Bursa Sore: Geliat Aktivitas Bisnis Tiongkok Direspon Positif IHSG Dan Market Regional

Bursa Sore: Geliat Aktivitas Bisnis Tiongkok Direspon Positif IHSG Dan Market Regional

Posted by Written on 19 February 2020


Ipotnews - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) mulus ke zona hijau pada perdagangan hari Rabu (19/2). IHSG finis di level 5.928 setelah menguat 0,71 persen (+41 poin).

Indeks LQ45 +0,85% ke 964.

Indeks IDX30 +0,91% ke 526.

Indeks IDX80 +0,83% ke 135.

Jakarta Islamic Indes (JII) +0,87% ke 629.

Indeks Kompas100 +0,76% ke 1.206.

Indeks Sri Kehati +0,94% ke 384.

Indeks SM Infra18 +0,87% ke 296.

Para investor market regional merespon positif bisnis di China yang memulai aktivitas. Sebagian besar indeks saham di bursa regional bergerak positif. IHSG mengikuti jejak penguatan pasar saham regional.

Saham Teraktif: MNCNTOWRMKNTPURATELEASPI-W, TLKM

Saham Top Gainer LQ45: TKIMKLBFASIIINKPANTMWSKTCPIN

Saham Top Loser LQ45: SMGRHMSP,MNCNCTRA,INDFPWONTBIG

Nilai transaksi Rp6,26 triliun. Volume perdagangan sebanyak 66,09 juta lot saham. Investor asing net buy Rp105,66 miliar

Nilai tukar rupiah drop -0,15 persen ke level Rp13.680 terhadap USD (04.00 PM).


Bursa Asia

Sebagian besar pasar saham Asia bergerak ke arah penguatan pada perdagangan hari Rabu (19/2). Para investor memantau dengan seksama kemajuan China untuk kembali beraktivitas setelah disibukkan dengan penanganan wabah virus corona.

Pemerintah China melalui media resmi milik negara memberitakan bahwa lebih dari 80 persen dari total 20.000 anak perusahaan milik negara telah memulai aktivitas.

"Terdapat momen optimisme seputar bisnis yang mulai aktif lagi di China menyusul pengumuman stimulus perekonomian oleh pemerintah China," kata Analis ANZ Research, John Bromhead seperti dikutip CNBC.

Namun menurut dia terdapat kewaspadaan setelah perusahaan-perusahaan penting meningkatkan kewaspadaan tentang dampak gangguan terhadap supply and demand.

Bursa saham Hong Kong bertahan di zona positif setelah Indeks Hang Seng melaju ke zona hijau sejak sesi pagi.

Sementara itu pasar saham Tiongkok melemah saat sesi perdagangan berakhir. Indeks Shenzhen Composite drop 0,55 persen ke 1.846. Indeks Shenzhen Component mengarah ke pelemahan sebesar 0,63 persen di level 11.235.
Pasar saham Jepang menghijau, Indeks Nikkei 225 berbalik ke teritori positif di penutupan perdagangan. Indeks Topix naik 0,37 persen ke 1.671.
Dalam Neraca perdagangan periode Januari, ekspor Jepang turun 2,6 persen (YoY) atau jauh lebih rendah dari perkiraan turun sebesar 6,9 persen. Di periode bulan Desember, ekspor Jepang turun 6,3 persen.
Sementara di bursa Korea Selatan, Indeks Kospi berubah arah naik tipis setelah di sesi pagi lesu. Adapun Indeks S&P/ASX200 di bursa saham Australia ke zona positif. Saham-saham tambang emas memperkuat laju pasar saham Australia. Harga saham tambang emas. Evolution Mining naik 5,13 persen. Newcrest menguat 3,25 persen.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa saham Jepang) menguat 0,47 persen.
Indeks dolar AS menguat ke level 99,424 dibanding level sebelumnya di posisi 99,139.
Kurs yen melorot ke level 110,12 terhadap USD dari posisi sebelumnya pada posisi 109 yen.
Dolar Australia menguat di level $0,6703 dibanding level sebelumnya sebesar $0,66.

Indeks Bursa Asia


Bursa Eropa
Market saham Eropa menguat saat menit-menit awal pada perdagangan hari Rabu (19/2) pagi waktu setempat. Para pemodal di bursa Eropa memonitor penyebaran baru wabah virus corona dan data indikator perekonomian terkini.
Indeks DAX (Jerman) +0,30% pada posisi 13.721.
Indeks FTSE (Inggris) +0,48% ke level 7.417.
Indeks CAC (Perancis +0,26% di posisi 6.072.

Oil
Harga minyak naik tipis pada perdagangan hari Rabu (19/2) di sesi sore di tengah optimisme yang meluas seiring jumlah kasus baru epidemi virus corona yang terkonfirmasi menurun pada hari keduanya di provinsi China yang menjadi pusat wabah.
Minyak Brent menguat 51 sen ke harga USD58,26 per barel (07.32 GMT). Sedangkan minyak WTI melaju 55 sen ke level USD52,60 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author