Bursa Siang: Indeks Shanghai Motori Pelemahan Market Regional, IHSG Ikut Lesu

Bursa Siang: Indeks Shanghai Motori Pelemahan Market Regional, IHSG Ikut Lesu

Posted by Written on 03 February 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) lanjut terkoreksi pada sesi I perdagangan hari Senin (3/2). IHSG melemah -0,52 persen (-31 poin) ke level 5.909.

Indeks LQ45 -0,40% ke 958. Indeks IDX30 -0,37% ke level 525. Indeks IDX80 -0,70% ke 133. Indeks JII -0,72% ke posisi 638. Indeks Kompas100 -0,54% ke 1.200. Indeks Sri Kehati -0,05 persen ke 383. Indeks SMInfra18 -0,57 persen ke level 296.

Saham-saham teraktif: BBRILUCKUNVRACESBBNIBMRIANTM

Saham-saham top gainers LQ45: LPPFKLBFINTPBBCA
.
Saham-saham top losers LQ45: GGRM, JMSR , UNTRPGASMNCNUNVRINCO

Nilai transaksi mencapai Rp2,48 triliun. Volume trading sebanyak 27,24 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp254,64 miliar.

Nilai tukar rupiah drop -0,55 persen ke level Rp13.725 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia jatuh pada perdagangan di sesi pagi hari Senin (3/2), demikian pula dengan harga minyak serta komoditas. Hal ini terjadi di tengah koreksi tajam pasar saham China di perdagangan perdana pasca libur panjang tahun baru Imlek menyusul ketakutan terhadap wabah virus corona akan menekan demand di negara terbesar kedua di dunia tersebut.

Market saham China langsung terjun bebas setelah kembali beraktivitas. Bursa Tiongkok libur tahun baru Imlek selama sepekan. Indeks Shenzhen Component turun 8,27 persen. Indeks Shenzhen Composite drop 8,298 persen. Bahkan saat awal perdagangan kedua indeks tersebut sempat melemah 9 persen.

Tumbangnya pasar saham China tersebut menyusul penetapan libur yang diperpanjang di tengah wabah virus corona yang sedang berlangsung. Wabah corona di China menyebabkan 300 orang meninggal dunia.

Hari Ahad kemarin, bank sentral China mengumumkan akan menyuntik likuiditas senilai 1,2 triliun yuan atau USD 173 miliar ke pasar melalui operasi pasar terbuka reverse repo. Kata bank sentral China, keseluruhan likuiditas dalam sistem akan menjadi 900 miliar yuan atau USD130 miliar, lebih banyak dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu di bursa Hong Kong, Indeks

Hang Seng menguat tipis seiring penguatan saham unggulan di sektor teknologi. Saham Tencent dan Alibaba naik masing-masing 1,72 persen dan 2 persen.
Indeks Nikkei 225 di bursa Tokyo terkoreksi saat sesi siang sedang berlangsung. Indeks Topix turun 0,64 persen. Sedangkan Indeks Kospi di bursa Korsel turun tipis.
Koreksi tajam terjadi di pasar saham Australia. Indeks S&P/ASX 200 turun signifikan tertekan saham unggulan di sektor tambang. Saham tambang, BHP turun 2,46 persen.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa saham Jepang) melemah 1 persen.
Indeks dolar AS melorot ke level 97,503 dibanding sesi sebelumnya pada posisi 97,8. Kurs yen terhadap USD menguat di level 108,51 dibandingkan sesi kemarin di posisi 108,9 yen. Sementara dolar Australia turun di posisi $0,6692 dibanding level sebelumnya sebesar $0,676.

Indeks Bursa Asia
"Kami masih percaya bahwa aktivitas ekonomi akan pulih dengan cepat begitu julah kasus baru (virus corona) terkendali dan selanjutnya sentimen pasar juga akan membaik," kata Analis JP Morgan Asset Management Asia, Tai Hui seperti dikutip Reuters.

Indeks Bursa Asia


Oil
Harga minyak melemah pada perdagangan hari Senin (3/2) di sesi pagi, tertekan oleh kekhawatiran pelemahan demand di China yang merupakan importer oil terbesar di dunia. Kekhawatiran ini seiring wabah virus corona yang sedang melanda China.
Minyak Brent turun 48 sen ke harga USD56,14 per barel (02.41 GMT). Sedangkan minyak WTI drop 24 sen ke level USD51,32 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
 #YukNabungETF 
#IPOTKaryaAnakBangsa 
#BanggaPakeIPOT 
#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author