Bursa Siang: IHSG Naik Tipis, Pelaku Pasar Perkiraan BI Pertahankan Suku Bunga

Bursa Siang: IHSG Naik Tipis, Pelaku Pasar Perkiraan BI Pertahankan Suku Bunga

Posted by Written on 23 January 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berhasil rebound pada sesi I perdagangan hari Kamis (23/1). IHSG naik tipis +0,14 persen (+8 poin) ke level 6.241.

Indeks LQ45 +0,28% ke 1.023. Indeks IDX30 +0,13% ke level 558. Indeks IDX80 +0,17% ke 143. Indeks JII +0,34% ke posisi 685. Indeks Kompas100 +0,19% ke 1.277. Indeks Sri Kehati +0,10 persen ke 404. Indeks SMInfra18 -0,08 persen ke level 316.

Market saham regional kembali bergerak melemah seiring sikap hati-hati para investor terhadap virus Corona di China. Sementara pasar saham domestik rebound di tengah ekspektasi para analis bahwa BI diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga. BI dijadwalkan akan mengumumkan tingkat suku bunga acuan pada hari ini, Kamis (23/1).

Saham-saham teraktif: LMASPGASNATOUNTRBBNIPTPPBTPS
.
Saham-saham top gainers LQ45: BTPSBSDEERAAINDYCTRABRPTCPIN

Saham-saham top losers LQ45: TLKMEXCLBBNIADROTKIMWIKAJSMR

Nilai transaksi mencapai Rp2,62 triliun. Volume trading sebanyak 48,91 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp28,67 miliar.

Nilai tukar rupiah menguat +0,169 persen ke level Rp13.617 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia ke zona merah di sesi pagi pada perdagangan hari Kamis (23/1) karena para investor tetap cemas terhadap penyebaran jenis virus baru di China ketika jutaan orang bersiap melakukan perjalanan seiring libur Tahun Baru Imlek.

"Pasar mengekspresikan kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan," kata Michael McCarthy, Analis pada CMC Market seperti dikutip Reuters. Menurutnya virus Corona memunculkan sikap kehati-hatian. "Tidak ada alasan untuk ekspektasi pandemi global saat ini tetapi ada banyak penetapan valuasi kembali di pasar finansial," tambahnya.

Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) turun -0,83 persen.

Pasar saham Tiongkok ke zona merah. Indeks Shenzhen Component drop 1,86 persen. Indeks Shenzhen Composite juga melemah, sebesar 1,719 persen. Pelemahan juga terjadi di bursa saham Hong Kong dimana Indeks Hang Seng bergerak dalam tekanan.

Sementara itu Indeks Nikkei 225 dan Indeks Topix di bursa Tokyo takluk. Indeks Topix turun 0,73 persen. Data ekspor Jepang periode Desember turun lebih besar dari perkiraan, yakni turun 6,3 persen. Penurunan tersebut jauh lebih buruk dari perkiraan sebesar 4,2 persen.
Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia melemah seiring rilis data lapangan kerja. Angka lapangan kerja Australia periode Desember sebesar 28.900 yang berarti jauh di atas perkiraan sebesar 15.000. Seiring hal tersebut mengantarkan apresiasi terhadap dolar Australia ke level $0,6867, bangkit dari pelemahan di sesi sebelumnya pada posisi $0,6836.

Nilai Tukar Asia Pasifik


Indeks Bursa Asia


Oil
Harga minyak melemah pada perdagangan hari Kamis (23/1) di sesi pagi. Harga minyak ke posisi terendah dalam 7 pekan terakhir di tengah kekhawatiran bahwa virus corona sudah menyebar luas dari China akan menurunkan demand terhadap BBM.Di saat yang sama, data yang dirilis menunjukkan persediaan minyak di AS meningkat.
Minyak Brent melemah 1,7 persen ke harga USD62,16 per barel (01.25 GMT). Sedangkan minyak WTI turun 1,7 persen ke level USD55,78 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
 #YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author