjangka melemah 0,1% menjadi USD1.643,50 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author