Bursa Siang: Market Regional Dan IHSG Jeda Sejenak Dari Sentimen Virus Corona

Bursa Siang: Market Regional Dan IHSG Jeda Sejenak Dari Sentimen Virus Corona

Posted by Written on 25 February 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir flat saat sesi pagi pada perdagangan hari Selasa (25/2). IHSG ke level 5.806 setelah hanya melemah 1 poin.

Indeks LQ45 +0,35% ke 944.

Indeks IDX30 +0,34% ke 516.

Indeks IDX80 +0,22% ke 131.

Jakarta Islamic Indes (JII) -0,16% ke 613.

Indeks Kompas100 +0,02% ke 1.178.

Indeks Sri Kehati +0,46% ke 378.

Indeks SM Infra18 +0,16% ke 287.

Saham Teraktif: JSKYPURAANTMBMRIAYLS-W, MDKABBTN

Saham Top Gainer LQ45: INKPTKIMASIIEXCLITMGACESPWON

Saham Top Loser LQ45: GGRMINCOPTPPTLKMBBNIANTMBTPS

Nilai transaksi Rp2,48 triliun. Volume perdagangan sebanyak 28,57 juta lot saham. Investor asing net sell -Rp328,71 miliar

Nilai tukar rupiah drop -0,22 persen ke level Rp13.895 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia melemah tipis di sesi pagi pada perdagangan hari Selasa (25/2) setelah aksi jual reda. Para investor jeda sejenak dari ketakutan akibat wabah virus corona. Market saham Jepang menjadi lokomotif pelemahan.

"Lonjakan kasus virus corona di luar China meningkatkan risiko perlambatan ekonomi global di kuartal pertama 2020 yang lebih tajam," kata Kim Mundy, Analis Commonwealth Bank seperti dikutip CNBC.

Market saham Jepang aktif kembali setelah libur awal pekan ini. Indeks Nikkei 225 terkoreksi tajam. Indeks Topix turun 3,23 persen. Saham unggulan Fast Retailing melemah 4 persen.

Saham Fujifilm menguat 4 persen setelah media lokal setempat memberitakan bahwa pemerintah Jepang mempertimbangkan penggunaan obat anti flu yang dibuat oleh perusahaan tersebut sebagai obat anti virus corona.
Bursa saham China melemah saat sesi siang. Indeks Shenzhen Composite drop 2 persen. Indeks Shenzhen Component drop 1,74 persen. Sedangkan Indeks Shanghai Composite ke zona negatif.
Pasca turun tajam awal pekan ini, Indeks Kospi di bursa Korsel menguat. Pelemahan tajam Kospi seiring makin meningkatnya kasus virus corona di negara tersebut. Pada Selasa pekan ini, Korsel mengumumkan 60 kasus baru sehingga total kasus menjadi 893 sehingga mengantarkan Korsel negara terbesar wabah virus corona di luar China.
Data Indeks Kepercayaan Konsumen di Korsel turun di periode Februari di posisi 96,9 atau turun 7,3 poin, ke level terendah dalam 6 bulan terakhir.
Di bursa Hong Kong, Indeks Hang Seng ke zona merah. Adapun Indeks S&P/ASX200 di bursa saham Australia juga melemah. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa saham Jepang) melemah 0,05 persen.
Indeks dolar AS melorot ke level 99,217 dibanding level sebelumnya di posisi 99,6.
Kurs yen menguat ke level 110,8 terhadap USD dari posisi sebelumnya pada posisi 111,2 yen.
Dolar Australia melemah di level $0,6619 dibanding level sebelumnya sebesar $0,67.

Indeks Bursa Asia


Oil
Harga minyak rebound pada perdagangan hari Selasa (25/2) di sesi pagi. Para pemodal melakukan aksi bargaining setelah hanya minyak jatuh 4 persen di sesi Tetapi kekhawatiran penyebaran virus corona dapat mendatangkan kerusakan ekonomi lebih dari perkiraan membatasi kenaikan harga.
Minyak Brent melaju 29 sen ke harga USD56,59 per barel (02.12 GMT). Sedangkan minyak WTI juga menguat 22 sen ke level USD51,65 per barel.

(cnbc/reuters//idx)

Sumber : admin
 #YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author