Bursa Siang: IHSG Terdongkrak Rebound Market Saham Regional

Bursa Siang: IHSG Terdongkrak Rebound Market Saham Regional

Posted by Written on 04 February 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berhasil bangkit pada sesi I perdagangan hari Selasa (4/2). IHSG melaju +0,68 persen (+40 poin) ke level 5.924.

Indeks LQ45 +1,05% ke 963. Indeks IDX30 +0,96% ke level 527. Indeks IDX80 +0,88% ke 134. Indeks JII +0,45% ke posisi 638. Indeks Kompas100 +0,96% ke 1.206. Indeks Sri Kehati +1,09 persen ke 384. Indeks SMInfra18 +0,19 persen ke level 296.

Saham-saham teraktif: BCAPBKSLWOODINCO

SRILSCMACTRA

Saham-saham top gainers LQ45: SCMASRILADROTBIGJSMR,BSDEBBRI

Saham-saham top losers LQ45: BTPSLPPFACESERAAUNTRJPFAPTPP

Nilai transaksi mencapai Rp3,41 triliun. Volume trading sebanyak 41,35 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih Rp70,05 miliar.

Nilai tukar rupiah menguat +0,109 persen ke level Rp13.725 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia memantul naik dari zona pelemahan pada perdagangan di sesi pagi hari Selasa (4/2) disertai pasar saham China berbalik dari pelemahan tajam di tengah upaya pemerintah China meredam ketakutan terhadap wabah virus corona. Meskipun demikian sentimen di pasar finansial tetap rentan.

Korban meninggal akibat virus Corona di China menjadi 425 orang hingga hari Senin kemarin demikian seperti dikutip Reuters. Sementara jumlah kasus mencapai 20.438.

Bank sentral China membanjiri perekonomian mereka dengan likuiditas tunai seraya memangkas suku bunga kredit. Namun para analis memperkirakan butuh lebih banyak upaya yang harus dilakukan China untuk mengatasi kejatuhan ekonomi akibat wabah virus corona.

"Mengingat luasnya penutupan (aktivitas ekonomi) di China serta peningkatan cepat wabah virus yang diperkirakan berlanjut hingga Maret atau April, sangat mungkin ekonomi China dan pertumbuhan ekonomi regional menjadi terpukul," kata Analis JP Morgan Joseph Lupton seperti dikutip Reuters.

Sementara itu Analis National Australia Bank, Christy Tan menilai pemerintah China telah menyediakan dukungan besar bagi pasar keuangan. Menurutnya ada kepastian bahwa wabah virus tidak akan dibiarkan berjalan terlalu jauh.

Pelemahan market saham China tertahan setelah terjadi aksi jual masif pada perdagangan awal pekan pasca libur panjang tahun baru Imlek. Hari ini Indeks Shenzhen Component naik 0,94 persen dan Indeks Shenzhen Composite turun 0,29 persen. Sedangkan Indeks Shanghai Composite hanya melemah tipis.

Di bursa Hong Kong, Indeks Hang Seng berhasil rebound tipis. Otoritas rumah sakit Hong Kong mengkonfirmasi kasus kematian pertama korban virus Corona, pria berusia 39 tahun.
Di bursa Jepang, Indeks Nikkei 225 rebound. Indeks Topix menguat 0,3 persen. Rebound juga terjadi di bursa saham Korsel setelah Indeks Kospi menguat signifikan.
Sementara itu di bursa Australia, Indeks S&P/ASX 200 melaju positif. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa saham Jepang) naik 0,89 persen.
Indeks dolar AS menguat ke level 97,839 dibanding sesi sebelumnya pada posisi 97,5. Kurs yen terhadap USD menguat di level 108,64 dibandingkan sesi kemarin di posisi 108,7 yen. Sementara dolar Australia turun di posisi $0,6687 dibanding level sebelumnya sebesar $0,676.

Indeks Bursa Asia


Oil
Harga minyak melaju positif pada perdagangan hari Selasa (4/2) di sesi pagi seiring ketenangan investor yang meningkat setelah aksi jual masif pada hari Senin kemarin dipicu dampak wabah virus corona akan melemahan demand terhadap oil.
Minyak Brent naik 21 sen ke harga USD54,66 per barel (02.27 GMT). Sedangkan minyak WTI menguat 32 sen ke level USD50,43 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
  #YukNabungETF 
#IPOTKaryaAnakBangsa 
#BanggaPakeIPOT 
#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author