Bursa Siang: Market Regional Terbebani Wabah Virus, IHSG Kembali Terkoreksi

Bursa Siang: Market Regional Terbebani Wabah Virus, IHSG Kembali Terkoreksi

Posted by Written on 22 January 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) turun tipis pada sesi I perdagangan hari Rabu (22/1). IHSG melemah -0,11 persen (-7 poin) ke level 6.231.

Indeks LQ45 -0,14% ke 1.021. Indeks IDX30 -0,08% ke level 558. Indeks IDX80 -0,20% ke 142. Indeks JII -0,59% ke posisi 683. Indeks Kompas100 -0,18% ke 1.275. Indeks Sri Kehati +0,05 persen ke 404. Indeks SMInfra18 -0,24 persen ke level 317.

Saham-saham teraktif: LUCKPURETLKMBWPTBJTMBTPSPSAB

Saham-saham top gainers LQ45: BTPSAKRAPTPPWIKASMGRWSKTBBNI

Saham-saham top losers LQ45: GGRMCTRATLKMUNVRASIIINDFTKIM

Nilai transaksi mencapai Rp2,98 triliun. Volume trading sebanyak 37,59 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp192,52 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah -0,07 persen ke level Rp13.660 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia naik tipis di sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (22/1). Para investor terbebani kekhawatiran atas penyebaran virus corona yang telah menelan korban 9 orang meninggal di China.

Otoritas China telah mengkonfirmasi bahwa lebih dari 400 kasus penyakit tersebut, membangkitkan ingatan tentang wabah sindrom pernapasan akut yang parah pada tahun 2003 atau yang dikenal wabah virus SARS di China. Juga telah dikonfirmasi temuan kasus di Thailand, Korsel, Jepang dan Taiwan.

"Sentimen pasar berubah agak negatif karena investor berhati-hati setelah pemberitaan penyebaran virus seperti SAR," kata Rodrigo Catrill, Analis pada National Australia Bank seperti dikutip CNCB.

Menurut dia meskipun masih awal, risiki wabah dapat menekan sentimen dan belanja konsumen termasuk sektor pariwisata serta bisnis terkait travel dan transportasi.

Indeks Hang Seng berhasil rebound setelah pada perdagangan kemarin menjadi lokomotif pelemahan market Asia.

Sementara koreksi pasar saham Tiongkok perlahan terhambat setelah sempat terkoreksi lebih 1 persen di sesi pagi. Indeks Shenzhen Composite naik sebagian. Indeks Shenzhen Component naik 0,3 persen.
Di bursa Tokyo, Indeks Nikkei 225 ke zona hijau pada sesi siang yang masih berlangsung. Indeks Topix naik 0,4 persen.
Sedangkan di bursa Korsel, Indeks Kospi juga ke zona penguatan. Bank of Korea pada Rabu hari ini mengumumkan pertumbuhan ekonomi Korsel sebesar 1,2 persen di kuartal IV. Angka ini adalah pertumbuhan tercepat sejak kuartal III tahun 2017.
Adapun Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia bergerak positif. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang), menguat 0,52 persen.
Pergerakan market Asia hari ini juga akan mencermati beberapa sentimen di antaranya bank sentral Malaysia akan mengumumkan kebijakan moneter. Dari Taiwan, akan dirilis angka pengangguran dan data produksi industri periode bulan Desember.






Oil
Harga minyak kembali melemah di sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (22/1) seiring proyeksi International Energy Agency (IEA) bahwa surplus market akan terjadi pada semester I tahun ini, membantu pelonggaran kekhawatiran terhadap gangguan pasokan yang mana produksi minyak Libya terpangkas.
Minyak Brent melemah 24 sen ke harga USD64,35 per barel (03.09 GMT). Sedangkan minyak WTI turun 29 sen ke level USD58,09 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author