Bursa Pagi: Asia Berbalik Arah, Tekan Potensi Laju IHSG

Bursa Pagi: Asia Berbalik Arah, Tekan Potensi Laju IHSG

Posted by Written on 07 February 2020


Ipotnews - Jelang akhir pekan, Jumat (7/2), bursa saham Asia dibuka mixed dan berlanjut turun, jelang rilis data perdagangan China. Indeks acuan Asia tak mampu melanjutkan tren kenaikan pada penutupan bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang didukung oleh pernyataan Beijing untuk memangkas tarif impor barang AS senilai USD75 miliar mulai akhir pekan depan. Indeks MSCI Asia ex-Jepang turun 0,35%.

Mengawali perdagangan saham hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka turun 0,37%. Indeks berlanjut merosot 0,53% (-37,20 poin) ke posisi 7.012,00 pada pukul 8:25 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang turun 0,32% (-76,88 poin) menjadi 23,796,71 setelah dibuka menguat 0,24%, dan Topix bertambah 0,14%. Indeks Kospi dibuka melorot 0,52% dan berlanjut terpuruk 0,91% (-20,18 poin) ke level 2.207,76.

Melanjutkan tren penurunan Asia, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun 0,46% (-127,41 oin) ke posisi 27.366,29 pada pukul 8:40 WIB. Indeks Shanghai Composite, China merosot 0,60% ke level 2.849,26.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang berbeda arah, setelah mampu menambah kenaikan indeks pada sesi perdagangan kemarin dengan menguat 0,14% menjadi 5.987. Namun harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melemah 0,04% menjadi USD24,88.

Beberapa analis berpendapat, pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi melanjutkan kenaikan secara terbatas berusaha ditutup di atas level 6.000. Namun secara teknikal beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi koreksi meski berpeluang menguat terbatas.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks bursa global seiring dengan optimisme investor terhadap perkembangan negosiasi dagang AS-China, setelah China mengumumkan pemangkasan tarif atas produk AS senilai USD75 miliar diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.

Selain itu naiknya sejumlah harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, timah, emas, batu bara juga diprediksi akan menambah katalis positif di pasar. IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan support di level 5.955 dan resistance di level 6.020.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: ACES (Buy, Support: Rp1.600, Resist: Rp1.690), LSIP (Buy, Support: Rp1.230, Resist: Rp1.305), 

    WIKA (Buy, Support: Rp1.970, Resist: Rp2.070), ERAA (Buy, Support: Rp1.585, Resist: Rp1.800).

  • ETF: XPFT (Buy, Support: Rp534, Resist: Rp544), XPSG (Buy, Support: Rp433, Resist: Rp439),

    R-LQ45X(Buy, Support: Rp1.003, Resist: Rp1.021).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup dengan mencatatkan level tertinggi menyambut pernyataan Beijing yang akan memangkas separuh tarif impor barang dari AS senilai sekitar USD75 miliar mulai 14 Februari nanti sebagai bagian dari kesepakatan perdagangan "fase pertama". Data klaim pengangguran mingguan pada pekan lalu, mencapai 202.000, level terendah dalam sembilan bulan. Dow dan Nasdaq keduanya melejit setidaknya 4% pekan ini, sementara S&P 500 menguat 3,8%, kenaikan mingguan terbesar sejak Juni, setelah anjlok setidaknya 1,8% pekan lalu.

Saham Boeing memimpin kenaikan Dow Jones dengan melesat 3,6%. Microsoft melonjak lebih dari 2%. Jasa komunikasi dan teknologi membukukan kinerja terbaik di S&P 500, dengan meningkat lebih dari 0,8%. Saham Twitter melambung lebih dari 15%. Lebih dari 60% perusahaan S&P 500 telah melaporkan kinerja keuangannya, 71% di antaranya mengalahkan ekspektasi analis, menurut FactSet.

  • Dow Jones Industrial Average menguat 0,3% (88,92 poin) menjadi 29.379,77.

  • S&P 500 naik 0,33% (11,09 poin) ke posisi 3.345,78.

  • Nasdaq Composite meningkat 0,67% (63,47 poin) ke level 9.572,15.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup menguat, didukung oleh laporan keuangan perusahaan yang mendominasi fokus investor dan memudarnya kekhawatiran wabah coronavirus. Beijing mengatakan konfirmasi kasus virus korona mencapai 28.018 dan 563 orang meninggal. Pasar global mendapatkan dorongan setelah Kementerian Keuangan China mengumumkan akan memangkas tarif ratusan barang Amerika senilai USD75 miliar. Data pesanan produk industri Jerman pada Desember turun 2,1% (mtm).

Indeks STOXX 600 naik 0,44% menjadi 425,49, sektor perbankan melonjak 2% sementara saham konstruksi dan material merosot 0,5%. Saham Societe Generale melonjak 1,4% meski gagal melampaui proyeksi laba kuartal keempat, tetapi mengungkapkan rencana kemungkinan buyback saham. Deutsche Bank melambung hampir 12,5%. Pabrikan baja Arcelormittal, melesat 11% karena melaporkan laba kuartal keempat. Nokia melonjak 2,3%. Saham Royal Mail merosot 5,5%.

  • FTSE 100 London naik 0,30% (22,31 poin) menjadi 7.504,79.

  • DAX 30 Frankfurt meningkat 0,72% (96,49 poin) ke posisi 13.574,82.

  • CAC 40 Paris melaju 0,88% (52,78 poin) ke level 6.038,18.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir dengan membukukan kenaikan didukung data ekonomi AS yang kuat serta menyurutnya kekhawatiran wabah virus korona. Presiden China Xi Jinping mengatakan mencapai hasil "positif" dalam upaya pencegahan dan pengendalian memerangi virus korona. Bank Rakyat China, menggelontorkan ratusan miliar dolar ke dalam sistem keuangan pada pekan ini untuk meredam dampak ekonomi virus tersebut.

Mata uang  safe-haven , yen dan franc Swiss, tertekan karena meningkatnya toleransi risiko investor. Euro meluncur ke level terendah empat bulan terhadap dolar setelah data pesanan industri barang modal Jerman anjlok 2,1% pada Desember dari November, penurunan terbesar sejak Februari. Indeks dolar AS naik 0,20% menjadi 98,496.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.0981-0.0002-0.02%6:32 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.2929-0.0002-0.02%6:32 PM
Yen (USD-JPY)109.98-0.01-0.01%6:31 PM
Yuan (USD-CNY)6.9708-0.0026-0.04%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)13,634.50-55.50-0.41%--

Sumber : Bloomberg.com, 6/2/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak variatif, karena OPEC + memberikan sinyal beragam tentang kemungkinan pemotongan produksi untuk mengurangi dampak dari pelemahan permintaan global akibat wabah  coronavirus. Panel teknikal OPEC + merekomendasikan pengurangan produksi minyak sebesar 600.000 barel per hari (bph) dan mengusulkan agar pemotongan tersebut segera dimulai dan berlanjut hingga Juni. Para  trader menunggu apakah Rusia mendukung kemungkinan pengurangan produksi lebih lanjut.

WHO menyatakan masih terlalu dini untuk mengatakan serangan virus korona telah mencapai puncaknya di China, tetapi mencatat Rabu lalu sebagai hari pertama penurunan penambahan jumlah kasus baru di China. Penjualan jangka pendek minyak mentah dan gas alam di China hampir terhenti pekan ini.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun 23 sen (-0,3%) menjadi USD55,05 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 20 sen (0,4%) menjadi USD50,95 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup menguat, didukung ekspektasi bahwa bank sentral global akan mempertahankan suku bunga tetap rendah. Ketidakpastian seputar dampak ekonomi akibat epidemi virus korona mendorong permintaan emas sebagai safe havens. Investor menungggu laporan penggajian non-pertanian Amerika yang akan dirilis Jumat ini.

China mengatakan akan memotong tarif tambahan yang dikenakan terhadap barang-barang AS dan menandatangani lebih banyak belanja pemerintah, keringanan pajak serta subsidi untuk sektor yang terkena virus. Harga logam mulia lainnya, palladium merosot 3,2% menjadi USD2.353,66 per ounce, perak melonjak 1,2% menjadi USD17,81, sementara platinum tergelincir 2,4% menjadi USD957,83.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,6% menjadi USD1.565,42 per ounce.

  • Harga emas berjangka naik 0,5% menjadi USD1.570 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

 #YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

  • humayun Avatar

    Really appreciate this wonderful post that you have provided for us.Great site and a great topic as well i really get amazed to read this. Its really good. how to download on o2tvseries

  • erum Avatar

    Really appreciate this wonderful post that you have provided for us.Great site and a great topic as well i really get amazed to read this. Its really good. numero voyance

  • humayun Avatar

    Really appreciate this wonderful post that you have provided for us.Great site and a great topic as well i really get amazed to read this. Its really good. cupom amazon

  • humayun Avatar

    Really appreciate this wonderful post that you have provided for us.Great site and a great topic as well i really get amazed to read this. Its really good. cupom amazon

  • humayun Avatar

    Really appreciate this wonderful post that you have provided for us.Great site and a great topic as well i really get amazed to read this. Its really good. cupons amazon

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author