Bursa Siang: IHSG Mengekor Gerak Melandai Market Saham Regional

Bursa Siang: IHSG Mengekor Gerak Melandai Market Saham Regional

Posted by Written on 17 February 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) flat di sesi pagi pada perdagangan hari Senin (17/2). IHSG ke level 5.868 setelah naik tipis 0,03 persen (+1 poin).

Indeks LQ45 +0,21% ke 955.

Indeks IDX30 +0,18% ke 522.

Indeks IDX80 +0,30% ke 133.

Jakarta Islamic Indes (JII) +0,21% ke 621.

Indeks Kompas100 +0,15% ke 1.195.

Indeks Sri Kehati +0,09% ke 382.

Indeks SM Infra18 +0,52% ke 292.

Saham Teraktif: BHITLUCKBMTRJPFATAMA-W, MEDCTRIN

Saham Top Gainer LQ45: CTRA, WKST, BSDEPTPPWIKAINKPITMG

Saham Top Loser LQ45: BMRIAKRASCMABTPSTOWRJSMRPGAS

Nilai traksaksi Rp2,10 triliun. Volume perdagangan sebanyak 28,37 juta lot saham. Investor asing net sell Rp273,36 miliar

Nilai tukar rupiah drop -0,07 persen ke level Rp13.680 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia naik tipis ke arah zona hijau pada sesi pagi pada perdagangan hari Senin (17/2) seiring upaya pemerintah China untuk meredam dampak buruk virus corona membuat senang para investor. Meskipun demikian bursa saham Jepang goyah di tengah ekspektasi naiknya risiko resesi.

"Tindakan pencegahan oleh pemerintah China menunjukkan bahwa aktivitas hanya akan menjadi normal pada pertengahan Maret dan lebih mungkin berakhir pada kuartal pertama," kata analis dari lembaga Jefferies, Sean Darby. Menurut dia pertanyaannya adalah seberapa besar stimulus yang diperlukan mengingat posisi fiskal negara.

Pasar saham Tiongkok menghijau saat sesi siang. Indeks Shenzhen Composite naik 1,78 persen. Indeks Shenzhen Component menguat 1,48 persen.

Dalam upaya meredakan dampak buruk wabah virus corona terhadap bisnis, pemerintah China merencanakan pemotongan pajak sambil meningkatkan belanja pemerintah, demikian seperti dikatakan Menteri Keuangan Liu Kun seperti dikutip CNBC.

Kementerian Keuangan mengatakan bahwa akan mengeluarkan anggaran 8 miliar yuan di tahap kedua untuk pencegahan dan pengendalian wabah virus corona. Total anggaran yang telah dikeluarkan untuk pencegahan dan pengendalian mencapai 90,15 miliar yuan.

Pelemahan terjadi di pasar saham Jepang setelah Indeks Nikkei 225 melaju negatif di tengah sesi siang yang masih berlangsung. Indeks Topix turun 0,86 persen.

Data yang dirilis pemerintah Jepang memperlihatkan pertumbuhan ekonomi Jepang melemah di kuartal terakhir tahun lalu turun 6,3 persen (YoY). Sementara menurut polling Reuters diperkirakan turun 3,7 persen secara tahunan dan turun 1,6 persen secara kuartalan.
Sementara di bursa Korea Selatan, Indeks Kospi berhasil bangkit setelah sempat melemah di awal perdagangan. Adapun Indeks S&P/ASX200 di bursa saham Australia juga ke level negatif.
Indeks dolar AS turun tipis ke level 99,109 dibanding level sebelumnya di posisi 99,151.
Kurs yen ke level 109,82 terhadap USD.
Dolar Australia melaju di level $0,6723 atau menguat 0,15 persen.

Indeks Bursa Asia


Oil
Harga minyak terkoreksi pada perdagangan hari Senin (17/2) di sesi pagi seiring investor bersiap mengantisipasi data indikator perekonomian di Asia pada pekan ini yang akan memberikan gambaran seberapa besar wabah virus corona telah berdampak pada demand terhadap oil.
Minyak Brent drop 33 sen ke harga USD56,99 per barel (01.21 GMT). Sedangkan minyak WTI melemah 13 sen ke level USD51,92 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author