Bursa Sore: Aksi Beli Belum Mampu Jauhkan IHSG Dari Pelemahan

Bursa Sore: Aksi Beli Belum Mampu Jauhkan IHSG Dari Pelemahan

Posted by Written on 22 January 2020


Ipotnews - Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bertahan hingga finis perdagangan hari Rabu (22/1). IHSG melemah tipis -0,08 persen (-5 poin) ke level 6.233.

Indeks LQ45 -0,18% ke 1.020. Indeks IDX30 -0,09% ke level 558. Indeks IDX80 -0,23% ke 142. Indeks JII -0,69% ke posisi 683. Indeks Kompas100 -0,16% ke 1.275. Indeks Sri Kehati +0,02 persen ke 404. Indeks SMInfra18 -0,54 persen ke level 316.

Saham-saham teraktif: TOWRLUCKMNCN, ENVY, PUREANTMPURE-W

Saham-saham top gainers LQ45: BTPSSMGRBMRIBBRITPIABBNIAKRA

Saham-saham top losers LQ45: UNVRSCMAPTPPASIILPPFJPFATLKM

Nilai transaksi mencapai Rp6,91 triliun. Volume trading sebanyak 86,44 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp290,13 miliar.

Nilai tukar rupiah melaju +0,073 persen ke level Rp13.640 terhadap USD (04.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia naik tipis pada perdagangan hari Rabu (22/1). Para investor terbebani kekhawatiran atas penyebaran virus corona yang telah menelan korban 9 orang meninggal di China.

Otoritas China telah mengkonfirmasi bahwa lebih dari 400 kasus penyakit tersebut, membangkitkan ingatan tentang wabah sindrom pernapasan akut yang parah pada tahun 2003 atau yang dikenal wabah virus SARS di China. Juga telah dikonfirmasi temuan kasus di Thailand, Korsel, Jepang dan Taiwan.

"Sentimen pasar berubah agak negatif karena investor berhati-hati setelah pemberitaan penyebaran virus seperti SAR," kata Rodrigo Catrill, Analis pada National Australia Bank seperti dikutip CNCB.

Menurut dia meskipun masih awal, risiki wabah dapat menekan sentimen dan belanja konsumen termasuk sektor pariwisata serta bisnis terkait travel dan transportasi.

Pasar saham Tiongkok berubah arah finis menguat setelah drop lebih dari 1 persen di sesi pagi. Indeks Shenzhen Component naik 1,08 persen ke 11.072. Indeks Shenzhen Composite naik 0,724 persen di level 1.819.

Indeks Hang Seng berhasil rebound saat akhir perdagangan setelah pada perdagangan kemarin menjadi lokomotif pelemahan market Asia.

Di bursa Tokyo, Indeks Nikkei 225 ke zona hijau pada saat tutup sesi. Begitu pula dengan Indeks Topix naik 0,53 persen ke posisi 1.744.
Sedangkan di bursa Korsel, Indeks Kospi juga berakhir ke zona penguatan. Bank of Korea pada Rabu hari ini mengumumkan pertumbuhan ekonomi Korsel sebesar 1,2 persen di kuartal IV. Angka ini adalah pertumbuhan tercepat sejak kuartal III tahun 2017.
Adapun Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia bergerak positif. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang), menguat 0,73 persen.

Indeks Bursa Asia



Nilai Tukar Asia



Bursa Eropa
Pasar saham Eropa mengarah ke area penguatan saat menit-menit awal pada perdagangan hari Rabu (22/1) pagi waktu setempat setelah China mengungkapkan tindakan untuk mengendalikan penyebaran coronavirus. Ini adalah suatu virus jenis baru yang telah menelan korban meninggal 9 orang di China.
Indeks DAX (Jerman) +0,43% pada posisi 13.614.
Indeks FTSE (Inggris) +0,14% ke level 7.621.
Indeks CAC (Perancis) +0,24% di posisi 6.060.

Oil
Harga minyak kembali melemah pada perdagangan hari Rabu (22/1) seiring proyeksi International Energy Agency (IEA) bahwa surplus market akan terjadi pada semester I tahun ini, membantu pelonggaran kekhawatiran terhadap gangguan pasokan yang mana produksi minyak Libya terpangkas.
Minyak Brent melemah 30 sen ke harga USD64,29 per barel (07.31 GMT). Sedangkan minyak WTI turun 33 sen ke level USD58,05 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 
#IPOTKaryaAnakBangsa 
#BanggaPakeIPOT 
#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author