Bursa Pagi: Indeks Global Terus Melaju, Dorong IHSG Uji Level Psikologis

Bursa Pagi: Indeks Global Terus Melaju, Dorong IHSG Uji Level Psikologis

Posted by Written on 06 February 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (6/2), dibuka lebih tinggi, melanjutkan tren kenaikan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, setelah sebuah tim peneliti China dilaporkan menemukan obat untuk terapi efektif untuk penderita virus korona, meskipun dibantah oleh WHO. Ilmuwan Inggris diberitakan, mampu memangkas waktu pengembangan vaksin virus korona dari dua-tiga tahun menjadi 14 hari. Indeks MSCI Asia ex-Jepang naik 0,39%.

Mengawali perdagangan saham hari ini, bursa saham Australia dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, sebesar 0,7%, menjelang rilis data penjualan ritel negara dengan relasi perdagangan yang kuat dengan China itu. Indeks naik 0,57% (39,90 poin) menjadi 7.016,00 pada pukul 8:20 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang melesat 1,62% (377,59 poin) ke level 23.697,15, setelah dibuka melonjak 1,43% dan Topix melompat 1,35%. Indeks Kospi dibuka melaju 1,09%, dan berlanjut menguat tajam 1,46% ke posisi 2.197,28.

Melanjutkan tren kenaikan global Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melompat 1,45% (387,79 poin) ke level 27.174,53 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China dibuka naik 0,31% menjadi 2.826.89.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks di bursa saham global dan regional, setelah kemarin berhasil melakukan  technical rebound  bermanuver ke zona hijau dan membukukan kenaikan 0,95% menjadi 5.978 pada akhir sesi. Harga ETF saham Indonesia( EIDO ) di New York Stocks Exchange melasat 1,67% ke level 24,89.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi melanjutkan tren kenaikan untuk menguji level psikologis 6.000. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi penguatan lanjutan area jenuh jual mendekati netral.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, berlanjutnya penguatan indeks bursa global seiring dengan meredanya kekhawatiran penyebaran virus korona diprediksi akan menjadi sentimen positif bagi indeks. Rebound nilai tukar rupiah serta naiknya sebagian besar harga komoditas yaitu minyak mentah, CPO, nikel, timah, emas, batu bara diprediksi akan menjadi tambahan katalis positif di pasar.

IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan support di level 5.940 dan resistance di level 6.010. 

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: SMGR (Buy, Support: Rp12.100, Resist: Rp12.650), BMRI (Buy, Support: Rp7.575, Resist: Rp7.800), RALS (Buy, Support: Rp1.020, Resist: Rp1.070), BBRI (Buy on Weakness, Support: Rp4.510, Resist: Rp4.640).

  • ETF: XISI (Buy, Support: Rp312, Resist: Rp320), XISC (Buy, Support: Rp664, Resist: Rp670), 

    XIIF (Buy, Support: Rp591, Resist: Rp601).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir menguat, memasuki hari ketiga berturut-turut. Indeks S&P500 kembali ke level tertinggi sebelum ketakutan wabah korona merebak, dipimpin kenaikan kuat di sektor energi, keuangan dan perawatan kesehatan. United Health dan IBM melesat lebih dari 4% memimpin kenaikan indeks Dow Jones. Saham Tesla anjlok lebih dari 17%, setelah analis Wall Street menyerukan kehati-hatian pada saham tersebut yang melejit lebih dari 80% pada tahun ini.

Reuters mengabarkan, media TV China melaporkan bahwa tim peneliti di Universitas Zhejiang menemukan obat yang efektif untuk mengobati penderita virus korona. Namun WHO mengatakan belum ada terapi efektif terhadap 2019-nCoV. Pasar yang lebih luas juga mendapat dorongan dari rilis data ADP dan Moody's Analytics yang menyebutkan penggajian sektor swasta Amerika naik 291.000 pada Januari, terbesar dalam hampir lima tahun.

  • S&P 500 melonjak 1,13% (37,10 poin) ke posisi 3.334,69.

  • Dow Jones Industrial Average melesat 1,7% (483,22 poin) ke level 29.290,85.

  • Nasdaq Composite naik 0,43% (40,71 poin) menjadi 9.508,68.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup lebih tinggi, memperpanjang penguatan sejak awal pekan ini, di tengah meningkatnya korban wabah coronavirus. WHO mengatakan, kasus virus korona melonjak menjadi 24.363 selama 24 jam terakhir. Rilis indeks pembelian manajer (PMI) akhir menunjukkan aktivitas bisnis zona euro naik ke level tertinggi lima bulan di posisi 51,3 pada Januari dari 50,9 di bulan sebelumnya, mengalahkan prediksi. Sektor jasa Jerman memimpin kenaikan, menjadi 54,2 dari 52,9 pada Desember, terkuat dalam lima bulan.

Indeks STOXX 600 melompat 1,23% menjadi 423,62, dipimpin kenaikan harga saham otomotif dan hanya sektor telekomunikasi yang diperdagangkan di zona merah. Saham Danske Bank, BNP Paribas, Siemens, Infineon, Novonordisk, ABB dan Vodafone semuanya meningkat setelah melaporkan laba. Siemens melaporkan penurunan laba bersih 3% pada kuartal pertama terbebani pelemahan di sektor otomotif dan energi, tetapi sahamnya naik 0,6% karena mengumumkan rencana untuk membeli saham Iberdrola.

  • FTSE 100 London naik 0,57% (42,66 poin) menjadi 7.482,48.

  • DAX 30 Frankfurt melonjak 1,48% (196,59 poin) ke level 13.478,33.

  • CAC Prancis meningkat 0,85% (50,35 poin) ke posisi 5.985,40.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat, terutama terhadap  safe-haven  yen Jepang dan franc Swiss. Minat terhadap aset berisiko meningkat didorong berita yang menyebutkan bahwa sebuah universitas di China menemukan obat untuk mengobati orang yang terinfeksi, dan peneliti di Inggris membuat "terobosan signifikan" dalam menemukan vaksin. Dolar AS juga mendapatkan dorongan dari laporan penggajian sektor swasta yang kuat untuk Januari, meningkat 291.000 jauh di atas ekspektasi kenaikan 156.000 pekerjaan.

Selain itu, aktivitas sektor jasa AS mengalami kenaikan pada bulan lalu, sektor industri melaporkan peningkatan pesanan baru. Indeks non-manufaktur Institute for Supply Management naik menjadi 55,5 pada bulan lalu, tertinggi sejak Agustus. Investor secara keseluruhan merespon positif ketika Bank Sentral China menyuntikkan likuiditas substansial ke dalam sistem keuangan untuk melindungi kejatuhan ekonomi dari virus tersebut. Yuan China di pasar  offshorerebound  0,2% terhadap dolar. Indeks Dolar AS naik 0,35% menjadi 98,301.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.100.0001+0.01%6:40 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.2997-0.0005-0.04%6:40 PM
Yen (USD-JPY)109.80-0.03-0.03%6:40 PM
Yuan (USD-CNY)6.9734-0.0250-0.36%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)13,690.00-25.00-0.18%--

Sumber : Bloomberg.com, 5/2/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak naik. Gairah pasar didorong laporan media yang menyebutkan bahwa tim peneliti yang dipimpin Profesor Universitas Zhejiang, Li Lanjuan, menemukan bahwa obat Abidol dan Darunavir dapat menghambat virus dalam percobaan sel in vitro. Ilmuwan Inggris membuat terobosan signifikan untuk menemukan vaksin dengan mengurangi waktu pengembangan normal dari dua hingga tiga tahun menjadi hanya 14 hari. OPEC + mempertimbangkan pemangkasan produksi lebih lanjut untuk mengatasi potensi tekanan permintaan minyak global.

Namun data persediaan minyak mentah AS di pekan terakhir Januari naik 3,4 juta barel, lebih tinggi dari ekspektasi kenaikan 2,8 juta barel. Sejumlah kilang termasuk Sinopec China, pengilangan terbesar Asia, memangkas laju produksi karena penurunan permintaan bahan bakar olahan. CEO BP menyebutkan perlambatan ekonomi global karena wabah virus korona diperkirakan mengurangi pertumbuhan permintaan minyak 2020 di seluruh dunia sebesar 300.000-500.000 barel per hari (bph), atau sekitar 0,5% dari total permintaan.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent, melonjak USD1,32 (2,5%), menjadi USD56,46 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI melompat USD1,14 (2,3%), menjadi USD50,75 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi juga ditutup menguat, di tengah aksi bargain hunting investor global. Harga emas berbalik arah dari level terendah dua pekan pada awal sesi, karena tren kenaikan logam secara keseluruhan di tengah meningkatnya kemungkinan kebijakan suku bunga yang lebih rendah dan ketidakpastian yang masih ada.

Harga emas sempat merosot ke level terendah sejak 21 Januari setelah TV China melaporkan sebuah tim peneliti di Universitas Zhejiang menemukan obat yang efektif untuk virus itu. Investor menunggu laporan penggajian non-pertanian AS, Jumat besok, untuk mengukur kekuatan sektor tenaga kerja terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve. Harga logam mulia lainnya; palladium turun 0,2% menjadi USD2.428,75 per ounce, perak naik 0,3% menjadi USD17,62, platinum melonjak 1,9% menjadi USD981,64.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,4% menjadi USD1.558,12 per ounce.

  • Harga emas berjangka naik 0,5% menjadi USD1.562,80 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author