Bursa Pagi: Asia Meluncur Turun, Adang Upaya Rebound IHSG

Bursa Pagi: Asia Meluncur Turun, Adang Upaya Rebound IHSG

Posted by Written on 23 January 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (23/1), dibuka menurun tajam merespon kenaikan jumlah korban virus korona di China, meski kehawatiran akan kemungkinan pandemi sempat mereda di bursa saham utama Eropa dan Wall Street. WHO menunda keputusan untuk mengumumkan apakah penyebaran virus tersebut sudah menimbulkan situasi darurat kesehatan global. Indeks MSCI Asia ex-Jepang turun 0,1%.

Mengawali perdagangan saham hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka turun 0,3%, di tengah penantian rilis data keternagakerjaan periode Desember. Indeks berlanjut turun tajam 0,69% (-49,00 poin) ke posisi 7.083,70 pada pukul 8:20 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang masih meluncur 0,75% (-175,34 poin) ke level 23.852,01, setelah dibuka anjlok 0,75%, dan Topix melorot 0,54%. Rilis data ekpor Jepang pada Desember memperlihatkan penurunan 6,3% (yoy), lebih tinggi dari ekspektasi penurunan 4,2%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka merosot 0,52% dan berlanjut terpangkas 0,72% menjadi 2.251,01.

Memperkuat tekanan penurunan Asia, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka terpenggal 0,82% (-231,29 poin) ke posisi 28.109,75 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China terjungkal 0,96% ke level 3.031,32.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada pergerakan indeks yang bervariasi di bursa saham global dan regional, setelah gagal mempertahankan manuvernya di zona hijau pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup melemah 0,08% menjadi 6.233. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 0,42% menjadi USD26,17.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih berpeluang mencatatkan  technical rebound  meski kemarin tertahan di zona merah jelang akhir penutupan bursa. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya peluang reversal jangka pendek yang mengindikasikan adanya potensi  rebound  di area jenuh jual.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, mulai dirilisnya laporan keuangan tahun lalu emiten dan menguatnya harga CPO, serta keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia diprediksi akan menjadi katalis positif untuk indeks harga saham. Sementara itu masih turunnya beberapa harga komoditas seperti minyak mentah, nikel, timah dan batu bara diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.

IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan support di level 6.200 dan resistance di level 6.265.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: HMSP (Buy, Support: Rp2.110, Resist: Rp2.210), GGRM (Buy, Support: Rp56.100, Resist: Rp58.375), MIKA (Buy, Support: Rp2.500, Resist: Rp2.630), CPIN (Buy, Support: Rp6.925, Resist: Rp7.150).

  • ETF: XISC ( SELL , Support: Rp701, Resist: Rp708), XPDV ( SELL , Support: Rp484, Resist: Rp489), 

    XIJI ( SELL , Support: Rp685, Resist: Rp695).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursaWall Street pagi tadi mengakhiri sesi volatile dengan cenderung mendatar, meski lonjakan harga saham IBM sebesar 3% mendongkrak indeks sektor teknologi. Kekhawatiran penyebaran virus korona masih menghantui investor, meski Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia percaya Beijing akan menangani krisis tersebut.

Saham Apple menguat 0,4%, dan Tesla melesat 4,1% mencatatkan level tertinggi baru. Namun, Netflix 3,6%, dan Boeing turun lebih dari 1%. Data FactSet menunjukkan lebih dari 10% emiten S&P 500 telah melaporkan kinerja kuartalan, 75% diantaranya membukukan laba lebih baik dari perkiraan, data FactSet menunjukkan. 

Secara keseluruhan, harga saham mengawali tahun ini dengan penguatan, selama 14 sesi, S&P 500 hanya lima kali ditutup lebih dan melonjak 2,8%

  • Dow Jones Industrial Average melemah 0,1% (-9,77 poin) menjadi 29.186,27.

  • S&P 500 menguat tipis 0,03% (0,96 poin) di posisi 3.321,75.

  • Nasdaq Composite menguat 0,14% (12,96 poin) ke level 9.383,77.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga bergerak lebih rendah, di tengah berkurangnya kekhawatiran kemungkinan pandemi virus korona. China mengungkapkan sejumlah langkah untuk mengendalikan penyebaran virus korona yang telah menewaskan 17 orang. Indeks STOXX 600 melemah 0,08% menjadi 423,04, di tengah kejatuhan harga saham perbankan Italia yang melemahkan harga saham sektor perbankan. Harga saham otomotif juga turun, namun harga saham jasa keuangan menguat memimpin kenaikan.

DAX sempat mencapai rekor tertinggi setelah survei sentimen ekonomi ZEW mencatatkan indeks "ekspektasi" tertinggi sejak Juli 2015, sementara indeks "situasi saat ini" naik dua digit. Indeks bergerak melemah, setelah Trump menyebutkan bahwa Uni Eropa "tidak punya pilihan" selain menyetujui kesepakatan perdagangan baru dalam wawancara di Davos. Dalam pertemuan dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Trump juga mengancam akan mengenakan tarif impor mobil Eropa jika tak ada komitmen perdagangan baru dengan Uni Eropa.

  • FTSE 100 London melorot 0,51% (-38,78 poin) ke posisi 7.571,92.

  • DAX 30 Frankfurt turun 0,30% (-40,12 poin) menjadi 13.515,75.

  • CAC 40 Paris merosot 0,58% (-35,01 poin) ke level 6.010,98.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup cenderung mendatar, seiring menyusutnya minat terhadap aset safe-haven, seiring berkurangnya kekhawatiran akan kemungkinan pandemi virus korona. China menutup jaringan transportasi di kota pusat penyebaran virus tersebut dan mendesak warganya agar tinggal di rumah. Langkah tersebut menenangkan investor yang mengkhawatirkan kemungkinan krisis global seperti terjadi ketika SARS mewabah pada 2002-2003 lalu.

Franc tertekan setelah data mengindikasikan bahwa Swiss National Bank meningkatkan intervensi untuk menghentikan apresiasi mata uangnya. Poundsterling naik tinggi terhadap dolar, di tengah perdebatan investor apakah Bank of England akan memotong suku bunga pekan depan. Indeks dolar, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju bergeming di kisaran 97,527.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.10960.0003+0.03%6:25 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.3140-0.0002-0.02%6:24 PM
Yen (USD-JPY)109.81-0.03-0.03%6:25 PM
Yuan (USD-CNY)6.90340.0039+0.06%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)13,646.00-23.00-0.17%3:50 AM

Sumber : Bloomberg.com, 22/1/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi meluncur turun lebih dari 2%. Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan pasar akan mengalami surplus sebesar 1 juta barel per hari (bph) pada semester pertama tahun ini, di tengah merebaknya isu virus korona di China yang melebihi kekhawatiran akibat gangguan produksi minyak mentah Libya.

Secara keseluruhan, IEA memperkirakan pasokan global akan terus meningkat, produksi shale-oil  AS diperkirakan melejit ke rekor tertinggi pada Februari. Goldman Sachs menyebutkan, jika virus korona berkembang secara dramatis menjadi pandemi akan memukul indutri perjalanan dan pertumbuhan ekonomi, permintaan minyak bisa turun 260.000 bph.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun USD1,39 (-2,2%) menjadi USD63,20 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun USD1,64 (-2,8%) menjadi USD56,74 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup melemah, di tengah memulihnya sentimen risiko. Respons China dan update yang cepat tentang virus korona meningkatkan optimisme bahwa penyebarannya akan terkendali. Namun ekspektasi kebijakan moneter yang  dovish  dari bank sentral global membatasi penurunan harga emas sehingga tidak kurang dari USD1.550 per ounce.

Investor akan mencermati rapat kebijakan pertama Bank Sentral Eropa (ECB) tahun ini, Kamis, dan rapat pertama Federal Reserve pada 28-29 Januari. Kedua bank sentral itu diperkirakan dovish, di tengah tren penguatan dolar yang sudah melonjak 1,2% sejak awal tahun ini. Harga logam lain; palladium melambung 2,2% menjadi USD2.455,33 per ounce, perak naik 0,2% menjadi USD17,81, dan platinum melejit 1,4% menjadi USD1.013,37.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,1% menjadi USD1.556,67 per ounce.

  • Harga emas berjangka juga berkurang 0,1% menjadi USD1.556,7 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

 #YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author