Bursa Pagi: Asia Bergerak Turun, Hambat Peluang Laju IHSG

Bursa Pagi: Asia Bergerak Turun, Hambat Peluang Laju IHSG

Posted by Written on 30 January 2020


Ipotnews - Perdagangan saham di bursa saham Asia pagi ini, (Kamis, 30/1) dibuka menurun, tak mampu melanjutkan penguatan tipis indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street. Rapat kebijakan Federal Reserve AS memutuskan tetap mempertahankan suku bunga acuan, sementara korban virus korona di China terus bertambah melebihi 7.700 orang, dan lebih 170 orang meninggal. Indeks MSCI Asia ex-Jepang dibuka sedikit melemah.

Mengawali perdagangan saham hari ini indeks ASX 200, Australia dibuka melemah, mendekati 0,20%. Pelemahan indeks berlanjut 0,17% (-12,00 poin) menjadi 7.019,50 pada pukul 8:30 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang anjlok 0,87% (-202,40 poin) ke level 23.177,00, setelah dibuka melemah 0,30%, dan Topix turun 0,35% di tengah penurunan harga saham Softbank Group sebesar 1,04%. 

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melorot 1%, sektor industri melaporkan penurunan laba operasi hingga 34%, indeks berlanjut turun 0,63% ke posisi 2.171,44.

Melanjutkan pelemahan Asia, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun 0,48% (-130,02 poin) ke posisi 27.030,61 pada pukul 8.35 WIB. Bursa saham China, hari ini masih tutup.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang berlawanan arah, setelah gagal mempertahankan kenaikan tajam pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup sedikit menguat 0,03% di posisi 6.113. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 0,31% menjadi USD25,42.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpeluang untuk bertahan di zona hijau berusaha melanjutkan proses kenaikan. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi penguatan di area jenuh jual.

Tim Riset indo Premier berpendapat, dipertahankannya suku bunga acuan oleh The Fed di level 1,5%-1,75% serta menguatnya sejumlah harga komoditas seperti CPO, nikel, emas, batu bara diprediksi akan menjadi sentimen positif. Di sisi lain, investor akan mencermati perkembangan penyebaran virus corona yang sampai saat ini sudah menginfeksi lebih dari 7.700 dan170 orang meninggal.

IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan support di level 6.085 dan resistance di level 6.145.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

Saham: HMSP (Buy, Support: Rp2.110, Resist: Rp2.220), MNCN (Buy, Support: Rp1.590, Resist: Rp1.660), 

ERAA (Buy, Support: Rp1.650, Resist: Rp1.780), MIKA (Buy, Support: Rp2.550, Resist: Rp2.650).

ETF: XPFT (Buy, Support: Rp546, Resist: Rp557),R-LQ45X (Buy, Support: Rp1.026, Resist: Rp1.046), 

XIIT (Buy, Support: Rp555, Resist: Rp566).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup mixed dengan sedikit perubahan, setelah Federal Reserve memutuskan mempertahankan suku bunga tetap dalam kisaran 1,5%-1,75%. Komite Pasar Terbuka Federal ( FOMC ) menyebutkan suku bunga diarahkan untuk kembali ke sasaran inflasi 2%, pasar tenaga kerja tetap "kuat" dan ekonomi tumbuh "moderat." Imbal hasil US Treasury bertenor 10-tahun turun menjadi 1,59%, mengangkat harga obligasi. Sedangkan US Treasury 2 tahun merosot ke posisi 1,42%.

Indeks Dow Jones sempat melonjak 221 poin di awal sesi sebelum berbalik arah.General Electric melambung 10,3%, Apple melesat 3% dan McDonald's naik 1,9% setelah melaporkan hasil kuartalan yang mengalahkan ekspektasi. Saham Boeing melonjak lebih dari 2% meskipun melaporkan kerugian tahunan pertama sejak 1997.

Data FactSet menunjukkan, hampir 28% emiten S&P 500 telah melaporkan kinerja kuartal IV, sekitar 70% mengalahkan ekspektasi analis. Namun saham AMD anjlok 6%, menyeret penurunan ETF VanEck Vectors Semiconductor sebesar 1,5%.

  • Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,04% (11,73 poin) menjadi 28.734,58.

  • S&P 500 turun tipis 0,09% (-2,81 poin) di posisi 3.273,43.

  • Nasdaq Composite sedikit bertambah 0,06% (5,48 poin) di level 9.275,16.
Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup menguat, investor berusaha menepis kekhawatiran tentang penyebaran virus korona China yang penyebarannya terus meningkat. China melaporkan korban virus korona telah melampaui korban SARS (November 2002-Juli 2003) yang mencapai 5.327 jumlah kasus. 

Indeks STOXX 600 naik 0,44% menjadi 419,41, dipimpin peningkatan harga saham industri sebesar 1% .

Indeks keyakinan usaha pabrikan Italia naik dari 99,3 pada Desember menjadi 99,9 di Januari, sementara kepercayaan konsumen meningkat jadi 111,8 dari 110,8 pada Desember, melampaui ekspektasi. Indeks resmi tingkat kepercayaan konsumen Prancis (INSEE) pada Januari naik menjadi 104, dari 102 pada Desember. 

Saham Quilter melesat 8,8% setelah melaporkan kenaikan penjualan kuartal IV, sebesar 17% (yoy) . Temenos melonjak 5,2%, dan Santander melaju 4,4%. Namun KPN, anjlok 5,6%, LVMH tergelincir 1%

  • FTSE 100 London Inggris naik tipis 0,04% (2,88 poin) menjadi 7.483,57.

  • DAX 30 Frankfurt menguat 0,16% (21,31 poin) ke posisi 13.345,00.

  • CAC 40 Paris meningkat 0,49% (29,07 poin) ke level 5.954,89.



Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir sedikit menguat, setelah Chairman The Fed, Jerome Powell, menyatakan kekhawatirannya tentang kemerosotan ekonomi akibat virus korona setelah mengumumkan keputusan suku bunga yang tidak berubah. Pertumbuhan ekonomi moderat dan pasar tenaga kerja yang "kuat", tidak memberikan tanda-tanda adanya perubahan dalam biaya pinjaman. "Kami sangat hati-hati memantau situasinya," kata Powell.

Kendati aksi jual aset berisiko di pasar keuangan relatif moderat dalam beberapa hari terakhir, pernyataan Powell mengangkat dolar setelah sempat jatuh ke wilayah negatif. Permintaan dolar meningkat di tengah meningkatnya jumlah korban virus korona, investor memilih aset safe-havenIndeks dolar, ukuran kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju menguat 0,07% menjadi 98,15.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.10170.0007+0.06%6:30 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.30210.000.00%6:30 PM
Yen (USD-JPY)109.020.000.00%6:30 PM
Yuan (USD-CNY)6.9109-0.0317-0.46%--
Rupiah (USD-IDR)13,634.00-10.00-0.07%3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 29/1/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak cenderung variatif. Kekhawatiran dampak wabah virus korona yang terus memakan korban dan pembengkakan stok minyak mentah AS membebani harga, diimbangi dengan kemungkinan bahwa OPEC akan memperpanjang kesepakatan penurunan produksi minyak, dari akhir Maret sampai setidaknya Juni. Permintaan bahan bakar jet di Asia merosot karena sejumlah maskapai besar, termasuk American Airlines, British Airways dan Lufthansa, menangguhkan penerbangan langsung ke dan dari daratan China.

Laporan mingguan Badan Informasi Energi menunjukkan, persediaan minyak mentah AS hingga 24 Januari naik 3,5 juta barel menjadi 431,7 juta barel, karena aktivitas pengilangan menurun dan permintaan untuk bensin dan solar melemah. Stok bensin naik selama 12 pekan berturut-turut ke level tertinggi sebesar 261,2 juta barel.

  • Minyak mentah berjangka Brent naik 30 sen (0,5%), menjadi USD59,81 per barel.

  • Minyak mentah berjangka WTI turun 15 sen (0,3%), menjadi USD53,33 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi berakhir menguat seiring meningkatnya jumlah korban virus korona sehingga menimbulkan kekhawatiran pertumbuhan ekonomi. Investor merespon keputusan kebijakan moneter Federal Reserve yang tetap mempertahankan suku bunga, dengan menambah kepemilikan aset  safe haven  di tengah melemahnya imbal hasil US Treasury.

Harga logam mulia lainnya; palladium berkurang 0,1% menjadi USD2.286,08 per ounce, platinum merosot 1,5% menjadi USD971,04, dan perak naik 0,2% menjadi USD17,48.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,65% menjadi USD1.577,07 per ounce.

  • Harga emas berjangka naik 0,39% menjadi USD1.576,30 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

 #YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author